Kilas Berita:

Nasib Kandidat Bupati Digantung

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - KEBUMEN Kendati bursa kandidat bupati sudah bermunculan banyak nama, partai politik maupun koalisi parpol yang telah terbentuk masih belum memberikan kejelasan siapa calon yang bakal diusung dalam Pilbup Kebumen mendatang.

Kondisi demikian membuat nasib para kandidat bupati yang telah mendaftar seperti digantung. Hal itu juga yang dialami salah satu kandidat bupati Kebumen Khayub Muhammad Lutfi.

Meski sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah parpol, Ayub, panggilan akrabnya, sampai saat ini masih belum mendapat kepastian dari parpol maupun partai koalisi. ”Jadi siapa pun yang memberikan rekomendasi lebih awal, akan saya terima.

Itu sebagai penghargaan yang luar biasa, mengingat saya bukan kader maupun simpatisan,” ujar Ayub kepada wartawan saat menghadiri apel kader dan sukarelawan Partai Gerindra di Rumah Makan Yunani, Minggu (3/5). Ayub yang juga ketua KONI Kebumen mendaftar melalui PDI Perjuangan. Tetapi beredar kabar, dia mencabut berkas pendaftaran dari PDIP.

Ayub juga berkomunikasi intensif dengan Partai Nasdem, PAN, dan Partai Gerindra yang merupakan bagian dari Koalisi Kebumen Beriman (KKB). Koalisi yang dideklarasikan Senin (27/4) itu beranggotakan tujuh parpol, yakni Partai Gerindra, PAN, PKB, Partai Golkar, Partai Nasdem, PPP dan PKS.

”Koalisi yang sudah dideklarasikan, harapan kami bisa utuh. Kalau memang tidak, itu biasa sebagai dinamika politik,” ujarnya mengaku siap diusung partai mana pun sepanjang memenuhi 20 persen kursi, syarat bisa mengusung calon bupati dan wakil.

Calon Bupati

Kandidat lain, Djuwarni yang masih menjabat wakil bupati Kebumen mengaku hal yang sama. Saat ini dia mendaftar di banyak parpol. Menurut dia, langkah itu untuk memperbesar peluang, mengingat dia bukan seorang kader parpol. Di dalam politik semuanya bisa cepat berubah.

Banyak kasus, kandidat sudah melakukan penggalangan massa, tetapi tidak bisa maju karena tak mendapat rekomendasi dari parpol, sehingga memiliki kendaraan. ”Kalau dibilang mencla-mencle, saya tidak. Kecuali saya kader parpol,” ujarnya.

Kendati mendaftar untuk posisi bupati, imbuh Djuwarni, tidak menutup kemungkinan dia menerima jika diusung pada posisi wakil bupati. ”Tetapi tergantung partai mana yang mengusung dan siapa calon bupatinya,” imbuhnya.

Di singgung motivasi maju dalam Pilbup, Djuwarni menyampaikan ingin melanjutkan pembangunan Kebumen yang telah dilaksanakan dalam kepemimpinan Bupati Buyar Winarso. Awalnya dia berharap Bupati Buyar mencalonkan lagi.

”Seandainya saya dijadikan wakil, ya Alhamdulillah berarti masih percaya kepada saya. Tetapi jika tidak, saya tetap akan mendukung. Karena beliau tidak mencalonkan lagi, saya minta doa restu untuk melanjutkan perjuangan Bupati,” tandasnya. (J19-32/SuaraMerdeka)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!