Kilas Berita:

Dewan Tinjau Lokasi Jembatan Gantung; DPU Akan Siapkan Desain

BULUSPESANTREN (www.beritakebumen.info) - Bekas jembatan gantung peninggalan Belanda yang sejak 2003 hancur akibat longsor, dikunjungi anggota DPRD Kabupaten Kebumen, Selasa (5/4) petang.

Sejak hilangnya jembatan gantung yang menghubungkan Desa Sangubanyu- Klapasawit itu menjadikan akses dua desa dan sekitarnya menjadi terputus. Seperti Desa Mengkawa Kecamatan Kebumen, dan Desa Jogopaten Kecamatan Buluspesantren.

Sehingga, warga yang hendak menuju wilayah seberang sungai tersebut harus memutar dengan jarak lebih jauh. Misalnya, dari Desa Sangubanyu ke Klapasawit yang sebelumnya bisa ditempuh hanya dengan melintasi jembatan gantung dengan panjang sekitar 120 meter, setelah tak ada jembatan gantung itu memutar dengan jarak sekitar tiga kilometer.

‘ ’Warga sudah lama menginginkan agar dibangun jembatan kembali di sini. Tapi bukan jembatan gantung lagi,’’ kata Kepala Desa Sangubanyu Edi Sujoko, saat menerima kunjungan anggota DPRD Kabupaten Kebumen di lokasi bekas jembatan gantung tersebut.

Ulah Manusia

Ikut dalam kunjungan itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kebumen Slamet Mustolkhah dan Kabid Bina Marga Haryono Wahyudi. Adapun dari kalangan Dewan yang hadir yakni Sri Susilowati, Wijil Tri Atmojo, Akhsin, Sakur Jaelani, dan Sudarmaji.

Anggota DPRD Kabupaten Kebumen Sri Susilowati yang juga mantan kades Sangubanyu mengemukakan, pembangunan jembatan yang langsung menghubungkan sejumlah pasar desa itu sudah mendesak. Pihaknya pun meminta agar eksekutif mengalokasikan dana untuk pembangunan jembatan tersebut.

‘’Saat masih ada jembatan gantung, akses menuju pasar desa sangat dekat,’’ imbuh Sri Susilowati sembari menyebut sejumlah pasar desa yakni Pasar Silumbu Desa Klapasawit, Pasar Tepus Desa Jogopaten, dan Pasar Serut Desa Ampih, Kecamatan Buluspesantren. Kepala DPU Kabupaten Kebumen Slamet Mustolkhah mengemukakan, alokasi dana dari APBD murni untuk pembangunan jembatan tersebut jelas sudah tidak memungkinkan.

Karena pembahasannya sudah digedok Dewan. Begitu pula jika dialokasikan dana dari APBD Perubahan. Mengingat, proses perencanaannya tidak bisa berlangsung singkat. ‘’Untuk itu, DPU akan menyiapkan desain gambar terlebih dahulu,’’ jelas Slamet yang juga mendapat masukan langsung dari warga Desa Sangubangu dan Klapasawit itu. (K5-42/SuaraMerdeka)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!