Kilas Berita:

Desa Soka Kembangkan Bulu Mata Palsu

PONCOWARNO (www.beritakebumen.info) - Desa Soka di RT 2 RW 1, Kecamatan Poncowarno, Kebumen mengembangkan bulu mata palsu. Home industry yang merupakan cabang PT Shung Shin Purbalingga itu pun menjadi peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Anggota DPRD Kabupaten Kebumen Sakur Jaelani mendorong masyarakat yang akan mendirikan usaha. Tidak hanya usaha bulu mata palsu, tapi juga lainnya. ‘’Terlebih pada akhir 2015 ini kita menghadapi pasar bebas yang perlu disikapi oleh masyarakat pelaku usaha dengan menyiapkan tenaga terampil dan profesional.’’

Dengan begitu, jelasnya, masyarakat perdesaan pun tidak kalah saing dengan pelaku usaha luar negeri yang tidak menutup kemungkinan berada di kabupaten berslogan Beriman ini. ‘’Asalkan, usaha yang akan dibuka itu tidak melanggar aturan,’’ kata politisi Hanura yang juga mantan kepala Desa Tanjungmeru, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen itu.

Usaha bulu mata palsu di Desa Soka digeluti Khusaimah (31). Usaha tersebut sudah berjalan selama tiga tahun dan sekarang sudah memperkerjaan 20 orang. Menurutnya, dengan mendirikan usaha pembuatan bulu mata tiruan ini sangat berguna untuk membantu para anak putus sekolah yang menginginkan pekerjaan.

Pasalnya pekerjaan membuat bulu mata palsu itu tidak mensyaratkan lulusan sekolah tinggi. Menurut Khusaimah, asal mau bekerja dengan tekun dan usianya berkisar 15-35 tahun akan diterima bekerja. ‘’Yang penting ulet dan jujur,’’ katanya, baru-baru ini.

Lebihi Target

Lebih lanjut, membuat bulu mata tidaklah sulit. Hanya menyulam rambut seperti hanya membuat sulak. Praktis, para pekerja mampu membuat bulu mata tiruan itu melebihi target yang ditentukan. Dijelaskannya, target bagi pekerja yakni membuat bulu mata 21 pasang.

Adapun gaji yang diterima para pekerja dihitung per bulu mata Rp 570. Bagi pekerja yang sudah mampu memenuhi target akan mendapatkan bonus, selain itu setiap hari raya para pekerja juga mendapatkan bingkisan menarik. Kepala Desa Soka Kecamatan Poncowarno Fathul Mubin mengatakan, dengan adanya industri rumahan yang ada di desa yang dipimpinnya itu diharapkan akan menjadi solusi bagi para pencari kerja.

Terlebih saat ini untuk mendapatkan pekerjaan itu tidak mudah, terutama bagi para pemuda yang putus sekolah. Diharapkan pula, dengan berdirinya home industri di Desa Soka, akan menjadi inspirasi bagi warga setempat untuk ikut membuka berbagai industri rumahan lain.

‘’Kemajuan sebuah ekonomi desa dapat diindikasikan dengan banyaknya jumlah wiraswasta di desa tersebut,’’ tuturnya. (K5-42/SuaraMerdeka)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!