Kilas Berita:

Tinggal di Tanah Bergerak, 41 Keluarga Mendesak Direlokasi

ALIAN (www.beritakebumen.info) - Sebanyak 41 Keluarga di Dusun Tinatah, Desa Wonokromo, Kecamatan Alian, Kebumen mendesak direlokasi. Mereka yang tinggal di tanah bergerak itu dalam kondisi berbahaya.
Pasalnya, rumah-rumah yang mereka tinggali sudah terdapat rekahan dan terancam amblas.

Kades Wonokromo Karyono mengaku sudah mengusulkan kepada Pemkab untuk segera merelokasi warga yang bertempat tinggal di Dusun Tinatah. “Tanah di tempat itu memang terus bergerak sejak puluhan tahun sampai sekarang, sehingga membahayakan warga yang bertempat tinggal di dusun tersebut,” katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen Eko Widianto membenarkan hal tersebut. Bahkan telah dilakukan kajian oleh Badan Geologi Bandung yang menyatakan wilayah Dusun Tinatah tidak layak ditempati dan membahayakan warga setempat.

Dan, atas usulan dari pemerintah Desa Wonokromo, pihaknya tengah menyiapkan lahan untuk relokasi sebanyak 41 KK yang bertempat tinggal di Dusun Tinatah. “Tindaklanjutnya berkoordinasi dengan pihak terkait, terutama Bappeda,” imbuhnya.

Terpisah, Kabid Pengembangan Infrastruktur Wilayah pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kebumen Joni Hernawan mengemukakan, tengah melakukan kajian mendalam untuk merelokasi 41 KK di dusun tersebut.

Terbuka Hijau

“Tentunya jika direlokasi akan dicarikan tempat yang aman. Dan alternatif untuk tempat relokasi pun perlu dimintakan rekomendasi kepada Badan Geologi Bandung,” jelasnya. Lebih lanjut, badan geologi itu berada di bawah Kementerian ESDM. Tempat yang sudah dicek dan direkomendasikan Badan Geologi Bandung tidak layak ditempati itu, juga telah dikunjungi pemerintah provinsi.

Dan warga Dusun Tinatah sebagian besar minta dipindah. Hanya warga yang tinggal di pinggir jalan masih enggan pindah. Padahal di belakang rumah warga yang hanya berjarak 3 meter sudah terjadi longsor. Dengan kondisi tanah bergerak, maka longsor susulan gampang terjadi.

Terlebih saat ini kerap diguyur hujan. “Tindaklanjutnya juga masih menunggu kebijakan dari atas,” sambung Joni. Menurut dia, di kabupaten berslogan Beriman ini sudah pernah mengeluarkan kebijakan untuk merelokasi warga di Desa Peniron dan Dukuh Rowobayem Desa Wadasmalang.

Kondisi warga di daerah pegunungan tersebut kini berada di tempat relokasi yang aman. Namun acapkali mereka kembali ke tempat semula. Atas pengalaman tersebut, Pemkab mempertimbangkan untuk membeli tanah warga yang ditinggal ke tempat relokasi dan akan menggunakannya untuk ruang terbuka hijau. (K5-32/SuaraMerdeka)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!