Kilas Berita:

Penataan Pedagang, Dewan Rekomendasikan Regulasi

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - DPRD Kabupaten Kebumen merekomendasikan kepada eksekutif untuk membuat regulasi terkait penataan pedagang pasar tradisional.

Belum adanya regulasi semacam Perda selama ini menyulitkan penanganan terhadap pedagang. Hal itu dikemukakan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kebumen Sudarmaji didampingi Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Kebumen Akhsin, kemarin. Menurut dia, berbagai kalangan menginginkan agar penataan pedagang Pasar Sruni berjalan lancar.

Sehingga perlu ada sistem penataan pedagang yang jelas. Terlebih pembangunan pasar tradisional di kabupaten berslogan Beriman ini masih berlanjut tahun 2015. Bahkan telah dialokasikan dana Rp 25 miliar. Regulasi nanti bisa dijadikan dasar, sehingga penataan pedagang tradisional berjalan lancar.

Selama tahun 2010-2014 telah dibangun sebanyak 16 pasar tradisional. ”Pembangunan pasar tradisional itu, tentu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Sudarmaji seraya menambahkan, hal itu juga untuk mengimbangi maraknya pasar modern.

Sediakan Kios

Selain pembuatan regulasi, kalangan Dewan yang dalam hal ini Komisi B dan Komisi C yang diketuai Halimah Nur Hayati juga merekomendasikan kepada pihak terkait untuk menyediakan los atau kios Pasar Sruni bagi pedagang yang berhak.

Sebelumnya masih terdapat pedagang lama yang belum mendapatkan kios. Mereka bahkan sempat mengadu ke para wakil rakyat, karena tempat dagangannya sudah diambil orang. Selanjutnya ditangani DPRD Kabupaten Kebumen dengan melibatkan pihak terkait.

Kini kios atau los yang diambil orang luar itu dikembalikan kepada orang yang berhak. Bahkan uang yang sempat diserahkan untuk biaya pengambilan kunci kios maupun los telah dikembalikan kepada pedagang.

Kalangan DPRD Kabupaten Kebumen yang menyempatkan untuk menggelar rapat di dalam pasar yang baru dibangun itu pun, sekalian mengeluarkan rekomendasi kepada Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindasgsar) Kabupaten Kebumen untuk membuat surat edaran yang menyebutkan penataan pedagang pasar tradisional gratis.

Rekomendasi lain menyangkut adanya tanah milik Desa Bojongsari seluas 1.600 m2 yang masuk areal Pasar Sruni harus ada Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepahaman bersama. ”Dalam penanganan masalah ini, kami mengedepankan semangat kebersamaan membangun,” jelas Sudarmaji. (K5-32/SuaraMerdeka)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!