Kilas Berita:

Masdulah Desak Ubah Hari Jadi

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Masyarakat Peduli Sejarah (Masdulah) mendesak pihak terkait untuk mengubah Hari Jadi Kebumen yang selama ini mengacu pada keputusan Jenderal Besar Pemerintah Belanda De Jonge atas penggabungan Karanganyar dengan Kebumen pada 1 Januari 1936.

Pasalnya, sebelum tahun tersebut, daerah ini sudah terdapat pemerintahan sejak Bupati Badranala (1642 ñ 1657). Terlebih saat Badranala berkuasa, tepatnya pada 17 Mei 1643, terdapat momentum bersejarah berupa penghalauan VOC di Pantai Petanahan.

Aktivis Masdulah Widi Haryanto mengemukakan, desakan untuk mengubah Hari Jadi Kebumen itu telah disampaikan kepada Pemkab Kebumen. ‘’Sejak lama masyarakat gelisah dengan tidak kunjung diubahnya Hari Jadi Kebumen. Saat inilah momentum yang tepat untuk mengubahnya,’’ kata tokoh asal Desa Jogopaten, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen itu.

Padahal, keinginan untuk mengubah Hari Jadi Kebumen itu telah digaungkan oleh segenap komponen masyarakat yang mewakili institusi Kodim 0709 Kebumen, DPRD Kabupaten Kebumen, Forum Masyarakat Sipil (Formasi), Bina Bangun Generasi (BBG), Forum Komunikasi Konsultasi Ketentraman Ketertiban Umum Urut Sewu Kebumen (FK4UK), dan Forum Paras Giri Aji (FPGA). Mereka kemudian membuat komitmen bersama yang ditandatangani pada 17 Mei 2012 silam.

Ketua FK4UK Martijo yang ditemui Suara Merdeka kemarin membenarkannya. Menurut tokoh yang dikenal dengan julukan Brantasena Urut Sewu itu, komitmen yang dibuat pada 17 Mei itu untuk mengenang momentum bersejarah berupa penghalauan VOC di Pantai Petanahan.

‘’Pada 17 Mei 1643, penguasa Badranala bersama ulama bernama Sunan Geseng dan tokoh lainnya serta para prajurit, menghalau VOC di Pantai Petanahan,’’ kata Martijo. Pada waktu itu, lanjut Martijo, warga Urut Sewu di wilayah Mirit, Ambal, dan Buluspesantren juga berjaga-jaga di pesisir pantai selatan.

Begitu pula warga di pesisir pantai wilayah Klirong, Petanahan, Buayan, Puring, dan Ayah. ‘’Kami sepakat menggunakan 17 Mei 1643 sebagai Hari Jadi Kebumen untuk mengganti 1 Januari 1936,’’ imbuhnya.

Terpisah, Sekda Adi Pandoyo mengemukakan, pihaknya selalu mengakomodasi kenyataan-kenyataan yang ada sepanjang membawa kemaslahatan rakyat. ‘’Insya Allah secepatnya kami tindak lanjuti,’’ katanya. (K5-42/SuaraMerdeka)

Foto : Arungbinang, mantan Bupati Kebumen | kebumen2013.com


_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!