Kilas Berita:

Demi Keseimbangan; KKM Dihidupkan Kembali

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Koalisi Kebersamaan Membangun (KKM) yang dibentuk berbarengan dengan Koalisi Kebumen Beriman (KKB) akhir Januari silam dihidupkan kembali.

Tujuannya, agar terjadi keseimbangan yang harmonis, menyusul deklarasi KKB di Tugu Walet Kebumen Senin (27/4) lalu. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kebumen Joko Budi Sulistyanto kemarin menuturkan, keberadaan partai politik di Kebumen memang tidak ada yang bisa mengusung calon sendiri, sehingga harus berkoalisi.

Namun semangat yang ditonjolkan perlu mengedepankan kebersamaan membangun. ”Dan semangat kebersamaan membangun itu, bukan berarti harus semua bergabung dalam satu koalisi,” kata Joko yang juga Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kebumen itu.

Ada tujuh partai politik yang mengikuti deklarasi Koalisi Kebumen Beriman di Tugu Walet, yakni Partai Gerindra, PAN, PKB, Nasdem, Golkar, PPP, dan PKS. Perkembangan politik itu mempersempit PDIP untuk menambah kursi legislatif dari partai lain agar bisa mengusung pasangan calon sendiri.

”Untuk itu, agar terjadi keseimbangan yang harmonis dalam menghadapi Pilbup 9 Desember mendatang, maka Koalisi Kebersamaan Membangun dihidupkan kembali,” kata Joko yang mengaku telah berkomunikasi dengan jajaran pimpinan DPC PDIP dan Partai Hanura.

Sejak Badranala

Miftahul Ulum, juru bicara KKB menyebut koalisi yang terdapat tujuh partai politik itu, ibarat pelangi yang berwarna-warna tapi melengkung bersama. ”Jadi, wadah dalam koalisi besar itu menjadi milik semua elemen masyarakat di Kebumen yang bisa digunakan untuk memberikan masukan, kritik, saran dan harapan Kebumen ke depan,” jelasnya.

Wakil Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Kebumen Sakur Jaelani angkat bicara terkait dihidupkannya KKM. Sakur yang sebelumnya memilih berkonsentrasi di internal partai dan menjalankan tugas-tugas kedewanan itu menyambut positif. ”Kami menginginkan agar Kebumen dibangun segenap komponen masyarakat.

Termasuk partai politik yang ada,” terang Anggota DPRD Kabupaten Kebumen ini. Namun perlu dingingat, lanjut Sakur, keberadaan KKB maupun KKM bukan berarti ada kubukubuan yang kemudian terjadi pendikotomian. Karena ruh dari masing-masing, yakni ”Kebersamaan Membangun Kebumen Beriman”.

”Kebersamaan membangun itu merupakan jati diri masyarakat di kabupaten yang memiliki slogan Beriman. Dan jati diri masyarakat tersebut sudah ada sejak Bupati pertama Badranala dan tentunya harus terus melekat selama-lamanya,” imbuh Sakur sembari menyampaikan masa Badranala berkuasa di daerah ini pada tahun 1642- 1657. (K5-32/SuaraMerdeka)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!