Kilas Berita:

Berdalih Ritual, Bocah SD Dibawa Kabur

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Berdalih untuk melakukan ritual pengambilan air suci guna menarik harta karun, Dadang Sopyan (35) warga Majalaya, Bandung, membawa kabur MA (11) bocah yang masih duduk di kelas VI Sekolah Dasar (SD). Bocah tersebut tidak lain adalah keponakan pacar baru pelaku.

Beruntung, polisi menangkap pria yang mengaku sebagai intel tersebut di Lebaksiu, Slawi, Minggu (26/4) pukul 22.30. Karena melawan saat kendak ditangkap aparat terpaksa melumpuhkan kaki kanan tersangka dengan timah panas. Hingga Senin (27/4) tersangka ditahan di Mapolres Kebumen untuk menjalani penyidikan.

Jumpa Darat

Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula dari perkenalan tersangka dengan Nur Khasanah (28) warga Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong, melalui Facebook dua bulan lalu. Tersangka yang mengaku duda akhirnya merebut perhatian Nur Khasanah yang juga mengaku seorang janda.

Keduanya jumpa darat pertama dan langsung berkencan di Hotel Aman Karanganyar, 2 April lalu. Kencan kedua dilakukan lagi pada Minggu (26/4) di hotel yang sama pada pukul 10.00-12.00.

Dalam pertemuan itu, tersangka berbincang mengenai maksudnya yang membutuhkan bocah perawan yang masih suci untuk ritual pengambilan air suci di sumur tua di Cilacap guna menarik harta karun.

Diiming-imingi

Bahkan kepada Nur Khasanah, tersangka mengimingimingi uang Rp 200 juta jika harta karun berupa emas itu bisa ditarik. Tergiur dengan uang sebesar itu, Nur kemudian pulang mengajak keponakannya ke hotel tempat tersangka menunggu. Selanjutnya mereka bertiga menumpang mobil Daihatsu Taft R-7212-KA milik tersangka ke arah Cilacap. ”Tetapi sesampai di Pasar Tambak, Banyumas, saya diminta turun untuk membeli bekal.

Tetapi saat belanja, tiba-tiba saya ditinggal kabur,” ujar Nur Khasanah di Mapolres Kebumen. Karena bingung akhirnya perempuan itu melaporkan kejadian itu ke kantor Polsek Tambak. Kapolres Kebumen AKBP Faizal didampingi Kasat Reskrim AKP Willy Budiyanto membenarkan penangkapan tersangka pelaku penculikan anak di bawah umur tersebut.

Mendapatkan informasi dari Polsek Tambak, pihaknya melakukan koordinasi dengan Polres seperti Polres Banyumas, Cilacap, Brebes, hingga Tegal. Pelaku yang membawa kabur anak di bawah umur itu akhirnya berhasil ditangkap dalam penghadangan.

Selain menahan tersangka, polisi berhasil mengamankan berbagai macam atribut dan spanduk bertuliskan pendekar dakwah, polisi juga mengamankan lencana intelijen dan ID card serta mobil Daihatsu Taft yang dipakai tersangka untuk memuluskan aksinya.

”Kami masih mendalami dan menyelidiki kasus penculikan ini,” ujar AKBP Faizal menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Banyumas, Slawi, Brebes, Tegal, dan seluruh anggota yang dengan cepat merespons informasi dari Polres Kebumen sehingga pelaku dengan cepat tertangkap. Sementara itu, dari pengakuan tersangka, dia tidak berusaha menculik keponakan pacarnya. Dia hanya meminta tolong untuk melakukan ritual penarikan emas murni.

Menurut dia ritual itu hanya bisa dilakukan oleh anak yang masih suci. Tetapi dari pengakuannya dia sempat merabaraba tubuh bocah yang masih bau kencur tersebut. ”Setelah mengambil air suci, saya hendak pergi ke Slawi untuk menemui teman saya bernama Sherly agar menemani untuk mengantarkan dia (korban,red) pulang,” ujar Dadang Sopyan. (J19-78/SuaraMerdeka)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!