Kilas Berita:

Tiga Bulan Bebas, Ditangkap Lagi Residivis Setahun Curi Motor di 24 Lokasi

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sekitar tiga bulan bebas setelah menjelani hukuman 14 bulan penjara, seorang residivis yang terlibat sederetan kasus pencurian sepeda motor (curanmor) kembali ditangkap aparat Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kebumen.

Bahkan satu kaki tersangka Warsito alias Sito (31) warga Desa Karangsari, Kecamatan Buayan itu harus merasakan timah panas lantaran hendak melarikan diri saat akan ditangkap polisi. Untuk keperluan penyidikan, hingga Jumat (27/3) pria yang masuk dalam jaringan pencurian motor itu masih ditahan di Mapolres Kebumen. Tersangka ditangkap atas perkara pencurian sepeda motor milik Martijo, anggota TNI AD, warga Desa Klopogodo, Kecamatan Gombong pada 5 Juli 2013 silam. Sedangkan satu tersangka lainnya, yang juga residivis Wahidun alias Idun (43) warga Desa Gandusari, Kuwarasan masih buron.

Kapolres Kebumen AKBP Faizal melalui Kasat Reskrim AKP Wily Budiyanto menyampaikan, selain menahan tersangka, polisi juga menyita barang bukti sepeda motor Honda Vario yang merupakan hasil kejahatan. Pihaknya juga mengamankan sepeda motor Supra Vit X yang digunakan tersangka untuk melancarkan aksinya. ”Tersangka ditangkap di parkiran kawasan objek wisata Goa Jatijajar, Kecamatan Ayah,” ujar Kasat Reskrim AKP Willy Budiyanto kepada Suara Merdeka, Jumat (27/3).

Rusak Kontak Dari hasil penyidikan terungkap dalam menjalankan aksinya, Sito berduet dengan Idun. Dia merusak kontak motor dengan menggunakan kunci leter Y. Setelah berhasil membawa kabur, dia kemudian menjual sepeda motor kepada seseorang di Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong seharga Rp 3 juta. Uang hasil kejahatan itu dibagi dua masingmasing memperoleh bagian Rp 1,5 juta. ”Tersangka melanggar pasal 363 KUHP dihukum karena melakukan pencurian dengan penberatan dengan hukuman penjara selama-lamanya sembilan tahun,” kata AKP Willy Budiyanto.

Dari catatan Suara Merdeka, Sito yang dikenal sebagai pedagang motor bekas itu memiliki rekor dalam aksi pencurian sepeda motor. Dalam setahun, dia telah mencuri 26 sepeda motor di 24 lokasi berbeda di Kebumen. Setahun lalu, petualangannya berakhir setelah tertangkap dan babak belur dihajar massa saat mencuri motor Yamaha Jupiter milik Mintoro, seorang Kaur Keuangan Desa Bendungan, Kecamatan Kuwarasan.

Polisi kemudian menangkap Wakhidun alias Idun yang bertugas memboncengkan Sito saat menjalankan aksinya itu. Saat itu, Idun pun ditembak kakinya lantaran berusaha lari saat ditangkap polisi. Sito mengaku sepeda motor hasil curiannya dijual kembali kepada konsumen. Untuk mengelabui pembeli, sebelum dijual sepeda motor itu dilengkapi dengan STNK palsu. Setelah dilengkapi dengan STNK palsu, sepeda motor itu kemudian dijual kembali baik kepada warga, terutama di wilayah pesisir selatan Kebumen. Setiap sepeda motor hasil curiannya itu rata-rata dijual Rp 3 juta-Rp 4 juta. (J19-32/SuaraMerdeka)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!