Kilas Berita:

Polda Jateng Menunggu Petunjuk Aturan Polwan Berjilbab

MAGELANG (www.beritakebumen.info) - Polda Jawa Tengah siap merealisasikan Polisi Wanita (Polwan) di wilayahnya memakai jilbab baik dalam bertugas maupun tidak. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Kapolri yang tertuang dalam Kep/245/II/2015 tertanggal 25 Maret 2015.

Hal itu diungkapkan Perwira Koordinator (Pakor) Polwan Polda Jawa Tengah, AKBP Nanik Dwi Yamani dalam Pembinaan Penegakan Disiplin Polwan se-Polwil Kedu di Pendopo Pengabdian Kota Magelang, Senin (30/3). Pembinaan diikuti 250 Polwan se-Kedu dari total 260 Polwan yang bertugas.

Hanya saja, Nanik mengatakan, untuk realisasi masih menunggu petunjuk dari Mabes Polri yang hingga saat ini belum diterima. Namun demikian, sejumlah Polwan yang hendak memakai jilbab tidak perlu khawatir, karena sudah diperbolehkan.

“Polwan berjilbab sekarang boleh. Penerapannya nanti menunggu petunjuk dulu. Seperti warna yang harus sama dengan warna celana Polri, tata cara pemakaian, dan lain sebagainya agar seragam,” ujarnya di sela acara.

Dia menuturkan, pihaknya tidak akan gegabah dalam menerapkan keputusan pengganti keputusan sebelumnya (Skep Kapolri No POI: Skep/702/IX/2005) itu. Pihaknya sendiri memang sudah melihat gambar yang dikirimkan Mabes terkait jilbab yang boleh dikenakan.

“Gambar sudah dikirimkan, tapi yang melihat terbatas. Nanti ada waktunya kita sosialisasikan. Prinsipnya, memakai jilbab diperbolehkan tanpa paksaan. Bagi yang ingin berjilbab silahkan, begitu juga sebaliknya,” katanya didampingi Wapakor Polwan, AKBP Daup Wismawati.

Terkait pembinaan ini, Nanik menjelaskan, pihaknya merasa penting untuk terus meningkatkan kedisiplinan anggotanya. Total ada 2.093 Polwan yang berada di bawah koordinasinya, yang harus senantiasa disiplin dalam bertugas.

“Posisi Polwan dan Polki (Polisi Laki-laki) sama. Begitu juga hak dan kewajibannya, termasuk kedisiplinan. Polwan dituntut untuk selalu mengayomi dan melindungi masyarakat demi terciptanya situasi dan kondisi yang aman, nyaman, dan tenteram,” paparnya.

Dalam kesempatan ini, Nanik juga menyampaikan sosialisasi terkait Monumen Polwan di Bukittinggi yang tengah dipugar. Mabes Polri meminta seluruh Polwan di Indonesia untuk peduli dengan monumen lahirnya Polwan pertama kali di tanah air itu.

“Yang bisa kita lakukan urunan untuk mengumpulkan dana guna membantu pemugaran itu. Ini bentuk aksi sosial kita demi terpeliharanya monumen bersejarah itu,” jelas wanita asal Magelang itu.

(Asef Amani/CN19/SuaraMerdeka)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!