Kilas Berita:

Minim, Pedagang Ikan di TPI Rowo

MIRIT (www.beritakebumen.info) - Para nelayan Desa Rowo Kecamatan Mirit Kebumen yang hingga kini masih mengeluhkan minimnya jumlah pedagang yang membeli ikan mereka.

"Sampai kini hanya ada dua pedagang besar yang mau membeli ikan jenis ekspor kami. Bahkan keduanya hanya mau membeli ikan tongkol dan bawal putih yang harganya Rp 50 ribu sampai Rp 200 ribu per kilogram. Sedangkan layur dan kakap yang harganya Rp 20 ribu per kilogram mereka enggan membeli. Alasannya harganya jauh dibawah bawal putih dan tongkol," ungkap Sarikun, nelayan Rowo, usai melaut,Rabu (11/03/2015).

Menurut Sarikun keluhan semacam itu sering dilontarkan nelayan Rowo mengingat sangat sulit memprediksi hasil tangkapan mereka. Bisa saja saat berangkat melaut kondisi gelombang laut relatif tenang dan berharap bisa mendapatkan ikan bawal putih dan tongkol di kawasan perairan yang jauh dari pantai. Namun kondisi alam di lautan seringkali tak bisa diduga.

"Sering tanpa diduga datang gelombang tinggi mencapai 3 sampai 4 meter, menyebabkan nelayan takut menjangkau perairan yang terlalu jauh dari pantai. Akibatnya, hasil tangkapan hanyalah jenis-jenis ikan murah dan jumlahnya punsedikit karena kami harus cepat-cepat mendarat," jelas Sarikun.(krjogja/Dwi)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!