Kilas Berita:

Menjambret Pedagang, Pelajar SMK Dihakimi Warga

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Seorang remaja yang masih berstatus pelajar SMK tertangkap saat menjambret seorang pedagang di rel kereta api (KA) Desa Argopeni, Kebumen, Senin (23/3). Remaja bernama Bambang Yulianto (21) warga Desa Sarwogadung, Kecamatan Mirit itu babak belur setelah dihakimi warga.
Beruntung pelaku segera diamankan oleh petugas Polsek Kebumen dari amukan warga. Hingga Selasa (24/3), tersangka ditahan di Mapolsek Kebumen untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kapolres Kebumen AKBP Faizal melalui Kapolsek Kebumen, AKP Mawakhir menjelaskan, selain menahan tersangka, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti hasil kejahatan.
Meliputi tas warna coklat berisi dompet kecil yang berisi uang tunai Rp 870.000, handphone merek Nokia, buku tabungan lawet, buku simpanan koperasi. Polisi juga menyita sepeda motor Yamaha Jupiter B-6095-TVD yang dipakai tersangka untuk menjalankan aksinya.
Korban Perempuan
”Tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian,” ujar AKP Mawakhir didampingi Kanit Reskrim Aiptu Fuad Inayah.
Informasi yang dihimpun, sebelum melakukan penjambretan, pelaku mencari calon mangsanya di Pasar Wonosari. Sekitar pukul 11.00 dia membuntuti seorang pedagang bernama Soimah (67) warga Dusun Krajan, Desa Argopeni yang hendak pulang setelah berjualan.
Sesampai di tempat sepi, persisnya di rel KA pelaku menjambret tas korban yang berada di keranjang depan sepeda. Sadar menjadi korban penjambretan, Soimah berteriak minta tolong. Selanjutnya warga sekitar bersama anggota Polsek Kebumen berusaha mengejar. Selanjutnya, sekitar pukul 11.30 pelaku ditangkap di sebuah jalan buntu di kawasan hutan wilayah Desa Argopeni, Kebumen.
Sebelum dibawa petugas, tersangka sempat menjadi bulan-bulanan warga yang yang marah. Sepeda motor yang dikendarai pelaku pun juga tampak rusak. Dari pengakuan tersangka, aksi penjambretan itu merupakan kali ketiga. Kurang dari sebulan lalu, pelaku juga melakukan penjambretan di wilayah Kecamatan Ambal dan Prembun.
Pertama, dia berhasil mendapatkan dua ponsel merek Nokia yang dijual di Pasar Koplak laku Rp 220.000. Kemudian aksi kedua hanya memperoleh uang Rp 15.000.
”Uang hasil kejahatan itu saya pakai untuk main burung dara,” ujar Bambang Yulianto mengaku hanya menyasar korban perempuan dan yang mengendarai sepeda atau berjalan kaki. (J19-78/ Suaramerdeka.com)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!