Kilas Berita:

Hasil Panen 10 Ton/Hektare; Lahan Kurang Produktif

BULUSPESANTREN (www.beritakebumen.info) - Panen di lahan kurang produktif di Desa Indrosari, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen mencapai lebih dari 10 ton per hektare, Senin (30/3).

Sawah di ujung irigasi Pesucen Timur itu selalu terendam air saat penghujan dan kekurangan air saat kemarau. ‘’Pembuangan air di areal sawah Desa Indrosari ini memang kurang lancar, sehingga saat hujan selalu tergenang dan berdampak pada hasil panen yang merugikan petani,’’ kata Kades Indrosari Muslikh saat ditemui di sela-sela panen yang dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Djuwarni, kemarin.

Hadir Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kebumen Sudarmaji dan anggota DPRD Kabupaten Kebumen, antara lain Akhsin, Sri Susilowati, Purwanto, Kabid Tanaman Pangan dan Horltikultura pada Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kebumen Makhasain serta Muspika Buluspesantren.

Muslikh mengemukakan, selama ini areal kurang produktif di desa yang dipimpinnya itu, menghasilkan padi kurang optimal. Bahkan sebelumnya hanya menghasilkan 14 kuintal per hektare. Panennya pun hanya sekali dalam setahun.

Kini, setelah pemerintah desa dibantu Koramil Buluspesantren Kodim 0709 Kebumen menguruk areal lahan itu dan menanamnya dengan varietas Impara bantuan dari dinas terkait, hasilnya ternyata menggembirakan. Untuk satu hektarenya bahkan mencapai lebih dari 10 ton.

Panen Pertama

‘’Ini panen pertama yang hasilnya bagus. Sebelumnya petani selalu menjerit, karena hasilnya kurang optimal,’’ imbuhnya. Dia menambahkan perlakuan terhadap tanaman itu, 75 persen menggunakan pupuk organik. Wabup Djuwarni mengapresiasi upaya yang dilakukan pemerintah Desa Indrosari dan pihak terkait. ‘’Kami berharap hasil bagus ini berkesinambungan,’’ tuturnya.

Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura pada Distanak Kebumen Makhasin memaparkan tentang tantangan menghadapi pasar bebas ASEAN yang mengharuskan petani untuk bergabung dalam kelompok. Dan, pemerintah mengandalkan sektor pertanian untuk menghadapi pasar dunia, seperti di Eropa dan Amerika. Karena itu, keberadaan Kelompok Tani Rukun Desa Indrosari yang diketuai Slamet diharapkan konsisten mengembangkan pertanian organik. ‘’Ini program pemerintah yang perlu digalakkan secara terus menerus,’’ bebernya. (K5-32/SuaraMerdeka)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!