Kilas Berita:

Warga Keluhkan Pembangunan Gedung Mirip Kastel

ADIMULYO (www.beritakebumen.info) - Sejumlah warga mengeluhkan pembangunan gedung di Dusun Kemukus RT 3/RW 2, Desa Arjosari, Kecamatan Adimulyo, Kebumen. Mereka mengkhawatirkan, bangunan yang masih dalam proses pengerjaan itu menyerupai Kastel (salah satu tempat peribadatan).

Terlebih sebelumnya sudah ada bangunan nyaris sama di Desa Pekuwon, Kecamatan Adimulyo, yang menjulang tinggi dan telah meresahkan masyarakat setempat.

Dan warga Desa Arjosari tidak menghendaki ada bangunan seperti di Desa Pekuwon tersebut. “Karena, jika ada (bangunan mirip Kastel) di Desa Arjosari, dikhawatirkan bisa menimbulkan gesekan-gesekan di masyarakat,” kata Yuli Ikhtiarto, pendamping warga Desa Arjosari.

Keluhan warga tersebut telah disampaikan kepada pihak terkait, dari mulai pemerintah desa, kecamatan, Koramil, dan Polsek.

Menurut Yuli, pembangunan gedung di Desa Arjosari yang sudah berjalan beberapa bulan ini cukup mencurigakan. Terlebih saat ditelusuri, ternyata belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Hal itu juga dibenarkan oleh Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Kebumen Aden Andri Susilo, kemarin. Pihaknya yang menerima tembusan surat pengaduan warga itu mengaku telah menyampaikan langsung kepada pihak terkait.

Tempat Ibadah

“Jika memang untuk tempat ibadah, maka proses perizinannya melalui kementerian, sedangkan jika digunakan untuk perumahan penduduk prosesnya seperti biasa,” kata Aden sembari mengatakan belum mengetahui bentuk bangunan yang dipersoalakan itu.

Adanya pembangunan gedung tersebut juga tidak ada pihak yang diserahi secara formal untuk bertanggung jawab, sehingga pihak terkait kesulitan mencari tahu tentang kejelasan gambar serta bangunan yang tengah dikerjakan.

Dua warga Desa Arjosari, Rusmiyati dan Slamet Teguh Widodo paling terdampak dengan adanya bangunan mirip Kastel itu. Mereka yang tinggal di rumah yang hanya berjarak satu meter dari bangunan itu merasa terganggu.

Terlebih akibat bangunan yang menjulang tinggi tersebut menjadikan sinar matahari tidak bisa masuk ke rumah Rusmiyati dan Teguh. Hingga kemudian mereka memberi kuasa kepada Yuli Ikhtiarto untuk mencari keadilan.

Yuli yang memiliki kantor advokat dan konsultan hukum di Desa Mangunharjo, Kecamatan Adimulyo, Kebumen itu meminta agar pembangunan gedung mirip Kastel tersebut dihentikan sampai izin dari pihak berwenang keluar. Kendati demikian perlu dibuat kesepakatan bersama antara pemilik bangunan tersebut dengan pihak terkait.

Mengingat, sebelumnya ada orang yang mengaku suruhan Prof Yoga, pemilik bangunan mirip Kastel di Desa Pakuwon meminta persetujuan kepada warga Desa Arjosari atas pembangunan gedung tersebut. Namun yang dimintai tanda tangan yakni warga yang jauh dari lokasi bangunannya. Sedangkan Rusmiyati dan Teguh yang rumahnya hanya beberapa langkah malah dilewati begitu saja. (K5-78/suaramerdeka)


_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!