• Kabar Terkini

    26 February 2015

    Telan Rp 181 Miliar, Bangunan RSUD di Bawah Standar

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pembangunan RSUD Dr Soedirman Kebumen menelan dana Rp 181.285.000.000. Namun kondisi bangunan rumah sakit tipe B itu dinilai masih di bawah standar. Pihak rumah sakit yang menempati bangunan itu juga banyak mengajukan komplain.

    Hal itu terungkap saat inspeksi mendadak (Sidak) Panitia Khusus (Pansus) RSUD Tipe B DPRD Kabupaten Kebumen, Rabu (25/2). Sidak yang dipimpin Ketua Pansus RSUD Tipe B Dian Lestari Subekti Pertiwi itu diikuti Joko Budi Sulistyanto, Mukhsinun, Yuniarti Widayaningsih, Agus Khamim, Adib Mutaqim, Agung Prabowo, dan Supriyati.

    Mereka mengaku masih menemui banyaknya penanganan fisik di sana-sini. Padahal pembangunan rumah sakit yang menggunakan sistem penganggaran multiyears atau tahun jamak itu, mestinya sudah rampung 2014 lalu.

    Menanggapi hal itu, Kepala Tata Usaha RSUD Dr Soedirman Taufik Hidayat mengatakan, penanganan fisik yang masih berlangsung hingga kini merupakan tindaklanjut dari komplain terhadap pelaksana proyek. “Kami memang telah komplain kepada pelaksana proyek agar kekuranganya diperbaiki,” katanya.

    Taufik mencontohkan jaringan listrik yang mati, wastafel rusak, serta saluran pembuangan air tersumbat. Hanya saja, untuk penanganan pembuangan air yang tersumbat itu harus dibongkar terlebih dahulu, mengingat posisi pipanya terpendam di dalam adonan semen. Praktis penanganan yang menimbulkan suara keras itu menganggu pasien.

    Kurang Representatif

    Pansus RSUD Tipe B memprihatinkan kondisi bangunan megah dari luar, namun banyak kerusakan di dalam tersebut. Para wakil rakyat itu lantas berdialog dengan pihak rumah sakit setempat.

    Dialog yang dipimpin Taufik Hidayat itu diikuti Kabid Keuangan Christin Rusilawati, Kasi Anggaran dan Perbendaharaan Sabdono, Kasi Perencanaan Nur Jaman, Kasi Keperawatan Munarsih, Kasi Penunjang Non Medis Mugiyo dan Kasi Penunjang Medis Saptono.

    Dalam dialog itu, Joko Budi Sulistyanto menilai pembangunan RSUD tipe B itu masih di bawah standar. Ia yang sejak awal menganggap pemindahan RSUD terlalu dipaksakan itu, bahkan menemukan adanya bangunan yang retak, lalu ditangani dengan diflamir dan dicat saja. “Dan saat kami tanyakan mengenai perencanaan dan gambarnya kepada pihak terkait, ternyata juga tidak dipaparkan.

    Sebenarnya ini ada apa?” kata Joko yang juga Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kebumen itu. Sementara, pelaksana proyek RSUD Dr Soedirman Kebumen, Giyatmo, saat ini tengah menjalani proses persidangan atas dugaan keterlibatannya dalam investasi bodong yang dikait-kaitkan dengan proyek rumah sakit tersebut.

    Selain kualitas bangunan RSUD yang mendapat banyak komplain, penataan ruang juga menuai keluhan berbagai pihak. (K5-32/SuaraMerdeka)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================
    • Komentar Blogger
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Post a Comment

    Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

    Item Reviewed: Telan Rp 181 Miliar, Bangunan RSUD di Bawah Standar Rating: 5 Reviewed By: Berita Kebumen Beriman
    Scroll ke atas