• Kabar Terkini

    27 February 2015

    Pansus SOTK Sidak RSUD Dr Soedirman: Temukan Tembok Retak, Ruang Isolasi Masih Dicampur

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Panitia Khusus (Pansus) Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) RSUD Kelas B Kebumen melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Gedung RSUD Dr Soedirman di Jalan Lingkar Selatan Kebumen, Rabu (25/2). Sejumlah anggota Pansus tampak ikut pada sidak tersebut, antara lain Muhsinun, Joko Budi Sulistyanto, Supriyati, Agus Hamim, Adib Mutakin, Ermi Kristanti, Yuniarti Widayangingsih, Agung Prabowo, dan Dian Lestari. Selama sidak, mereka diterima oleh Kabag TU RSUD Kebumen Taufik Hidayat, dan sejumlah manajemen rumah sakit.
    Sidak yang dipimpin Ketua Pansus, Dian Lestari itu menemukan banyak fasilitas rumah sakit belum selesai dalam pengerjaannya. Sehingga secara otomatis menghambat pelayanan kepada pasien. Anggota Pansus juga mendapati adanya tembok yang retak parah di ruang mekanik, yang masih belum diperbaiki.
    Di ruang ICU, juga masih terlihat kumuh karena ada sisa pekerjaan yang tak kunjung selesai. Padahal di lingkungan ICU harus selalu dalam kondisisi steril. Masih di ruang ICU, tim sidak juga menemukan ternit jebol yang dibiarkakn menganga.
    Pansus juga menyoroti ruang isolasi bagi pasien khusus di Bangsal Dahlia, yang dinilai kurang pas karena masih berbaur dengan kamar lain. Selain itu, dari hasil sidak sejumlah keluarga pasien mengeluhkan banyak sekali kamar mandi dan toilet yang belum difungsikan.
    “Kita memang repot kalau mau buang air, karena toiletnya tidak ada airnya. Malah saya lihat banyak yang tidak beres,” kata salah satu keluarga pasien, Asnawi, warga Alian, kepada anggota pansus.
    Anggota Pansus Joko Budi Sulistyanto, menilai pemindahan RSUD Dr Soedirman Kebumen dipaksakan. Pasalnya, keberadaan rumah sakit yang akan dinaikkan statusnya menjadi tipe B itu masih banyak kekurangan di sana-sini. Menurutnya, sebenarnya bangunan fisik tidak layak ditempati karena dibawah standar. Sehingga, pemindahan yang telah dilakukan dinilai dipaksakan. Pihaknya pun terus mencermati melalui Pansus SOTK RSUD Kelas B Kebumen.
    “Kami minta kepada manajemen untuk menginventarisir mana-mana yang belum beres, agar segera ditindak lanjuti,” kata Ketua Komisi D DPRD Kebumen ini, disela-sela sidak.
    Namun demikian, Pansus mengapresiasi dengan meningkatnya jumlah pasien yang berobat di RSUD Dr Soedirman. “Kami mengapresiasi pasien yang berobat sekarang meningkat sampai 30 persen,” ujarnya.
    Kabag TU RSUD, Taufik Hidayat, membenarkan sejak kepindahan seluruh layaan rumah sakit pada 19 Februari lalu telah mengalami peningkatan kunjungan pasien. Jika sebelumnya hanya sekitar 300 pasien rawat jalan, kini rata-rata mencapai 500 pasien setiap harinya. Demikian juga untuk pasien rawat inap, di rumah sakit lama rata-rata pasien rawat inap 130-150 orang per hari, saat ini menjadi 200 pasien.
    “Meningkatnya rata-rata diatas 30 persen,” terang Taufik Hidayat.(ori/radarbanyumas)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================
    • Komentar Blogger
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Post a Comment

    Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

    Item Reviewed: Pansus SOTK Sidak RSUD Dr Soedirman: Temukan Tembok Retak, Ruang Isolasi Masih Dicampur Rating: 5 Reviewed By: Berita Kebumen Beriman
    Scroll ke atas