• Kabar Terkini

    24 February 2015

    Mbah Toeriman Buat Kalender Jawa, Ditulis secara Manual

    BULUSPESANTREN (www.beritakebumen.info) - BANYAK yang tidak mengetahui jika ada penanggalan (kalender) Jawa. Mbah Toeriman (83), warga Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen membuat penanggalan (kalender) Jawa untuk tahun 2015.

    Hal itu dilakukan demi melestarikan budaya Jawa, sekaligus memberitahukan kepada masyarakat kalau kita memiliki penanggalan Jawa. Kalender Jawa tidak seperti kalender Masehi. Menurut Mbah Toeriman, yang memiliki nama lengkap Toeriman Madyomiharjo, jika tahun penanggalan Masehi ada 12, maka tahun penanggalan Jawa ada delapan.

    Yaitu Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. ”Tahun ini tahun Ehe, yakni 1948,” kata Mbah Toeriman didampingi pemerhati akhlak dan moral Sunan Jaga Kali yang memiliki nama asli Hedy Yuswantoro. Mbah Toeriman menjelaskan, perputaran waktu dari Alip sampai Jimakir dan kembali ke Alip, namanya sewindu.

    Saat ini masuk Windu Sengoro. Dalam penanggalan Jawa, terdapat empat windu, yakni Adi, Kunthoro, Sancoyo, dan Sangoro. Selama empat windu itu sama dengan 32 tahun. Kalender Jawa kali pertama dibuat Raja Mataram Sultan Agung Hanyakrakusuma yang dimulai pada tahun 1555 saka.

    Adanya penanggalan Jawa, lanjut dia, karena Sultan Agung sebagai penguasa di Mataram menginginkan agar rakyatnya memakai penanggalan sendiri. ”Dimulai pada tahun 1555 adalah tahun alip,” jelasnya. Dalam menggunakan penanggalan Jawa, untuk mengetahui satu Sura tidak mesti jatuh pada hari yang sama.

    Untuk satu Sura tahun ini jatuh pada Jumat legi. Hitungan Jawa memang dari Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Dan setelah berjalan 120 tahun, satu Sura pada tahun alip sudah bergeser ke Kamis Kliwon. Mengingat, dalam satu harinya tidak selama 24 jam penuh.

    ”Untuk 78 tahun silam, satu Sura tahun Alip jatuh pada Rabu Wage,” tutur Mbah Toeriman sembari menambahkan, tahun tersebut banyak disebut Kurup Aboge (Alip satu Sura Rabu Wage). Dan sekarang Asapon (alip satu Sura Selasa Pon). Selanjutnya, tahun alip satu Sura jatuh pada Senin Pahing.

    Pranata Mangsa

    Penanggalan yang dibuat itu dilengkapi pranata mangsa, yakni mangsa satu sampai 12. Lebih lanjut, tiap mangsa memiliki umur yang tidak sama seperti bulan. Kasa 41 hari, karo 24 hari, katelu 24 hari, kapat 25 hari, kalima 27 hari, kanem 43, kapitu 42 hari, kawalu 26 hari, dan kasanga 25 hari.

    ”Untuk kondisi sekarang mangsa kawalu,” jelasnya. Selanjutnya mangsa kasepuluh 23 hari, kasewekas (desto) 24 hari, dan karolas (sadha) 40 hari. Kakek kelahiran 26 Desember 1932 yang sudah pensiun dari guru selama 28 tahun itu mengaku membuat penanggalan Jawa secara manual.

    Ia menulis dengan tangan hingga menyelesaikan ratusan penanggalan. Mbah Toeriman yang dikaruniai 21 cucu dan satu cicit ini mengaku akan terus membuat penanggalan Jawa sembari melakukan aktivitas rutinnya membuat wayang.

    Sementara ini, yang mengambil penanggalan Jawa yang dibuat Mbah Toeriman, yakni koleganya di Kalimantan. Dia mengaku belum memberitahukan kepada pihak terkait atas pembuatan penanggalan Jawa tersebut. Ketua PWRI Ranting Buluspesantren itu pun berharap agar Pemkab membantu dirinya dalam membuat penanggalan Jawa. Terutama bantuan alat atau modal. (Arif Widodo-32/SuaraMerdeka)


    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================
    • Komentar Blogger
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Post a Comment

    Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

    Item Reviewed: Mbah Toeriman Buat Kalender Jawa, Ditulis secara Manual Rating: 5 Reviewed By: Berita Kebumen Beriman
    Scroll ke atas