Kilas Berita:

Ilegal, Penambangan Tanah Liat Ditutup

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kebumen menutup lokasi penambangan tanah liat di Desa Muktisari, Kebumen Senin (16/2).

Penutupan penambangan ilegal itu setelah dilakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kebumen Nomor 22 Tahun 2011 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dan Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Sosialisasi dua perda itu berlangsung di rumah mantan Kepala Desa Muktisari, Darus Nurhadi dengan dipimpin Kabid Penegakan Perda dan Peraturan Kepala Daerah (Gakda) Satpol PP Sugito Edi Prayitno. A

cara dihadiri sebanyak 25 undangan dan perwakilan warga. Tampak Kalandislitbang TNI AD Mayor Inf Kusmayadi, Pasie Intel Kodim 0709 Kapten Arh M Kholiludin, Muspika Kecamatan Kebumen, Kepala Seksi Pemulihan Lingkungan Hidup, Kantor Lingkungan Hidup Kebumen, Siti Durotul, Kasi Sumber Daya Mineral, Dinas SDA ESDM Kebumen, Soipuddin Damas dan Kepala Bidang Perizinan Industri, Perdagangan dan Jasa Usaha pada Badan Penanaman Modal Perizinan Terpadu (BPMPT) Kebumen, Karyanto dan Kades Muktisari Edi Purwanto.

Papan Larangan

Kabid Gakda Satpol PP Sugito Edi Prayitno menjelaskan, penutupan penambangan tanah liat dilakukan di dua titik di Desa Muktisari itu, dalam rangka Penegakan Perda No 22 tahun 2011 tentang Penambangan Mineral dan Batubara serta Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

”Kegiatan ini menindaklanjuti pengaduan masyarakat. Pemkab Kebumen tidak akan melarang aktivitas masyarakat dalam melaksanakan penambangan tanah liat, namun harus ada izin,” ujar Sugito Edi prayitno di sela-sela acara. Dalam kesempatan itu, Satpol PP memasang papan yang bertuliskan larangan melakukan penambangan atau penggalian tanah di lokasi tanpa izin. Dua titik lokasi yang dipasang papan larangan yaitu di RT 01 RW 02 dan RT 04 RW 02 Desa Muktisari.

Sebelum penutupan, dilaksanakan penandatanganan berita acara penutupan lokasi penambangan tanah liat oleh Kabid Gakda Sugito Edi Prayitno dan Kades Muktisari Eko Purwanto. Kades Muktisari Eko Purwanto menyampaikan, pertemuan itu sengaja dilaksanakan di rumah mantan kepala desa, bukan di balai desa, mengingat lokasi yang akan dipasang papan larangan berada jauh dari kantor balai desa.

Jadi disepakati untuk dilaksnakan di rumah mantan kades yang letak rumahnya dekat dengan lokasi. ”Dipersilakan kepada warga yang akan melaksanakan aktivitas penggalian tanah liat asalkan sudah mendapatkan izin,” ujarnya mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi papan larangan penggalian. (J19-32/SuaraMerdeka)


_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!