Kilas Berita:

Eks Kades Kedungjati Dituntut 5 Tahun, Dugaan Korupsi Bansos Kebumen

SEMARANG (www.beritakebumen.info) - Rahmat, 50, mantan Kades Kedungjati, Sempor, Kabupaten Kebumen dituntut pidana selama 5 tahun penjara. Selain pidana badan, jaksa juga menuntut terdakwa dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) Pemprov Jateng tahun 2008 di wilayah Kabupaten Kebumen ini dengan pidana denda sebesar Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

“Menuntut majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang yang memeriksa menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan meyakinkan korupsi bersama-sama melanggar Pasal 2 ayat 2 UU nomor 31/ 1999 sebagaimana diubah dan ditambah UU nomor 20/ 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP,” kata Trimo, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejari Kebumen saat membacakan amar tuntutannya di hadapan majelis hakim yang dipimpin Antonius Widjantono, Selasa (3/2).

JPU menyatakan tidak menemukan alasan pemaaf dan pembenar atas tindakan terdakwa, sehingga harus dijatuhi hukuman pidana setimpal. Tuntutan JPU didasarkan pertimbangan memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi. “Hal meringankan, terdakwa belum pernah dipidana, sopan, mengakui perbuatannya, menyesali dan memiliki tangungan keluarga,” kata Trimo.

JPU mengungkapkan, dalam kasus ini, kerugian negara sekitar Rp 630 juta dibebankan ke tersangka Riyanto (mantan anggota DPRD Jateng periode 2004-2009). “Kerugian negara dibebankan ke Riyanto. Dia sudah tersangka,” kata Trimo menjawab pertanyaan hakim Antonius didampingi Hastopo dan Sininta Sibarani, dua hakim anggota.

Atas tuntutan JPU, terdakwa didampingi penasihat hukumnya menyatakan akan mengajukan pembelaan.

“Kami akan ajukan pembelaan, baik pribadi atau lewat kuasa hukum,” kata Eko Suparyono, kuasa hukum terdakwa Rahmat.
Kasus korupsi menyeret Rahmat yang diduga memotong dana bansos di Kebumen. Dana bansos dipotong terdakwa bersama Riyanto dan Untung Suparyono (dua tersangka dan sudah ditahan), diduga untuk kepentingan kampanye pasangan gubernur dan wakil gubernur Jateng 2008 Bibit Waluyo-Rustriningsih.

Ada 13 proposal yang diajukan dan cair dengan dana Rp 50-70 juta. Namun uang yang dibagikan ke penerima hanya Rp 5 juta. Sisanya dihimpun terdakwa dan 2 tersangka lain, kemudian dibegikan kepada Bagong. Bagong diketahui sebagai sopir Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi. Rukma dan Rustriningsih yang sempat menjadi saksi dalam kasus ini membantah mengetahui tindakan korupsi ini.
Sementara, atas kasus yang menyeret Untung Suparyono, JPU telah melimpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan Tipikor Semarang.
“Hari ini (kemarin, red), berkasnya kami limpahkan ke pengadilan untuk segera disidang,” kata JPU Trimo. (mg21/ton/ttg/radarbms)


_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!