Kilas Berita:

Ada yang Dapat Empat Los; Penataan Pasar Sruni Dinilai Amburadul

ALIAN (www.beritakebumen.info) - Keperihatinan menimpa pedagang lama Pasar Sruni, Desa Bojongsari, Kecamatan Alian, Kebumen. Di saat tempat berjualan mereka banyak yang tersingkir menyusul pembangunan pasar senilai Rp 7,6 miliar tersebut, malah ada oknum anggota paguyuban pasar yang mencari kesempatan dalam kesempitan.

Pasalnya, satu anggota paguyuban ada yang mendapat empat los. Saat para pedagang menanyakan kepada Ketua Paguyuban Pasar Sruni Nur Rohman alias Kesod, pihak bersangkutan justru melemparkan masalah ini kepada Kiai Abdul Aziz yang juga anggota DPRD Kabupaten Kebumen.

‘’Itu tidak ada kaitannya dengan saya,’’ tandas Abdul Aziz kepada sejumlah pedagang yang kemudian datang ke rumah Kiai Abdul Aziz, baru-baru ini. Justru, jelasnya, Kiai Abdul Aziz yang juga politisi PKB itu menyediakan lahan untuk tempat relokasi pedagang Pasar Sruni.

Hingga kini, pedagang masih berjualan di tempat tersebut. Seperti pernah diberitakan sebelumnya, penataan pedagang dan pengelolaan Pasar Sruni itu amburadul. Pedagang lama yang memiliki sertifikat justru banyak yang tersingkir dan diganti pedagang baru di kios maupun los pasar tersebut.

Ditambah beban lagi ada tarikan untuk pengambilan kunci. Anehnya, pihak terkait memberi batas sampai 27 Maret mendatang, di mana jika tidak diambil maka dinyatakan hangus. Pengambilan kunci ditarik Rp 1,5 juta untuk kios yang menghadap jalan utama, dan Rp 1 juta untuk kios yang menghadap utara.

Kios Mengecil

Kios yang menghadap ke jalan utama ada 19 kios, yang sebelum Pasar Sruni dibangun hanya 18 kios, sehingga kios yang mengecil tersebut tersisa satu buah. Untuk kios yang menghadap ke utara yang sebelumnya ada 23 menjadi 24 kios. Penyusutan ukuran kios Pasar Sruni, untuk kios depan jalan utama yang sebelumnya 4 x 4 meter menjadi 3 x 3 meter.

Adapun kios yang menghadap utara yang sebelumnya 3,5 x 3,5 meter menjadi menjadi 3 x 3 meter. Bagi yang belum memiliki los ditarik Rp 3 juta per losnya, sedangkan pedagang lama ditarik untuk pembuatan partisi Rp 1,25 juta per los.

Masih ditambah pengambilan kunci Rp 100 ribu per pedagang. Hal yang mencurigakan, pengambilan kunci yang terdapat tarikan itu tidak disertai kuitansi. ‘’Kami berharap dilakukan penataan ulang agar ada keadilan bagi pedagang lama,’’ kata Teguh, koordinator pedagang Pasar Sruni. (K5-42/SuaraMerdeka)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!