Kilas Berita:

Apel Amerika Ditarik dari Pasar

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pemkab Kebumen akhirnya merespon dengan melakukan razia terhadap keberadaan Apel Granny Smith dan Gala California yang disinyalir mengandung bakteri berbahaya di wilayah Kebumen, Kamis (29/1).

Razia tersebut dilakukan di beberapa titik seperti supermarket, minimarket, toko maupun kios-kios yang menjual buah. Tim gabungan dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kebumen merazia apel impor jenis Granny Smith dan Gala California. Apel produksi Bidart Bros, Bakersfield, California tersebut diduga terkontaminasi bakteri listeria monocytogenes, yakni bakteri yang berbahaya untuk tubuh.

Dalam razia yang dimulai dari Rita Pasar Swalayan yang berada di Jalan Pahlawan. Petugas masuk ke ruangan penyimpanan buah untuk memeriksa kemungkinan adanya apel jenis Granny Smith dan Gala. Ditempat itu, tim yang dipimpin oleh Kasi Perlindungan Konsumen Disperindagsar, Agung Patuh, tidak menemukan adanya dua jenis apel dimaksud.

Kemudian tim bergerak menuju toko buah yang berada tak jauh dari Rita Swalayan, serta sejumlah kios buah lainnya. Dari pemeriksaan yang dilakukan, petugas berhasil menemukan buah apel jenis Granny Smith. Namun, jumlahnya tidak banyak. Padahal, sehari sebelumnya apel jenis Granny Smith masih banyak dijual di sejumlah kios buah di Kebumen.

“Razia kami lakukan, karena Kemendag telah melarang penjualan kedua jenis apel tersebut. Sebab apel produksi Bidart Bros, Bakersfield, California, yang diduga terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes,” ujar Kepala Seksi Perlindungan Konsumen, Agung Patuh, disela-sela razia.

Apel Granny Smith itu akhirnya disita petugas, untuk diteliti kandungannya. “Kalau memang ada temuan kita larang agar para penjual tidak menjualnya kembali. Dan kami juga melakukan penarikan apel-apel yang dilarang itu,” tegasnya.

Floor Manager Rita Swalayan, Untung Widadi, mengakui di Rita Swalayan pernah menjual apel jenis Gala. Namun, sekarang apel tersebut sudah ditarik. “Itu dua bulan lalu, sebelum ada berita ini,” kata Untung Widadi, kepada sejumlah wartawan.

Untung menegaskan, di Rita Swalayan tidak menjual dua jenis apel yang dilarang oleh pemerintah. “Kita tidak mempermasalah ada razia seperti ini, karena ini demi kebaikan konsumen. Selain itu, kami juga memposisikan sebagai konsumen yang tidak mau dirugikan,” tegasnya.

Meski merebak berita apel berbahaya, Untung, mengaku belum ada pengaruh penjualan terhadap buah lainnya. Pembeli masih banyak memburu buah-buah segar lain yang ada di Rita Swalayan. “Masih seperti biasa,” ucapnya. (ori/nun)


_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!