Kilas Berita:

Minimarket Menjamur Hingga Pelosok Desa, Perda Pasar Modern Baru Dibuat

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Menjamurnya minimarket hingga pelosok desa membuat DPRD Kebumen prihatin. DPRD pun berinisiatif untuk membatasi pertumbuhan minimarket (pasar modern) dengan mengusulkan pembentukan peraturan daerah (perda), guna menjaga pasar tradisional maupun usaha kecil menengah (UKM) di Kebumen tetap berkembang. Pasalnya, sampai saat ini belum ada perda yang mengatur Pasar modern di Kebumen.

Wacana pembatasan pasar modern itu diusulkan oleh Komisi B DPRD dengan cara akan membuat Perda tentang Pasar Modern dalam Program Pembentukan Perda 2015. Tujuannya supaya Pemkab Kebumen punya payung hukum untuk mengontrol pertumbuhan minimarket yang banyak merugikan pedagang tradisional.

“Terhadap dilema tersebut, maka perlu adanya pengaturan yang jelas terkait dengan pasar modern. Pembatasan dilakukan dengan berbagai pilihan seperti zonasi, jam buka, maupun aturan kemitraan dengan pemasok,” kata Ketua Komisi B, Sudarmaji.

Menurutnya, pertumbuhan pasar modern di Kabupaten Kebumen dewasa ini menunjukkan kecenderungan meningkat. Hal ini menimbulkan persaingan antara pasar modern dengan pasar tradisional menjadi semakin tidak terkendali. Kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pasar modern dan konsep manajemen kewirausahaan dalam memperbaiki pasar tradisional, harus dilakukan dengan meningkatkan keunggulan pasar tradisional.

“Sehingga menghasilkan kapasitas, flekibilitas dan keragaman yang luas sehingga membuat pasar tradisional menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat luas yang dapat menyerap kesempatan kerja dan pengembangan wilayah,” ujar politisi Partai Gerindra ini.

Membiarkan pasar tradisional apa adanya dan meminta pemerintah menghambat pengembangan pasar modern tidak akan membantu pasar tradisional untuk bertahan hidup. Masyarakat, kata dia, selaku konsumen semakin menuntut kenyamanan, dan jika hal tersebut tidak dapat dipenuhi pasar tradisional, maka secara otomatis mereka akan beralih ke pasar modern.

Ia menegaskan, lonceng kematian pasar tradisional telah berdentang, dan pengunjung setia yang terakhir akan meninggalkan pasar tradisional ketika pasar tersebut tidak mampu memenuhi kebutuhannya lagi. Keberadaan pasar tradisional tidak dapat diatur atau dilindungi oleh peraturan pemerintah setingkat apapun. “Pasar tradisional hanya dapat dipertahankan jika mereka disediakan tempat khusus yang nyaman dan disediakan oleh pemerintah. Atas alasan itu pula, pasar modern tidak dapat dipersalahkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah harus melakukan pemberdayaan pasar tradisional sebagai pusat kegiatan ekonomi yang masih dibutuhkan oleh masyarakat luas. Selain juga menerapkan teknologi yang efektif dengan metode baru untuk mengubah pasar tradisional menjadi pasar yang bersih dan nyaman bagi pengunjung. Tanpa membebani pedagang dengan biaya renovasi kios yang cenderung mahal.

Pasar modern dimaksud Komisi B adalah pasar tradisional yang berkonsep modern dimana barang-barang diperjualbelikan di suatu tempat yang bersih dan nyaman. Di dalam pasar bersih ini menyediakan berbagai jenis dagangan yang telah dikelompokkan seperti ikan, daging, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Sehinga konsumen bisa mendapatkan kenyamanan dalam berbelanja. Konsep utama dari pasar modern adalah menyediakan segala bahan kebutuhan pokok konsumen dengan tempat yang bersih, tidak becek, dan tidak bau.

“Penyusunan regulasi atas pengaturan pasar modern sudah dimasukan ke dalam Program Pembentukan Perda 2015 dan direncanakan dibahas pada masa sidang ketiga,” tandasnya.(ori/radarbanyumas)

_________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!