Kilas Berita:

Kebanjiran, UAS SMP 2 Prembun Sempat Tertunda

PREMBUN (www.beritakebumen.info) - Gara-gara terendam banjir, pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) hari kedua di SMP Negeri 2 Prembun sempat tertunda, Selasa (9/12). UAS yang seharusnya dimulai pukul 07.15 itu baru dapat dilakukan pada 08.00, setelah air yang menggenangi gedung sekolah surut.

Informasi yang berhasil dihimpun, SMP yang terletak di Jalan Wadaslintang Desa Kabuaran, Kecamatan Prembun, itu terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat sejak Selasa (9/12) pukul 02.00 dini hari. Gedung sekolah mulai terendam air sekitar pukul 04.30, akibat meluapnya Sungai Bleber, yang berada persis di belakang gedung sekolah.

“Saya berangkat ke masjid untuk shalat subuh sekitar jam empat belum banjir. Tapi setelah pulang, sekolah sudah terendam,” kata Tumar, staf TU SMP setempat, yang pada saat kejadian sedang piket jaga malam.

Pantauan di lokasi kejadian, terdapat empat lokal yang terendam banjir setinggi hingga 60 centimeter. Yakni ruang kantor, ruang kepala sekolah, ruang Bimbingan Konseling (BK), dan yang terparah menimpa ruang perpustakaan. Beruntung tidak alat elektronik maupun perabotan lainnya yang terendam.

“Hanya ada beberapa buku di perpustakaan yang rusak kena air, yang ada rak bagian bawah. Itupun jumlahnya tidak banyak,”ujar Tumar.

Kepala SMP Negeri 2 Prembun, Drs Darsono, mengatakan musibah banjir memang sering menimpa sekolah yang dipimpinnya itu. Khususnya, saat memasuki musim penghujan seperti saat ini.

“Biasanya kalau November kita memang sudah antisipasi banjir. Termasuk ini sudah kita antisipasi, buku-buku maupun peralatan lain kita naikan ke tempat yang lebih tinggi. Cuma yang bertepatan dengan UAS, baru kali ini terjadi,” ucap Darsono, disela-sela melakukan kerja bakti membersihkan lumpur yang menggenangi sejumlah ruangan.

Kepala Desa Kabuaran, Muhardi, mengatakan penyebab meluapnya air Sungai Bleber dikarenakan pendangkalan parah di sungai yang berhulu di Waduk Pejengkolan itu. “Karena hujan deras sungainya tidak mampu menampung air, sehingga meluap menggenangi sekolahan,” terang Muhardi, di lokasi kejadian.

Selain itu, banyaknya timbunan sampah yang menyumbat aliran air semakin memperparah kondisi itu. “Kami sudah berkali-kali minta kepada dinas terkait untuk melakukan normalisasi sungai, tapi sampai sekarang belum pernah dilakukan. Padahal setiap musim hujan, disini pasti banjir karena air yang meluap,” ungkapnya.

Tak hanya gedung SMP Negeri 2 Prembun, satu rumah warga yang diketahui bernama M Taufik juga terendam akibat banjir itu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, langsung terjun ke lokasi banjir. Bahkan BPBD menerjunkan pemadam kebakaran untuk membantu membersihkan lumpur sisa banjir yang masih menumpuk di sekitar sekolah tersebut.(ori/radarbanyumas)


_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!