Kilas Berita:

Warga Pasar Prembun Mengamuk, Rumah Kontainer Sampah Dirobohkan

PREMBUN (www.beritakebumen.info) - Warga lingkungan Pasar Prembun, Kebumen mengamuk, Minggu (31/8). Mereka merobohkan rumah kontainer di pojok barat depan pasar tersebut. Warga beralasan sudah berulang-ulang protes terkait keberadaan rumah kontainer sampah yang menimbulkan bau menyengat itu. Namun hingga saat ini tidak mendapatkan tanggapan secara jelas dari pihak terkait.

Padahal pasar yang dibangun dengan dana Rp 6 miliar itu, awalnya tidak ada bangunan yang ditempati kontainer sampah. Namun setelah tiga bulan sejak diresmikannya Pasar Prembun itu, baru mulai ada rumah kontainer sampah.

Pasar Prembun diresmikan bersamaan dengan Pasar Tumenggungan, Pasar Jatisari, Pasar Prembun, Pasar Tlogopragoto, dan Pasar Karanganyar pada 2 Juli 2013 silam.

Keberadaan bangunan yang baru muncul belakangan itu pun langsung mendapat protes dari warga lingkungan Pasar Prembun. Terutama pemilik rumah makan yang menempai kios Pasar Prembun maupun sekitarnya. Seperti warung makan Rahayu, Warunge Bu'e milik Ny Harjo yang berada di seberang jalan utara pasar serta warung makan milik Wiji di barat bangunan rumah kontainer tersebut.

Warga mengaku sudah berulang-ulang menemui pengelola pasar dan meminta agar bangunan itu dipindah ke belakang pasar. Namun ternyata tidak pernah mendapat tanggapan secara jelas. Bahkan warga juga telah menyampaikan keluhan ke pemerintah Kecamatan Prembun dan Pemkab Kebumen, baik Dinas Kesehatan maupun Dinas Pekerjaan Umum (DPU). "Pemerintah desa dalam hal ini tidak bisa berbuat banyak, karena dalam pembangunannya saja kami tidak diberi tahu," jelas Kepala Desa Prembun Slamet Suharno, kemarin.

Hingga kemudian warga memberi batas waktu kepada pengelola pasar untuk menindaklanjuti protes tersebut. Pemberian batas waktu itu berdasarkan hasil musyawarah warga. Namun juga tidak mendapatkan tanggapan secara jelas. Hingga kemudian warga lingkungan Pasar Prembun melampiaskan amarahnya dengan merobohkan rumah kontainer sampah, kemarin.

Slamet Suharno mengaku tidak bisa mencegah aksi mereka. Pagi kemarin, dia mengaku hanya dikabari akan ada demonstrasi yang menuntut agar bangunan rumah kontainer sampah dipindah. "Kalau bisa, dibicarakan secara baik-baik dulu. Jangan demo, apalagi sampai anarkis," tutur Slamet kepada warga yang memberitahukan rencana aksinya itu.

Hingga kemudian, Slamet yang tengah menghadiri pengajian itu dikabari ada tindakan anarkis dari warga lingkungan Pasar Prembun yang mengakibatkan bangunan rumah kontainer sampah roboh. Selanjutnya Slamet menerima pesan singkat dari Kepala Pasar Prembun Gunadi yang menyayangkan tindakan perusakan tersebut. (K5-32,88/suaramerdeka)


KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!