Kilas Berita:

PKBI: 10 Persen Penderita Aids Kalangan Remaja

SEMARANG (www.beritakebumen.info) - Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Tengah menyebutkan sekitar 10 persen dari jumlah penderita AIDS di wilayah itu merupakan kalangan remaja.


"Kami mencatat temuan penderita AIDS di Jateng per 31 Desember 2013 sudah mencapai 3.852 orang," kata Direktur Eksekutif Daerah PKBI Jateng Elisabeth S.A. Widyastuti di Semarang, Senin.

Menurut dia, kalangan remaja yang dimaksudkannya itu dengan rentang usia antara 10 dan 24 tahun. Akan tetapi, jumlahnya bisa saja bertambah karena kasus HIV/AIDS seperti fenomena gunung es.

Berdasarkan data PKBI Jateng, disebutkan bahwa jumlah penderita AIDS di wilayah itu sebanyak 3.852 orang, kemudian penderita HIV sebanyak 4.472 orang, dan 899 penderita di antaranya meninggal dunia.

Elisabeth menjelaskan temuan kasus HIV/AIDS dari tahun ke tahun cenderung mengalami kenaikan, dan bisa saja merupakan penderita baru maupun penderita lama tetapi baru diketahui.

Ia menyebutkan pada tahun 2010 dengan temuan sebanyak 373 kasus HIV dan 501 AIDS, pada tahun 2011 sebanyak 756 kasus HIV dan 521 AIDS, dan pada tahun 2012 sebanyak 607 kasus HIV dan 797 kasus AIDS.

"Pada tahun 2013, temuannya kembali naik, yakni sebanyak 1.219 kasus HIV dan 1.063 kasus AIDS. Kami prihatin mereka yang terinfeksi HIV/AIDS ini kebanyakan kalangan usia produktif," katanya.

Temuan kasus HIV/AIDS yang paling tinggi, kata dia, pada rentang usia 25--29 tahun sebesar 21,9 persen yang diindikasikan mereka sudah terinfeksi HIV pada usia 3--10 tahun sebelumnya atau masih remaja.

"Tingginya temuan kasus HIV/AIDS pada remaja dan anak muda karena mereka memang menjadi kelompok rentan, misalnya terlibat penyalahgunaan narkotik dan pergaulan bebas," katanya.

Sebagai salah satu upaya penanggulangan HIV/AIDS, PKBI Jateng berencana menggelar sebuah ajang bagi remaja dan anak muda untuk berekspresi melalui seni dan hobi memeringati Hari Remaja Sedunia.

"Hari Remaja Sedunia kan diperingati setiap 12 Agustus. Kami ingin menyediakan wahana bereskpresi bagi para remaja dan anak muda. Mereka juga akan diedukasi tentang HIV/AIDS," kata Elisabeth.

Rencana peringatan Hari Remaja Sedunia yang berlangsung pada tanggal 2--6 September 2014, kata dia, diawali dengan pelatihan bagi para remaja, dipungkasi dengan "Ajang Xpresi Remaja" pada tanggal 5--6 September 2014. (AntaraJateng)


KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!