Kilas Berita:

Dewan Diminta Percepat Bentuk Alkel

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kebumen diminta mempercepat penyusunan alat kelengkapan (alkel). Percepatan ini penting untuk mengakomodasi kegiatan dan tugas wakil rakyat, yang meliputi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Koordinator Advokasi Formasi, Fuad Habib menyatakan, percepatan pembentukan alat kelengkapan DPRD sangat mendesak menyusul banyak pekerjaan rumah (PR) yang menumpuk. Seperti banyaknya peraturan daerah (perda) yang harus dibahas. Jika pembahasan terus tertunda, diyakini banyak kebijakan-kebijakan yang harusnya diselesaikan akan terbengkalai.

“Terlepas nanti ada perubahan-perubahan di struktur dewan, baik di komisi atau fraksi itu hal yang lain. Dan itu bisa dipertimbangkan untuk diperbarui,” kata Fuad Habib, Senin (1/9).

Terlebih, kata dia, bagi anggota DPRD baru harus memahami dari awal subsatansi peraturan maupun perda-perda. Mereka butuh waktu untuk mempelajarinya.

Menurutnya, sejumlah regulasi daerah yang harus segera dibahas oleh DPRD terkait dengan pelaksanaan UU Desa. Apalagi UU ini akan mulai diterapkan pada 2015 mendatang. Selain itu, sangat mendesak menyusul Kabupaten Kebumen akan menggelar Pilkada pada tahun depan.

“Ini sangat urgent menjelang Pilkada, yang harus segera di bicarakan regulasinya. Pembahasan anggarannya, persiapannya dan lain sebagainya. Apalagi tahapan pilkada ini sudah mulai dibahas pada pereubahan ini,” tegasnya.

Tak hanya itu, DPRD Kebumen juga memiliki tanggungjawab besar untuk melakukan evaluasi kinerja bupati pada akhir masa jabatan, tahun ini. “Setiap lima tahun itu kan ada peyusunan LKPJ akhir tahun masa jabatan, harusnya tahun ini sudah mulai dibahas. Karena itu akan dipertanggungjawabkan oleh bupati pada akhir masa jabatannya,” kata Fuad mengingatkan.

Dibutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk melakukan evaluasi tersebut. “Seharusnya dewan yang mewakili rakyat harus memahami lebih detail capaian-capaian yang masuk dalam perencanaan daerah di RPJMD, yang nanti akan dituangkan di LKPJ akhir masa jabatan,” paparnya.

Ia melanjutkan, untuk membuat alat kelengkapan DPRD semestinya dua minggu selesai. Karena seharusnya parpol telah membuat planning jauh-jauh hari sejak ada pengumuman kadernya menang pada Pileg lalu.
“Parpol itu sudah mengetahui kader-kader terbaiknya atau paling tidak sudah memiliki peta kader dimana kekuatan dia. Seharusnya tidak terlalu sulit menempatkan di posisi mana,” imbuhnya.

Fuad juga mengingatkan, agar DPRD periode 2014-2019 tidak hanya menggunakan indikator keberhasilan kerjanya berdasarkan jumlah produk perda yang dihasilkan untuk mengatur masyarakat. Tetapi tidak dapat diimplementasikan di masyarakat.

“Saya harapkan dewan yang baru ini tidak melihat berapa yang dihasilkan. Tapi lebih melihat substansi yang berkesinambungan seperti untuk mengentaskan kemiskinan maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bukan hanya seberapa banyak kebijakan yang diatur. Tapi seberapa besar dampak ketika kebijakan dikeluarkan. Ini yang harus dirubah,” tandasnya.(ori/bdg/radarbanyumas)


_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!