Kilas Berita:

Masyarakat Diminta Ikut Kawal Seleksi CPNS

JAKARTA(www.beritakebumen.info) - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) meminta masyarakat untuk ikut serta mengawal proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar terhindar dari KKN.

Disinyalir seleksi sering dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, yang mengatasnamakan pejabat pemerintah dan menjanjikan lulus tes hingga akhirnya diterima menjadi pegawai.

“Modus yang paling utama adalah menjanjikan dan meyakinkan masyarakat dapat masuk menjadi CPNS serta memungut sejumlah uang,” kata Wamen Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Eko Prasojo dalam sosialisasi Computer Assissted Test (CAT) di Tanjung Pinang Kepulauan Riau, Senin (25/8).

Eko Prasojo menghimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya kepada seseorang yang menjajikan kelulusan dalam penerimaan CPNS. Jika memang ada, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada Sekda, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau melalui hotline Panselnas.

Pemerintah berusaha mengembalikan citra buruk pemerintah di mata masyarakat.

“Kami akan menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat yang telah hilang karena selama ini ada image yang kurang baik. Anggapan buruk dari masyarakat bahwa orang yang akan menjadi CPNS itu harus membayar,” kata Eko Prasojo.

Eko menambahkan, bahwa sejak tahun 2012, pemerintah bekerja keras untuk memperbaiki proses seleksi CPNS. Tahun 2014 ini seluruhnya menggunakan sistem CAT, sehingga seleksi CPNS dapat berlangsung transparan, obyektif, adil, bebas dari KKN, dan tidak dipungut bayaran.

Kementerian PANRB dan BKN bersama media partner telah melaksanakan simulasi computer assisted test (CAT) online secara gratis di sc.menpan.go.id dan simulasicat.menpan.go.id ataupun website resmi BKN www.bkn.go.id

Melalui proses seleksi ini, diharapkan dapat memperbaiki kualitas birokrasi pemerintah, karena akan diperoleh putra putri terbaik bangsa. Pada gilirannya, kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur yang ada di instansi pemerintah bertambah baik, karena untuk dapat diterima menjadi CPNS harus melalui kompetisi yang sangat ketat.

Eko mengajak semua lapisan masyarakat untuk mengawal bersama proses seleksi CPNS ini agar bersih dari korupsi, kolusi, dan nepoisme (KKN). “Kita awasi bersama proses seleksi ini demi bangsa Indonesia yang lebih baik,” tegasnya.

Untuk mengidentifikasi formasi, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan portal alternatif di www.formasi2.menpan.go.id dan di www.formasi3.menpan.go.id. Dengan adanya pembagian ini, diharapkan portal panselnas.menpan.go.id hanya difokuskan untuk pendaftaran saja (WID/Humas Kemen PAn&RB/ES)


KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!