Kilas Berita:

Istilah Ujian Sekolah Dipertanyakan

Siswa slb di kebumen tengah mengerjakan soal ujian sekolah yang dibuat oleh pemprov jawa tengah. (Foto; Dasih D)
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Istilah ujian sekolah SD tahun ajaran 2013/2014, sejak Senin (19/05/2014), dipertanyakan para pengelola SD, SD Luar Biasa dan orang tua peserta ujian di Kebumen. Pasalnya, kendati dinamakan ujian sekolah namun pengadaan soalnya ternyata dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

" Ujian tiga mata pelajaran tersebut (Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam/IPA) terasa aneh. Disebut ujian sekolah namun soal berasal dari luar sekolah, sedangkan pihak sekolah tak diberi wewenang untuk membuatnya," ujar Kepala SLB Putra Manunggal Gombong, Suwati SPd, di ruang kerjanya, Senin (19/05/2014).

Diungkapkannya, soal ujian tiga mata pelajaran tersebut 30 persen dibuat oleh tim Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan 70 persen oleh tim Pemprov Jawa Tengah. Sedangkan proses pengadaan dan distribusinya oleh Pemprov Jawa Tengah.

"Mengingat soal dibuat oleh instansi pusat dan provinsi, kami berusaha tetap serius menyiapkan siswa seperti persiapan menghadapi ujian nasional," jelas Suwati.

Salah seorang wali siswa peserta ujian SD di Desa Kutosari Kecamatan/ Kabupaten Kebumen, Ny Mujiman (40), mengaku terkejut dengan penamaan ujian matematika, Bahasa Indonesia dan IPA bagi siswa SD dengan istilah ujian sekolah.

"Sepengetahuan kami, penentu kelulusan siswa pada ujian sekolah adalah pihak sekolah. berarti penamaan ujian sekolah bagi tiga mata pelajaran itu rancu. Untungnya, pihak sekolah maupun wali siswa di sekolah anak saya sudah menggembleng siswa seperti gemblengan menghadapi ujian nasional," ujar Ny Mujiman.

Sedangkan Ketua Forum Peduli Anak Kebumen, Yuliana Muhartanti SPd, menegaskan bahwa hanya ujian enam mata pelajaranlah yang layak disebut sebagai ujian sekolah yaitu Pendidikan Agama, PPKn, Ilmu Pengetahuan Sosial, Kesenian, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan serta muatan lokal, karena semua soalnya dibuat oleh sekolah.

"Untuk tahun depan sebaiknya sistem ujian sekolah SD lebih dimurnikan, pembuatan semua soal hendaknya oleh sekolah, agar tak membingungkan siswa," harap Yuliana.(Dwi/krjogja)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!