Kilas Berita:

Saring Bertahan Jual Bulu Unggas

Saring mampu bertahan sebagai pengepul bulu unggas (Foto : Dasih)
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Masih eksisnya industri pembuatan shuttlecock di sejumlah daerah sampai saat ini, ternyata memberikan berkah tersendiri bagi Saring (55), warga Desa Purwodeso Kecamatan Petanahan Kebumen. Sebab, usaha jual beli bulu unggas yang ditekuninya selama 30 tahun hingga kini bisa bertahan.

"Sekian lama menekuni usaha ini, jumlah pelanggan saya yaitu para pengepul bulu itik dan ayam dari berbagai desa di Kebumen, sudah mencapai puluhan orang. Adapun bulu yang terkumpul ini dibeli oleh 3 pabrik pembuatan shuttlecock di Tegal, Cilacap dan Solo," ujar Saring, saat dijumpai di Pasar Unggas 'Tamanharjo' Desa Tamanwinangun Kecamatan/Kabupaten Kebumen, Minggu (09/03/2014).

Saring kini menjadi satu-satunya pengepul bulu unggas di Purwodeso. Padahal di tahun 1990an di desa itu ada belasan orang yang menekuni usaha pengepulan bahan baku shuttlecock ini. "Para pengepul lainnya, sebagian ada yang sudah meninggal dan sebagian lainnya kini tak aktif mengepul bulu karena lanjut usia," jelas Saring. (Dwi/krjogja.com)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!