Kilas Berita:

Rasito Tewas Tenggelam di Sungai Luk Ulo

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Seorang warga Dusun Era, Desa Giritirto, Kecamatan Karangsambung, Kebumen ditemukan tewas setelah tenggelam di Sungai Luk Ulo, Jumat (7/3). Sehari sebelumnya, korban bernama Rasito (35) yang hendak menyeberang, terpeleset kubangan bekas galian pasir di sungai tersebut yang masuk wilayah Desa Wonotirto, Karangsambung.

Pencarian korban dilakukan warga bersama Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen. Para relawan PMI, RAPI juga ikut melakukan pencarian. Bahkan selain menggunakan perahu karet, pencarian dilakukan dengan melibatkan tim penyelam.

Setelah berjibaku dengan air, pencarian korban akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 10.45 WIB jasad korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Setelah dilakukan identifikasi dan pemeriksaan medis, jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Menurut Nardi (60), penambang pasir Sungai Luk Ulo yang menjadi saksi dalam kejadian itu, awalnya korban hendak menyeberang sungai. Tetapi dia terpeleset dan tenggelam di kedung bekas galian pasir yang memiliki kedalaman hingga enam meter.

"Saya sebenarnya berusaha menolong, tetapi tidak sanggup karena kedung cukup lebar dan dalam," ujarnya. (Supriyanto/SM/LK)

Diketemukan Terjepit Disela-sela Batu

Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, Rasito (35), warga Dusun Era, Desa Giritirto, Kecamatan Karangagyam, yang tenggelam di sungai Luk Ulo di Desa Wonotirto, Kecamatan Karanggayam Kamis (6/3) kemarin, akirnya diketemukan. Korban diketemukan pada Jum’at (7/3) pukul 10.50 WIB dengan kondisi sudah meninggal dunia. Korban terjepit disela-sela batu tak jauh dari lokasi pertama korban tenggelam.

Pencarian yang difokuskan sekitar jarak 10 m dari pertama kali korban tenggelam dipimpin langsung Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, dr Budi Satrio MKes. Dibantu Basarnas Cilacap, PMI, Sar Elang Perkasa, Banser NU, RAPI, Orari dan masyarakat setempat.”Pencarian ini sudah kami lakukan selama dua hari, sejak pertama korban dilaporkan tenggelam. Bahkan malam hari dengan dibantu masyarakat juga dilakukan penyelaman di satu titik tak jauh dari pertama korban tenggelam. Akhirnya di tempat itu korban diketemukan terjepit disela-sela batu dengan kedalaman air 7 meter,”kata dr Budi di lokasi kejadian.

Sejak pertama korban tenggelam, pencarian sengaja dilakukan dalam satu titik lokasi di Kedung Suru Desa Wonotirto Kecamatan Karanggayam, berjarak 10 meter dari lokasi pertama korban tenggelam. Alasannya, karena kedung itu cukup dalam, berkedalaman sekitar 7 meter. Korban diperkirakan tidak kemana-mana, karena kondisi air sungai Lukulo sekarang sedang surut, sehingga tidak mungkin korban hanyut ke lokasi lain.”Sekalipun hanyut ke lokasi lain pasti korban sudah diketemukan. Ternyata dugaan itu benar, korban diketemukan di lokasi tersebut, diketemukan terjepit disela-sela batu oleh tim penyelam,”terang Kasi Penanganan Kedaruratan Bencana Arif Rahmadi S Sos saat dilokasi kejadian, sembari mengatakan setelah dilakukan identivikasi pihak berwenang, korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.
Sekertaris Desa Giritirto, Kecamatan Karangagyam Mukhlan menuturkan, penyebab tenggelamnya korban, disamping korban tidak bisa berenang, setelah dia terpleset dan jatuh langsung hanyut ke dalam kubangan bekas penambangan pasir. Kubangan itu tampak dangkal apabila dilihat dari permukaan. Namun setelah diselami kedalamannya mencapai 7 meter.
Ia menyebutkan, Sungai Luk Ulo sering memakan korban, bukan pada saat banjir. Tapi seringnya memakan korban pada saat sungai keadaan dangkal atau musim kemarau. “Rata-rata mereka terjebak dalam kubangan bekas penambangan pasir yang bisa mencapai kedalaman 10 meter,”pungkasnya. (har/bdg/radarbanyumas)


=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!