Kilas Berita:

Konflik Tanah, Pendopo Balai Desa Dibongkar

MIRIT (www.beritakebumen.info) - Pemerintah Desa Wiromartan Kecamatan Mirit telah melakukan beberapa kali perundingan dengan warga terkait tukar guling tanah warga yang digunakan sebagai Pendopo Balai Desa. Namun karena tidak mencapai sepakat, akhirnya Pendopo Balai Desapun dibongkar, Senin (3/3).

Tanah Pendopo Balai Desa Wiromartan berdiri di atas tanah milik warga sebagai ahli waris bernama Wardani (57). Karena tanahnya digunakan sebagai Pendopo Balai Desa, pihak pemerintah desa memberi lahan garap tanah kas desa. Tukar guling tanah ini sudah berjalan sejak puluhan tahun yang lalu. Saat ini Wardani berubah pikiran. Dia ingin mengembalikan tanah garapan itu ke desa dan meminta kembali tanah yang digunakan sebagai Pendopo Balai Desa.

Kedua belah pihak sudah sering melakukan musyawarah, namun belum bisa menempuh kesepakatan. Pemerintah Desa Wiromartan akhirnya mempersilahkan untuk mengembalikan tukar guling tanah itu. Karena bangunan Pendopo Balai Desa dibangun atas dana pemerintah dan telah menjadi aset desa, pihak desa menginginkan bangunan diganti.”Kami menginginkan bangunan itu diganti. Namun Wardani tidak mau mengganti, terpaksa bangunan kami bongkar,” kata Kepala Desa Wiromartan, Widodo Sunu Nugroho SP, ditemui saat pembongkaran, Senin (3/3).

Menurutnya, material bangunan yang dibongkar itu akan digunakan untuk kepentingan desa. Puing-puing yang tidak bisa digunakan rencananya akan digunakan untuk urug jalan. “Sementara material bangunan yang masih bisa digunakan, seperti kayu dan genteng akan disimpan. Nantinya akan digunakan untuk membangunan pendopo kembali setelah mendapat kepastian tempat dan ada dananya,” terangnya.

Dia mengaku, pembongkaran dilakukan sejak Minggu (2/3). Setiap hari sedikitnya melibatkan 50 warga bergotong royong melakukan pembongkaran secara bergantian. “Kami merencanakan, satu minggu selesai pembongkaran,”tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, sekelompok masyarakat desa beberapa bulan yang lalu telah melakukan pengrusakan dan menyegel Pendopo Balai Desa Wiromartan. Menurut Kepala Desa, Widodo Sunu Nugroho, penyebab tindakan anarki itu dipicu oleh orang yang berusaha memprovokasi pemilik tanah yang selama ini digunakan sebagai pendopo balai desa. (har/bdg/radarbanyumas)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!