Kilas Berita:

Digrebek Polisi, Seorang Penjudi Tertembak

SRUWENG (www.beritakebumen.info) - Penggrebekan lokasi perjudian oleh aparat Polsek Sruweng, Kebumen di Dusun Soka Lor, Desa/Kecamatan Sruweng, Jumat (28/2) petang menyisakan masalah. Hal itu dipicu oleh seorang dari tiga penjudi mengalami luka tembak di bagian rahang akibat tertembus timah panas anggota polisi.

Sempat dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng, pelaku bernama Nasikhin (50) warga RT 01 RW 03 Desa/Kecamatan Sruweng dirujuk ke RSUD Margono Purwokerto karena mengalami luka cukup parah. Sedangkan dua pelaku lain yakni Sugeng Riyadi (38) warga Desa Klapagada RT 02 RW 01, Kecamatan Sruweng dan Wantarto (47) warga RT 01 RW 04 Desa/Kecamatan Sruweng ditahan di Mapolres Kebumen. Barang bukti yang disita polisi plastik bekas pupuk untuk alat duduk, kartu remi 52 keping dan uang tunai Rp 199.000.

Malam hari pascapenggrebekan, puluhan warga desa menggeruduk Mapolsek Sruweng untuk meminta penjelasan terkait penembakan oleh aparat kepolisian. Warga menilai penembakan aparat kepolisian dalam penggerebekan judi keterlaluan. Warga menuntut agar polisi yang melakukan penembakan tersebut dipecat.

"Mereka itu bukan perampok atau teroris yang harus ditembak saat ditangkap," ujar Agus (27) warga Sruweng.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula saat enam anggota Polsek Sruweng yang dipimpin Kanit Reskrim Aiptu Sugiono menggrebek arena perjudian di belakang rumah warga sekitar 16.30 WIB. Di lokasi tersebut petugas mendapati tiga orang yang sedang berjudi kartu remi yakni Sugeng (38), Wantarto (47) dan Nasikhin (52).

Melarikan Diri?

Saat dimintai konfirmasi, Waka Polres Kebumen Kompol Hendro Purwoko menjelaskan, pada saat penangkapan tersangka Wantarto melarikan diri dan ditangkap oleh Briptu Yudi. Sebelum penangkapan Aiptu Sugiono memberikan tembakan peringatan ke atas sekali namun tersangka yang lain tetap lari. Pada saat kejadian tangan kiri Aiptu Sugiyono memegang tersangka Sugeng Riyadi dan tangan kanan memegang senjata api jenis revolver.

"Saat tersangka Nasikin berusaha lari, pundaknya menabrak tangan kanan Aiptu Sugiono. Sehingga senjata di tangan Aiptu Sugiono meletus mengenai dagu tersangka Nasikin sehingga luka-luka," ujar Kompol Hendro Purwoko menyebutkan Aiptu Sugiono diamankan Provost untuk dimintai keterangan terkait dengan dugaan meletusnya pistol yang dipegangnya saat penggrebekan judi, Sabtu (1/3).

Keterangan berbeda disampaikan oleh Suratno (42) yang mengaku saat kejadian berlangsung sedang memancing di sawah yang berjarak tiga meter dari lokasi perjudian. Dia menjelaskan ketiga warga itu memang sedang bermain kartu remi usai bekerja di pabrik genteng. Menurut dia, karena kaget dengan kedatangan petugas mereka bertiga terdiam dan tidak melarikan diri.

"Saya mendengar dua kali suara tembakan dan beberapa saat kemudian Nasikhin bersimbah darah dengan memegangi dagunya," ujarnya.
( Supriyanto / CN38 / Suaramerdeka )



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!