Kilas Berita:

Warga Keberatan Terminal Gombong Jadi Pasar Hewan

GOMBONG (www.beritakebumen.info) - Rencana Pemkab Kebumen yang akan menukar tempat Terminal Gombong dengan Pasar Hewan Purbowangi mendapat reaksi keras dari masyarakat sekitar. Dengan berbagai alasan, warga menyatakan tidak sepakat jika terminal bus itu akan dijadikan sebagai pasar hewan.

Warga yang keberatan khususnya dari RT 03 dan RT 04 RW 07 Desa Semanding, Gombong menggalang tanda tangan. Terdapat sekitar 50 warga yang bertanda tangan dengan diketahui Ketua RT 03 Marga Darwin, Ketua RT 04 Rudianto Leksono dan Ketua RW 07 Desa Semanding Markus Kuat.

Surat yang intinya berisi keberatan jika terminal bus dijadikan pasar hewan ditujukan kepada Bupati Kebumen Buyar Winarso.

Selain ditujukan kepada bupati, surat yang ditandatangani tokoh masyarakat Desa Semanding, Sutopo Hadi Sudarmo itu juga ditembuskan kepada ketua DPRD Kebumen, kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, kepala Bappeda, camat Gombong, Danramil Gombong, kepala Desa Semanding, dan kepala dese Selokerto.

Menurut Sutopo, sejumlah alasan melatar belakangi keberatan warga. Antara lain, letak Terminal Gombong berada di dalam kota yang semakin berkembang.

Jika pasar hewan ditempatkan di lokasi terminal bus, dikhawatirkan akan berdampak pada tata kota dan site plan yang kurang menguntungkan. Terlebih, terminal bus Gombong berada di lingkungan penduduk dan perumahan padat serta usaha perdagangan.

"Jika terminal bus dijadikan pasar hewan akan berdampak pada tingkat polusi yang disebabkan oleh kotoran hewan dan akan menganggu tingkat kenyamanan dan keindahan yang ada di lingkungan masyarakat," ujar Sutopo Hadi Sudarmo kepada Suara Merdeka, Kamis (13/2).

Lebih lanjut, Sutopo menyampaikan, dampak pasar hewan di perkotaan akan berpengaruh terhadap perkembangan perkotaan dan wilayah Gombong.

Sebaliknya, dia mengusulkan agar terminal bus Gombong untuk dimanfaatkan sebagai pengembangan pertokoan atau pun taman kota. Jika tidak bisa dimanfaatkan untuk terminal angkutan kota yang akan mengurangi kepadatan lalu lintas di Kota Gombong yang semakin semrawut.

"Apabila betul pasar hewan dipindahkan ke terminal bus, berarti mundur 10 tahun ke belakang. Pasalnya, sebelum dipindahkan ke Purbowangi, lokasi pasar hanya berjarak 300 meter dari terminal bus Gombong," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala UPT Terminal Kebumen Muhlisin melakukan sosialisasi tukar tempat pasar hewan dengan terminal bus Gombong kepada agen bus dan pedagang asongan.

Rencananya, pembangunan pasar hewan di Terminal Gombong akan dilaksanakan mulai April mendatang. Sedangkan pembangunan Terminal Gombong yang menempati Pasar Hewan Purbowangi akan dilaksanakan pada 2015 mendatang.
( Supriyanto / CN33 / Suaramerdeka)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!