Kilas Berita:

PCNU Kebumen Panen Perdana Kayu Jabon

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen panen perdana kayu jabon yang ditanam melalui Gerakan Nasional Kehutanan dan Lingkungan Hidup Nahdlatul Ulama (GNKL-NU). Panen dilakukan lebih cepat 1 tahun dari umur normal 5 tahun. Hal itu dilakukan untuk menepis isu kalau kayu jabon tidak laku dijual.

Hasil panen perdana kayu jabon sebanyak 26 meter kubik, dikirim ke pabrik pengolahan kayu di Magelang, Sabtu (8/2/2014) siang. "Kayu jabon 26 meter kubik itu, baru sebagian dari hasil panen perdana sebanyak 2.000 pohon," jelas Manajer GNKL-NU Kebumen, M Sudjangi.

Pengiriman perdana dilepas Staf Ahli Bupati Kebumen RAI Ageng Sulistyo Handoko, bersama Ketua Lazisnu PBNU KH Masykuri Malik, serta Ketua PCNU Kebumen Masykur Rozak dari halaman Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen.

Menurut Sudjangi, panen perdana dilakukan lebih cepat 1 tahun agar petani tidak resah oleh isu kalau kayu jabon tidak laku dijual. Isu itu juga membuat petani berniat membabat habis jabonnnya yang baru ditanam.

"Isu kami tepis dengan melakukan penebangan. Terbukti banyak pabrik pengolahan kayu yang tertarik dengan menawarkan harga yang tinggi, meski jabon yang ditebang masih berumur 4 tahun," tegas Sudjangi seraya mengatakan, karena masih belum cukup umur, penebangan dilakukan sebatas untuk penjarangan.

Dalam penanaman jabon, GNKL-NU menggandeng investor yang menyediakan bibit, menanggung biaya tanam dan biaya pemeliharaan selama 3 tahun. Penanaman dimulai sejak tahun 2009. Hingga kini, luas hutan rakyat yang ditanami jabon sudah sekitar 500 hektare dengan jumlah tanaman mencapai 250 ribu lebih. (Suk/krjogja)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!