Kilas Berita:

Angkut Penumpang, Pikap Langsung Disita

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Meski sudah ada larangan bagi kendaraan truk terbuka atau pikap untuk tidak mengangkut penumpang, namun di wilayah Kebumen masih kerap dijumpai truk pengankut barang atau pikap yang digunakan untuk mengangkut penumpang. Guna memberikan efek jera terhadap pelanggaran tersebut, Satlantas Polres Kebumen mulai tahun 2014 ini akan langsung menindak tegas kendaraan barang yang digunakan untuk mengangkut orang.

“Penindakan tegas kali ini akan kita lakukan dengan cara menyita secara langsung mobil pikap atau truk terbuka yang dipakai untuk mengangkut penumpang,” ujar Kapolres Kebumen AKBP Faizal SIK MH melalui Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Aron Sebastian SIK ,Selasa (25/2) diruang kerjanya.

Menurutnya, penggunaan kendaraan barang atau kendaraan terbuka untuk mengangkut penumpang merupakan tindakan membahayakan. Oleh sebab itu, kepada masyarakat Kebumen diharapkan untuk mencegah atau memperingatkan jika ada anggota keluarga yang mengangkut ataupun menjadi penumpang kendaraan truk terbuka seperti itu.

Aturan larangan tersebut, terang Aron, sebenarnya sudah diatur dalam UU Lalu Lintas No 22 Tahun 2009 tentang penggunaan angkutan barang untuk mengangkut orang. Bagi yang melanggar maka akan dituntut dengan ancaman penjara paling lama satu bulan dengan denda Rp 250 ribu. Sedangkan jika sampai terjadi kecelakaan lalu-lintas, maka pelanggar akan dikenai Pasal 311 UU Lalu Lintas Ayat 3 Tahun 2009 ,yakni tentang mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang.

Selain itu, apabila mengakibatkan kecelakaan lalu-lintas dengan korban luka ringan dan kerusakan kendaraan atau barang, maka pelanggar akan dituntut hukuman paling lama 4 tahun penjara dengan denda RP 8 juta. Tak hanya itu saja, kepada masyarakat Kebumen juga dihimbau agar membawa kelengkapan dan menggunakan pengaman saat berkendara. Salah satunya yang sangat penting dipakai pengendara sepeda motor,yakni dengan menggunakan helm SNI .

“Karena jika sudah menggunakan helm dan apabila terjadi kecelakaan, maka bisa mengurangi kemungkinan terjadinya luka berat pada tubuh pengendara. Helm sebenarnya adalah kebutuhan pengendara , bukan polisi, maka dari itu pakailah helm saat berkendara,”tandas Aron Sebastian.(ben/bdg/radarbanyumas)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!