Kilas Berita:

Angkut Imigran Gelap, Awak Kapal Dijanjikan Rp 30 Juta

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Seorang nahkoda dan satu anak buah kapal (ABK) yang mengangkut 26 imigran gelap asal Timur Tengah yang terdampar di Pantai Menganti, Kecamatan Ayah berhasil diamankan oleh aparat Polres Kebumen. Hingga Selasa (25/2) keduanya masih dalam pemeriksaan di Mapolres Kebumen.

Keduanya ialah Pendi (23) warga Desa Angkue, Kecamatan Bajuwe, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan dan Arman (28) warga Timbala, Kecamatan Bopina, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Adapun seorang lagi berinisial AB setelah terdampar di Desa Karangduwur berhasil melarikan diri.

"Saat ini, yang bersangkutan masih dalam pengejaran alias DPO," ujar Kapolres Kebumen AKBP Faizal melalui Kasubag Humas AKP Wasidi kepada suaramerdeka.com, Selasa (25/2).

Menurut keterangan Pendi yang sehari-hari tinggal Desa Mejelis, Sukabumi tersebut, kapal yang mengangkut 26 imigran gelap tersebut berangkat dari Pelabuhan Ratu, Rabu (19/2) sekitar pukul 01.00 WIB. Mereka rencananya menuju pulau Christmas Australia.

Apabila sampai tujuan mereka mengaku dijanjikan ongkos Rp 30 juta. Selain itu dia juga diberikan dana sebesar Rp 10 juta untuk operasional yakni untuk membeli bahan bakar minyak dan persiapan logistik untuk bekal dalam perjalanan.

Setelah perjalanan tiga hari tiga malam kapal tersebut sampai di perairan Australia namun ditangkap oleh tentara Australia. Selanjutnya seluruh penumpang dan ABK dipindah ke kapal tentara Australia. "Sedangkan kapal kayu yang kami pakai dari Pelabuhan Ratu diledakan oleh tentara Australia," ujar Pendi.

Setelah itu para penumpang dan ABK diantar ke perairan Indonesia dengan menggunakan kapal tentara Australia. Pasalnya Australia sudah tidak menerima pencari suaka lagi. Setelah dekat perairan Indonesia penumpang dan ABK dipindah ke perahu sekoci untuk kembali ke Indonesia, Senin (24/2) sekitar pukul 08.30 WIB.

Pada hari itu juga sekitar pukul 11.00 WIB, perahu skoci terombang-ambing di laut karena kehabisan bahan bakar. Sehingga akhirnya terdampar di Dukuh Karangjambe, Desa Karangduwur, Ayah. "Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap dua orang tersebut," imbuh Wasidi.
( Supriyanto / CN38 / Suaramerdeka )



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!