Kilas Berita:

Aksi Penolakan Alih Fungsi Terminal Gombong Jadi Pasar Hewan Meluas

GOMBONG (www.beritakebumen.info) - Penolakan warga terhadap rencana Pemkab Kebumen yang akan menjadikan Terminal Bus Gombong menjadi pasar hewan meluas. Jika sebelumnya, penolakan disampaikan warga Desa Semanding, Gombong, giliran warga Desa Selokerto, Kecamatan Sempor menentang rencana tersebut.

Upaya penolakan dilakukan dengan penggalangan tanda tangan. Hingga Jumat (21/2) total sudah terdapat 100 tanda tangan terkumpul. Terakhir warga dua RT di Desa Selokerto yang juga tinggal di sekitar terminal ikut membubuhkan tanda tangan.

Surat keberatan itu telah dilayangkan kepada Pemkab Kebumen melalui dinas instansi terkait mulai dari Bappeda, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Kantor Lingkungan Hidup dan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) serta Dinas Peternakan dan Kelautan Kebumen.

Sejumlah warga mempertanyakan kebijakan Pemkab Kebumen terkait alih fungsi terminal Gombong menjadi pasar hewan. Warga menilai, pembangunan pasar hewan di lokasi tersebut tidak masuk akal bahkan memicu kontroversi. Rencana pemkab itu sudah cukup meresahkan warga. "Kami berpikir bukan setahun dua tahun, tetapi jangka panjang," ungkap tokoh Desa Selokerto Wagiman (50).

Surat itu sekaligus menindaklanjuti surat keberatan serupa yang sudah dilayangkan kepada Bupati Kebumen Buyar Winarso sebelumnya. Pada intinya, surat itu meminta Pemkab melalui dinas instansi terkait meninjau ulang rencana pembangunan pasar hewan.

Banyak alasan, imbuh dia, yang membuat warga merasa perlu mengirimkan surat itu. Alih fungsi terminal Gombong menjadi pasar hewan akan berdampak dalam jangka panjang terhadap ribuan orang lainnya yang tinggal dan beraktifitas di sekitar lokasi terminal. "Dipastikan akan banyak yang terdampak secara langsung bila pembangunan pasar hewan jadi direalisasikan," ujarnya.

Tokoh Desa Semanding Sutopo HS menambahkan, ribuan orang bakal terdampak langsung terdiri atas pelajar sejumlah sekolah, karyawan pabrik di sekitar terminal Gombong. Dua sekolah yakni SMA Pius dan SMA PGRI serta pondok pesantren yang hanya berjarak 100 meter dari lokasi terminal.

Belum lagi sejumlah tempat usaha yang hanya berjarak 50 meter di lokasi. Antara lain pabrik cat, pabrik kacang, pabrik roti, pabrik, pabrik plastik, percetakan, yang setiap harinya mempekerjakan sekitar 450 karyawan.
( Supriyanto / CN26 / Suaramerdeka )



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!