Kilas Berita:

315 Anak di Kebumen Putus Sekolah

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sekitar 315 orang anak di Kabupaten Kebumen ditengarai putus sekolah dan tidak mengenyam pendidikan akibat keluarganya kurang mampu. Jumlah anak putus sekolah didapat dari hasil pendataan pendamping program penghapusan pekerja anak yang tersebar di wilayah Kecamatan Kebumen, Sangubanyu, Buluspesantren, Seruweng Adimulyo, Karanganyar, Buayan dan Rowokele.

“Namun dari jumlah 315 anak, Pemerintah baru bisa mengentaskan 90 anak saja untuk bersekolah,”terang Kartiko Nur Rakhmanto, petugas pendamping program penghapusan pekerja anak pada Disnakertransos Kebumen, Minggu (9/2).
Ratusan anak itu berasal dari keluarga ekonomi tak mampu, sehingga untuk bersekolah atau meneruskan pada tingkat pendidikan tidak memiliki biaya. Mereka rata-rata putus sekolah tingkat SD dan SMP, sehingga harus melanjutkan pendidikan.
Tindak lanjutnya, para petugas akan menanyakan kepada orang tua dan anak tersebut apa masih berminat untuk bersekolah. “Karena pemerintah kabupaten Kebumen akan mencarikan jalan keluar masalah biaya sekolahnya. Rencana anggaran tahun ini akan dapat menanggung 300 anak putus sekolah,”ujarnya.
Sementara itu, Kabid Pengawas Disnakertransos Kebumen Heri Purwanto SH menjelaskan, melalui program penghapusan pekerja anak pada Disnakertransos, seluruh anak putus sekolah akan dibiayai pemerintah.”Anggaran itu menggunakan dana APBN Pusat. Untuk tahun ini minimal 150 anak, kalau bisa lebih,”katanya (har/bdg/radarbanyumas)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!