Headlines News :
Home » , » Warga Tolak Penambangan Pasir Besi

Warga Tolak Penambangan Pasir Besi

Written By berita kebumen on 30 Mei 2012 | 07.03

MIRIT (www.beritakebumen.info) - Warga Desa Wiromartan, Kecamatan, Mirit, Kebumen kembali unjuk rasa menolak penambangan pasir besi. Aksi lanjutan tersebut melebar dari tuntutan awal yang mendesak pencabutan nota kesepahaman atau memorandum of Understanding (MoU) antara pihak desa dengan PT Mitra Niagatama Cemerlang (MNC).

Karena tuntutan tersebut tidak dipenuhi, warga melampiaskan dengan membubuhkan tanda tangan pencabutan mandat terhadap Kepala Desa Wiromartan, S Budiyono.

Namun demikian, Widodo Sunu Nugroho, warga Wiromartan yang memimpin jalannya aksi tersebut gagal meminta Sekdes Wiromartan, Gesrek R dan Camat Mirit Irfangi SSos sebagai saksi dalam berita acara yang sudah ditandatangani Marno (36) dan Paidi (40), warga Wiromartan tersebut.

Suasana tegang. Namun, aparat kepolisian yang dipimpin Wakapolres Kompol Agung Arisetyawan Adhi SH SIK sigap mengamankan jalannya aksi tersebut bersama personel TNI.

Massa yang merangsek hingga mendekati pintu masuk Balai Desa Wiromartan itu bisa dikendalikan. “Kami minta agar massa tidak berbuat anarkis,” tegas Wakapolres.

Aksi kemarin merupakan lanjutan dari unjuk rasa pada Kamis (24/5) lalu. Kali ini, warga Wiromartan yang datang ke balai desa lebih banyak.

Jumlahnya lebih dari 500 orang. Hasil pengumpulan tanda tangan warga di lokasi unjuk rasa terdapat 581 tanda tangan. Widodo Sunu Nugroho, yang juga aktivis LSM menandaskan, tanda tangan yang sudah dikumpulkan tersebut akan disampaikan ke bupati.

Massa membentangkan spanduk serta sejumlah poster yang mengecam penambangan pasir besi. Dalam aksi tersebut juga melibatkan anak-anak.

Negosiasi Buntu


Mereka menunggu hasil negosiasi antara perwakilan pengunjuk rasa dengan pihak desa. Negosiasi tersebut mengalami jalan buntu. Berulangkali terdengar suara gaduh dari pengunjuk rasa. Sesekali berorasi dan meneriakkan yel-yel.

Menurut Kades Wiromartan, S Budiyono, sedianya, kemarin dilaksanakan pertemuan dengan perwakilan dari masing-masing RT sebanyak 2 orang. Di desa setempat terdapat 8 RT, sehingga terdapat 16 orang. Namun, warga yang datang malah mencapai ratusan orang. “Terus terang kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi,” terangnya.

Widodo Sunu Nugroho menjelaskan, pengumpulan tanda tangan tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap Kades S Budiyono yang tidak mau menggubris tuntutan pengunjuk rasa. Selain menolak penambangan pasir besi, warga juga mendesak pihak desa mencabut MoU dengan PT MNC. Menurutnya, MoU antara pihak desa dengan perusahaan penambang pasir besi pada 4 Mei 2012 tersebut dinilai hanya sepihak, tanpa melibatkan warga. “Usir penambang pasir besi dan kembali ke proses awal lagi,” pintanya. Terpisah, Bupati H Buyar Winarso SE menjelaskan, penambangan pasir besi oleh PT Mitra Niagatama Cemerlang (MNC) di Mirit sudah berizin.

Selain di Wiromartan, rencana penambangan pasir besi juga dilakukan di Desa Lembupurwo, Tlogodepok, Mirit, Miritpetikusan dan Desa Tlogopragoto. Untuk kali pertama, penambangan pasir besi di Desa Wiromartan masih pada tahap uji coba. “Perizinan dan Amdal sudah sesuai prosedur yang berlaku, sehingga dijadikan acuan pemkab dalam mengambil kebijakan,” kata Bupati Buyar. (K5-53/suaramerdeka)



=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE
Share this post :
Comments
0 Comments

Poskan Komentar

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

 
Berita Kebumen : Tentang | Redaksi | Donatur | Iklan | TOS | Faq | Kontak
Copyright © 2009-2013. Berita Kebumen On Line - All Rights Reserved
Edited by BK Team Published by Berita Kebumen On Line
Supported by Google