Headlines News :

    Layanan Aspirasi dan Pengaduan Rakyat

    Layanan Aspirasi dan Pengaduan Rakyat
    Terdapat permasalahan pembangunan dan layanan publik di sekitar anda? Adukan semuanya di LAPOR! ========================================

    Galamanda Digital Printing


    Tujuh Pasar Tradisional Segera Dibangun

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pemkab Kebumen merencanakanmembangun tujuh pasar tradisional lagi, yakni pasar Kutowinangun, Demangsari, Giwangretno, Pasar Hewan Gombong, Sruni, Pasar Burung Gombong serta Pasar Petanahan. Saat ini ada 5 pasar tradisional masuk tahap pembongkaran dan relokasi pedagagn. Masing-masing pasar Tumenggungan dengan dana Rp 52 miliar, Pasar Prembun Rp 4 mi...liar, Pasar Karanganyar Rp 7 miliar, Pasar Jatisari Rp3,5 miliar, dan Pasar Tlogopragoto MiritRp 1,6 miliar.
    Sebelumnya, ada empat pasar tradisional dibangun yakni Alian, Ambal, Ayah dan Pasar Plumbon.
    "Mudah-mudahan hingga selesainya pembangunan pasar tradisional pada tahun ini bisa berjalan lancar," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kebumen, H Azam Fatoni SH MSi seperti dikatakan Kabid Pengelolaan Pasar Sigit Basuki S.Sos.
    Pihaknya mengaku merencanakan membangun 7 pasar tradisional lainnya pada 2013. Prosesnya baru pembuatan Detail Enginering Design (DED).
    Mengenai jumlah dananya belum diketahuijelas. Khusus untuk Pasar Petanahan yang ikut dibangun pada 2013, mengingat sempat ditolak sejumlah pedagang. Namun belakangan, pedagang menarik kembali penolakan itu.

    Tahun Berikutnya.

    Kini, pedagang Pasar Petanahan justru getol meminta kepada Pemkab agar pasartersebut dibangun.
    Sayangnya dana Rp 5 M yang sedianya digunakan untuk membangun Pasar Petanahan pada 2012 sudah ditarik ke kasdaerah. Akibatnya harus menunggu hinggatahun berikutnya.
    Bupati H Buyar Winarso SE mengemukakan, kebijakan yang diambil dalam pembangunana pasar tradisional tersebut sangat menggantungkan pedagang.
    Pasalnya, saat penemnpatan nanti pedagang tidak dipuntut biaya alias gratis. Hal itu berbeda dengan kebijakan daerah-daerah lain. Peran strategis pasar yakni sebagai wadah bagi UMKM, distribusi bahan pokok, indikator harga, sumber pendapatan asli daerah, dan interaksi sosial.
    Sigit Basuki menambahkan, gencarnya Pemkab membangun pasar tradisional itu untuk mengimbangi pasar modern yang tumbuh bak jamur di musim penghujan. Selain maningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, pembangunan pasar tersebut juga untuk meningkatkan daya saing.
    Perekonomian tradisional yang ada selama ini kondisinya sudah tua dan rusak, serta fasilitas umum kurang memadai, dan tingkat keamanan masih rendah. Karena itu, dalam pembangunan pasar tradisional tersebut dikonsep sedemikian kokoh dan apik. (K5-52/SM)


    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Perekaman E-KTP Baru 33 Persen

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Perekaman KTP Elektronik (E-KTP) saat ini baru mencapai 33 persen. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kebumen Ahmad Ujang S SH mengaku berat mencapai target 100 persen hingga batas waktu 30 September. Terlebih, jika kondisinya masih seperti sekarang ini yang hanya didatangi sekitar 20 orang perharinya. Tiga puluh tiga persen ...pemohon e-KTP itu berasal dari data kependudukan sebanyak 1.184.207 jiwa, sedangkan kuota nasional sebanyak 1.010.838 jiwa. Perekaman untuk kuota nasional 37,86 persen.
    "Paling nanti saat lebaran akan terjadi peningkatan berarti," kata Ujang didampingi Kasi Sarpras dan Pengelolaan Data Disdukcapil Kabupaten Kebumen, JatiPurnomo SSi MT, Kamis (31/5).
    Penanganan e-KTP diserahkan ke masing-masing kecamatan. Selanjutnya dijadwalkan di tiap desa. Disdukcapil hanya mencetak undangan. Wajib KTP yang sudah terdata mendatangi balai desa. Proses pembuatan e-KTP dengan pemotretan terlebih dulu. Selanjutnya tanda tangan, sidik jari, iris mata dan tanda tangan kedua serta sidik jari lagi.
    Berbagai permasalahan ditemukan di lapangan dievaluasi. Seperti data riil dari kecamatan yang tersendat masuk ke pusatakibat kerusakan satelit di sejumlah kecamatan. "Bagi kecamatan yang berhasil, kami beri waktu menularkan pengalamannya kepada kecamatan lain agar meniru," kata Ujang.
    Distribusi
    Empat kecamatan menyelesaikan perekaman, yakni Poncowarno, Sadang, Rowokele dan Karangsambung. Penyelesaian perekaman dimaksud yakni sudah mendistribusikan undangan kepada masing-masing wajib KTP. Namun masih ada yang belum perekaman karena sebagian tidak datagn, berada di perantauan atau pindah tempat tinggal.
    Di Rowokele, ada 11 ribu orang ternyata sebagian meninggal dunia masuk data wajib KTP. Selain itu memiliki data ganda. Belakangan diketahui ada wajib KTP yang ikut KK orang tuanya namun memiliki KK sendiri. Sementara nama yang masuk KK lain tersebut belum dicoret. Begitu juga yang meninggal dunia. Dari keterangan Camat Rowokele Drs Suwedi, jumlah wajibKTP di Rowokele 47.263 jiwa.
    Ujang berupaya melakukan percepatan dalam melaksanakan program e-KTP. Dispendukcapil juga mengirim petugas untuk belajar ke Wonosobo dan Purworejodalam melakukan integrasi antara KTP Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dengan Automated Fingerprint Identification System (AFIS).
    Menurutnya, dalam perubahan data yang sudah masuk itu tidak bisa dilakukan secara serta merta, sehingga perlu diintegrasikan dengan peralatan lain."Kami terus memonitoring secara rutin. Ini persoalan bersama, sehingga solusinya pun dilakukan secara bersama-sama pula," jelas Ujang. (K5-52/SM)

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Lowongan BNI Syariah Kantor Cabang Yogyakarta

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - BNI Syariah Kantor Cabang Yogyakarta, kembali membuka kesempatan bagi Anda yang ingin bergabung dengan perusahaan perbankan syariah ini untuk posisi Direct Sales/Sales KPR.

    Posisi: Direct Sales/Sales KPR
    Lokasi: Yogyakarta
    Persyaratan:

    * Pria/Wanita, dengan usia maksimal 30 tahun
    * Pendidikan minimal D3
    * Berpengalaman di bidang KPR / Sales Perumahan
    * Sehat jasmani dan rohani
    * Komunikatif, sanggup bekerja keras, bertanggung jawab dan jujur

    Bila Anda berhasil bergabung dengan perusahaan ini untuk posisi tersebut diatas, Perusahaan akan memberikan fasilitas Gaji tetap dan Insentif.
    Advertisement
    Bagi Anda yang merasa memenuhi persyaratan diatas, silahkan kirimkan lamaran lengkap dan CV Anda paling lambat tanggal 11 Juni 2012 ke alamat berikut:
    PT Bank BNI Syariah Kantor Cabang Yogyakarta
    Jl Kusumanegara 112 Yogyakarta



    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Lowongan PT. Bank Tabungan Negara (Persero)

    LOWONGAN (www.beritakebumen.info) - PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk bergabung dan mengisi 3 posisi karir.

    Syarat Umum

    * Pria/Wanita, Warga Negara Indonesia
    * Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama 2 (dua) tahun terhitung sejak diterima sebagai calon pegawai Bank BTN
    * Berpenampilan menarik, berbadan sehat, tinggi badan minimal 160 cm dan berat badan proporsional
    * Bersedia untuk ditempatkan di seluruh wilayah kerja PT. Bank Tabungan Negara (Perser) Tbk
    * Tidak memiliki hubungan keluarga dengan pegawai Bank BTN (ayah/ibu/kakak/adik)
    * Diutamakan mamapu mengoperasikan komputer, minimal Ms. Office
    * Diutamakan mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris baik lisan maupun tertulis

    Berikut ini adalah daftar lowongan dari PT. Bank Tabungan Negara (Persero):

    Supporting Staff
    * Usia maksimum 24 tahun (belum berulang tahun ke-25 per tanggal 01 Juni 2012)
    * Pendidikan D3 semua jurusan, IPK. Min 2,75 (skala 4,00)

    Officer Development Programm

    * WNI : Pria/Wanita, usia max. 27 tahun per tanggal 01 Juni 2012
    * Pendidikan S1/S2 dari PTN/PTS terkemuka dan memiliki reputasi baik, diutamakan dari jurusan :
    o Ekonomi (Perbankan, Akuntansi dan Studi Pembangunan)
    o Hukum (Perdata dan Pidana)
    o Ilmu Komputer / Manajemen Informatika / Teknik Informatika
    o Teknik (Sipil, Arsitektur, Elektro, Industri dan Pertanian)
    o Psikologi
    o Statistika
    o Kehumasan (Public Relation)
    * IPK min.3.00 (skala 4.00)
    * Diutamakan memiliki sertifikat TOEFL dengan skor min.500
    * Bersedia menjalani ikatan dinas selama 5 tahun terhitung sejak diangkat sebagai calon pegawai Bank BTN

    General Banking Staff
    * WNI : Pria / Wanita, usia max.25 tahun per tanggal 01 Juni 2012
    * Pendidikan S1, diutamakan dari jurusan :
    o Ekonomi (Perbankan, Akuntansi dan Studi Pembangunan)
    o Hukum (Perdata dan Pidana)
    o Ilmu Komputer / Manajemen Informatika / Teknik Informatika
    o Teknik (Sipil, Arsitektur, Elektro, Industri dan Pertanian)
    o Psikologi
    o Statistika
    o Kehumasan (Public Relation)
    * IPK min 3.00 (Skala 4.00)
    * Bersedia menjalani ikatan dinas selama 3 tahun terhitung sejak diangkat sebagai calon pegawai Bank BTN.

    Informasi dan Lamaran



    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    4 Perda Baru Kabupaten Kebumen

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) -Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kebumen, Senin (28/5) berhasil menetapkan 4 Peraturan Daerah (Perda) baru. Perda yang disahkan oleh Ketua DPRD Ir. Budi Hianto Susanto tersebut adalah Perda tentang pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan, Perda tentang retribusi tempat khusus parkir, pajak sarang walet serta retribusi rumah potong hewan.

    Penetapan 4 perda ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD di Gedung Dewan yang dihadiri oleh anggota eksekutif dan legislatif. Bupati Kebumen H. Buyar Winarso, SE nampak hadir dalam acara tersebut.

    Selain penetapan perda, dalam sidang dewan kali ini juga disampaikan 5 raperda tentang Rancangan Peraturan Daerah tentang pengendalian menara telekomunikasi, Raperda tentang Retribusi Pengendalian menara telekomunikasi, Raperda tentang bangunan gedung, Raperda atas perubahan peraturan daerah Retribusi izin mendirikan bangunan, serta raperda tentang izin usaha jasa konstruksi.

    Dalam sambutan bupati, disampaikan bahwa empat perda yang ditetapkan masing-masing memiliki latar belakang, dasar hukum serta tujuan. Sementara untuk lima raperda yang diajukan eksekutif diharapkan agar segera dibahas secara intensif oleh DPRD bersama dengan eksekutif sehingga dapat ditetapkan menjadi perda. (bk01/ratih)


    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Gelombang Tinggi Hambat Nelayan Kebumen

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Musim angin timur yang menyebabkan gelombang tinggi di perairan selatan Pulau Jawa, menyebabkan aktivitas nelayan di Kabupaten Kebumen menurun drastis. Meski saat ini sebenarnya sedang musim ikan bawal putih yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun kondisi gelombang tinggi menyebabkan banyak nelayan tidak berani melaut.

    Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kebumen, Saman mengatakan, sebagian besar kapal yang ada di wilayahnya adalah nelayan yang menggunakan kapal kecil berbobot di bawah 10 GT. Mereka mencari ikan tidak terlalu jauh dari garis pantai.

    "Namun karena gelombang di perairan sekitar pantai juga sudah cukup tinggi, banyak nelayan yang memilih tidak melaut," jelasnya, Senin (28/5).

    Disebutkan, dari sekitar 300 nelayan yang biasa menambatkan kapalnya di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasir, hanya sekitar 10-20 persen yang berani melaut. Itupun hanya dilakukan tidak terlalu lama, berangkat pada pagi dan kembali ke pantai sebelum pukul 12.00.

    Kondisi serupa juga dilakukan nelayan dikawasan Desa Karangduwur dan Argopeni. Seperti nelayan Pasir, kebanyakan nelayan di kedua desa ini juga memilih tidak melaut, karena kondisi laut yang terlalu berisiko bagi aktivitas penangkapan ikan.

    Dengan sedikitnya jumlah nelayan yang berani melaut, maka ikan hasil tangkapan nelayan turun hingga lebih dari separuh dari kondisi normal. Kondisi ini sudah berlangsung sejak sepekan terakhir.

    "Dalam kondisi normal, dalam satu kali melaut dengan kapal compreng, nelayan bisa mendapat 20-25 kilogram (kg) ikan bawal putih yang kalu dirupiahkan bisa bernilai Rp 2,5 juta hingga 3 juta. Tetapi karena gelombang tinggi, saat ini satu kapal hanya bisa mendapat 10 kg," jelasnya.

    Menurut Saman, kondisi ini mau tidak mau cukup menyulitkan nelayan dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Dia berharap, kondisi alam bisa segera berakhir sehingga aktivitas nelayan bisa kembali normal.

    Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Mas Pudjiono mengaku, kondisi cuaca di Samudra Hindia hingga saat ini memang masih sangat beresiko bagi aktivitas nelayan. (republika)



    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Warga Tolak Penambangan Pasir Besi

    MIRIT (www.beritakebumen.info) - Warga Desa Wiromartan, Kecamatan, Mirit, Kebumen kembali unjuk rasa menolak penambangan pasir besi. Aksi lanjutan tersebut melebar dari tuntutan awal yang mendesak pencabutan nota kesepahaman atau memorandum of Understanding (MoU) antara pihak desa dengan PT Mitra Niagatama Cemerlang (MNC).

    Karena tuntutan tersebut tidak dipenuhi, warga melampiaskan dengan membubuhkan tanda tangan pencabutan mandat terhadap Kepala Desa Wiromartan, S Budiyono.

    Namun demikian, Widodo Sunu Nugroho, warga Wiromartan yang memimpin jalannya aksi tersebut gagal meminta Sekdes Wiromartan, Gesrek R dan Camat Mirit Irfangi SSos sebagai saksi dalam berita acara yang sudah ditandatangani Marno (36) dan Paidi (40), warga Wiromartan tersebut.

    Suasana tegang. Namun, aparat kepolisian yang dipimpin Wakapolres Kompol Agung Arisetyawan Adhi SH SIK sigap mengamankan jalannya aksi tersebut bersama personel TNI.

    Massa yang merangsek hingga mendekati pintu masuk Balai Desa Wiromartan itu bisa dikendalikan. “Kami minta agar massa tidak berbuat anarkis,” tegas Wakapolres.

    Aksi kemarin merupakan lanjutan dari unjuk rasa pada Kamis (24/5) lalu. Kali ini, warga Wiromartan yang datang ke balai desa lebih banyak.

    Jumlahnya lebih dari 500 orang. Hasil pengumpulan tanda tangan warga di lokasi unjuk rasa terdapat 581 tanda tangan. Widodo Sunu Nugroho, yang juga aktivis LSM menandaskan, tanda tangan yang sudah dikumpulkan tersebut akan disampaikan ke bupati.

    Massa membentangkan spanduk serta sejumlah poster yang mengecam penambangan pasir besi. Dalam aksi tersebut juga melibatkan anak-anak.

    Negosiasi Buntu


    Mereka menunggu hasil negosiasi antara perwakilan pengunjuk rasa dengan pihak desa. Negosiasi tersebut mengalami jalan buntu. Berulangkali terdengar suara gaduh dari pengunjuk rasa. Sesekali berorasi dan meneriakkan yel-yel.

    Menurut Kades Wiromartan, S Budiyono, sedianya, kemarin dilaksanakan pertemuan dengan perwakilan dari masing-masing RT sebanyak 2 orang. Di desa setempat terdapat 8 RT, sehingga terdapat 16 orang. Namun, warga yang datang malah mencapai ratusan orang. “Terus terang kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi,” terangnya.

    Widodo Sunu Nugroho menjelaskan, pengumpulan tanda tangan tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap Kades S Budiyono yang tidak mau menggubris tuntutan pengunjuk rasa. Selain menolak penambangan pasir besi, warga juga mendesak pihak desa mencabut MoU dengan PT MNC. Menurutnya, MoU antara pihak desa dengan perusahaan penambang pasir besi pada 4 Mei 2012 tersebut dinilai hanya sepihak, tanpa melibatkan warga. “Usir penambang pasir besi dan kembali ke proses awal lagi,” pintanya. Terpisah, Bupati H Buyar Winarso SE menjelaskan, penambangan pasir besi oleh PT Mitra Niagatama Cemerlang (MNC) di Mirit sudah berizin.

    Selain di Wiromartan, rencana penambangan pasir besi juga dilakukan di Desa Lembupurwo, Tlogodepok, Mirit, Miritpetikusan dan Desa Tlogopragoto. Untuk kali pertama, penambangan pasir besi di Desa Wiromartan masih pada tahap uji coba. “Perizinan dan Amdal sudah sesuai prosedur yang berlaku, sehingga dijadikan acuan pemkab dalam mengambil kebijakan,” kata Bupati Buyar. (K5-53/suaramerdeka)



    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    PNPM Kecamatan Sruweng Dinilai Berhasil

    SRUWENG (www.beritakebumen.info) - PNPM yang berjalan sejak tahun 2009 di Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, cukup berhasil dalam penanggulangan kemiskinan di wilayah tersebut. Meski begitu, dana PNPM belum terserap 100 persen. Bahkan ada tunggakan pinjaman sebesar Rp 25 juta.

    Camat Sruweng Mulyadi SH, Selasa (29/5), mengungkapkan, keberhasilan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan di wilayahnya antara lain, mengurangi rumah tidak layak huni dengan program pemugaran rumah tidak layak huni keluarga miskin yang semula jumlahnya sebanyak 1.336 unit.

    Selain itu, memperlancar mobilitas warga pedesaan dengan membangun jembatan sepanjang 21 meter di 2 desa, jalan rabat beton 20.092 meter di 14 desa, perkerasan jalan 3.200 meter di 4 desa, dan talud jalan 896 meter di 6 desa. Serta membangun saluran irigasi 3.300 meter dan drainase 4.387 meter di sejumlah desa.

    "PNPM juga menyentuh pendidikan dengan membangun gedung pendidikan anak usia dini dan TK di 20 desa, serta gedung kesehatan desa di 6 desa. Demikin pula pelatihan ketrampilan ekonomi yang dilakukan di semua desa di Kecamatan Sruweng yang berjumlah 21 desa," ungkap Mulyadi seraya mengatakan 6.128 KK di wilayahnya masih tergolong keluarga miskin.

    Hanya saja diakui, dana PNPM belum terserap 100 persen karena masih ada Rp 400 juta yang masih tersimpan di bank. Mulyadi juga prihatin ada tunggakan pinjaman sebesar Rp 25 juta di sejumlah kelompok SPP di Desa Sidoharjo, Tanggeran, Pandansari, dan Penusupan.

    "Kami berharap semua desa merencanakan dan melaksanakan kegiatan dengan baik agar penanggulangan kemiskinan bisa berhasil dengan baik," tegas Mulyadi kepada seluruh kepala desa yang hadir di Balai Desa Sruweng saat penyerahan bantuan sosial dari dana surplus simpan pinjam kelompok perempuan (SPP) untuk memugar 21 rumah tidak layak huni yang tersebar di 19 desa, dan santunan kepada 84 jompo dari keluarga miskin yang ada di 21 desa.

    Pugar 21 Rumah Tidak Layak Huni

    Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, memugar 21 rumah tidak layak huni dengan dana surplus simpan pinjam kelompok perempuan (SPP). Surplus SPP juga dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk santunan kepada para jompo dari keluarga miskin.

    Rumah yang akan dipugar tersebar di 19 desa. Setiap rumah mendapat bantuan Rp 4 juta. Sedangkan santunan sebesar Rp 150 ribu setiap jompo, diberikan kepada 84 jompo yang ada di 21 desa. Penyerahannya dipusatkan di Balai Desa Sruweng, Selasa (29/5).

    "Dana pemugaran rumah diberikan sebagai stimulans untuk membantu masyarakat yang siap gotong royong," jelas Camat Sruweng Mulyadi SH seraya mengatakan, jumlah rumah tidak layak huni di wilayahnya tercatat masih 1.336 unit.

    Menurutnya, tahun ini jumlah rumah yang dipugar serta jumlah jompo yang menerima santunan, jauh lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu, hanya 10 rumah yang dipugar, dan 63 jompo yang diberi santunan. (Suk/krjogja)



    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Sisa BOS Harus Dikembalikan, Yang Kurang Belum Turun

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sisa dana bantuan operasional sekolah (BOS) Kabupaten Kebumen tahun 2011 sebesar Rp 1,6 miliar harus dikembalikan ke kas daerah. Sejumlah sekolah penerima dana BOS tersebut harus mengembalikan sisa dana BOS tahun 2011 yang belum terpakai. Jumlah nilai dana BOS 2011 Kabupaten Kebumen adalah Rp 73 miliar.

    Kewajiban pengembalian sisa dana BOS tersebut diakibatkan oleh adanya perbedaan tahun anggaran antara sekolah dengan pemerintah. Dimana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (APBS) berakhir sesuai tahun ajaran sedangkan APBD/APBN selesai pada akhir tahun. Dana yang wajib dikembalikan setiap sekolah bervariasi

    Manajer BOS Kabupaten Kebumen yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kebumen, Drs HM Priyono MMPd menjelaskan, karena pencairan BOS melalui APBD kabupaten maka sekolah diminta mengembalikan BOS ke kas daerah. Ia menambahkan, pengembalian dana BOS tidak akan mengganggu program sekolah yang bersangkutan. Sekolah yang belum menyelesaikan program di tahun 2011, bisa melanjutkan dengan menggunakan dana BOS 2012 yang saat ini sudah turun ke masing-masing sekolah penerima.

    “Dana BOS yang sudah ditarik nantinya juga akan dikembalikan kepada sekolah penerima BOS di tahun anggaran 2012 tanpa dikurangi,” ujar Priyono.

    Belum Terima BOS

    Sementara itu, rupanya ada pula sekolah swasta dibawah Kemenag yang belum menerima kekurangan dana BOS tahun 2011. Saat pihak sekolah meminta kekurangan dana tersebut, pihak yang diminta tidak bisa memberikan dana itu dengan alasan telah tutup tahun. Alasan lain karena banyak sekolah yang menerima BOS lebih belum mengembalikan.

    Pihak sekolah sangat berharap dana tersebut bisa cair karena sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan program-program pendidikan di sekolah. Apalagi, sebelumnya, dana BOS sempat tidak turun karena kesalahan petugas memasukkan nomor rekening sekolah tersebut. (bk01/sm)


    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Seluruh CPNS Diklat Secara Bertahap

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - 346 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kabupaten Kebumen wajib mengikuti diklat Prajabatan. Diklat seluruh CPNS yang terbagi dalam 9 angkatan tersebut dilakukan secara bertahap. Diklat angkatan 1 berlangsung berlangsung mulai Senin (28/5) di Balai Pelatihan Teknis Profesi Kesehatan (BPTPK) Gombong.

    Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kebumen Drs Frans Haidar MPA bersama Kabid Diklat Drs Sunaryo menjelaskan, Diklat Prajabatan tahun 2012 menuntaskan seluruh CPNS yang ada di Kabupaten Kebumen. Seluruh CPNS wajib lulus Diklat Prajabatan sehingga memiliki kompetensi ketika diangkat menjadi PNS.

    Diklat Prajabatan untuk golongan 1 dan 2 berlangsung selama 17 hari efektif, sedang untuk golongan 3 berlangsung selama 21 hari efektif. CPNS yang saat ini mengikuti diklat tersebut terdiri dari formasi honorer golongan 1 sebanyak 2 orang, 134 orang formasi honorer golongan 2, 83 orang formasi umum golongan 2, dan 127 orang dari formasi umum golongan 3.

    Frans berharap para CPNS tersebut dapat menjadi agent of change atau agen perubahan menuju good governance. (bk01/kr)




    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Tersedak Jajanan, Adi Tewas

    ilustrasi
    ADIMULYO (www.beritakebumen.info) - Adi Mulyanto (13) seorang pelajar sekolah dasar (SD) di Kecamatan Adimulyo Kebumen meninggal dunia akibat tersedak jajanan yang ia makan. Peristiwa tersebut terjadi Jumat (25/5) sekitar pukul 10.00 wib.

    Sebelumnya korban bersama temannya membeli jajanan di depan sekolah. Ia kemudian membawa dan memakan jajanan tersebut di dalam kelas. Setelah dimakan, korban mengalami muntah-muntah dan tersedak. Supryanto (13) teman korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada gurunya. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Skit PKU Muhamadiyah, namun oleh Tim medis disarankan ke RSUD Kebumen. Malang nasibnya, saat dalam perjalanan menuju RSUD korban meninggal dunia.

    Tim Medis Polsek Adimulyo yang datang ke lokasi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban langsung dipulangkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (bk01/reskbm)


    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Taman Kota dan Taman Lalu Lintas Kebumen Diresmikan

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Dua taman baru yang terletak di satu lokasi diresmikan oleh Bupati Kebumen H. Buyar Winasrso SE, Jumat (25/5). Dua taman yang dibangun di Jl. Ahmad Yani, di bekas terminal bus lama Kebumen, adalah Taman Kota Jenderal H.M Sarbini dan Taman lalu Lintas Kota Kebumen.

    Peresmian diawali dengan jalan santai dari alun-alun Kebumen bersama Bupati Kebumen, Kapolres Kebumen, Dandim 0709 Kebumen dan Pimpinan daerah lainya. Atraksi yang dilakukan oleh anak-anak TK Gemala Bhayangkari disuguhkan kepada para tamu undangan sebelum acara peresmian dimulai. Sejumlah siswa SMA, SMP, SD dan murid-murid TK turut pula dilibatkan untuk meramaikan acara peresmian tersebut.

    Adapun maksud dan tujuan taman lalu lintas tersebut sebagai bentuk Study Action Plain bagi anak dalam rangka pembekalan pembekalan dari aspek pendidikan dini juga sebagai wadah untuk memeberikan pendidikan dan pemahaman, sekaligus tempat bermain bagi anak-anak, sebagai generasi penerus bangsa terutama dalam meningkatkan disiplin berlalu lintas dengan metode belajar sambil bermain, dan belajar sambil bergembira.

    Taman Kota dihiasi dengan air mancur dengan dikelilingi lampu berwarna untuk ruang publik yang digunakan untuk bersantai bersama keluarga serta dilengkapi dengan perpustakaan serta arena dalam bermain.

    Kapolres kebumen AKBP Heru Trisasono SIK MSi menambahkan, taman lalu lintas ini adalah sebagai sarana untuk sosialisai mengenai etika dalam berlalu lintas yang benar dijalan raya sehingga masyarakat yang mengunjungi taman lalu lintas ini dapat mengerti cara berkendara yang benar yang tujuan akhirnya mereka akan tertib berlalu lintas, tidak terjadi pelanggaran dan dapat menekan angka kecelakaan jika semua pengendara kendaraan bermotor tertib dan patuh. (bk01/humas/reskbm)


    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Tolak Penambangan Pasir Besi, Warga Tuntut MoU Dicabut

    MIRIT (www.beritakebumen.info) - Ratusan warga mendatangi lokasi penambangan pasir besi di Desa Wiromartan, Kecamatan Mirit, Kebumen, Kamis (24/5). Aksi tersebut menyusul tidak adanya kesepakatan pertemuan dengan pengunjuk rasa yang meminta pencabutan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara pemerintah desa dengan PT Mitra Niagatama Cemerlang (MNC).

    Spanduk dan poster yang berisi kecaman terhadap penambangan pasir besi dibentangkan sembari melantunkan lagu “Iwak Peyek” yang dipelesetkan. Antara lain “MoU tidak sah”, Warga Menolak Penambangan Pasir Besi”, dan “Jangan Rusak Lahan Penghidupan Kami”. Sebelum mendatangi lokasi penambangan pasir besi yang sudah terdapat alat berat, warga berorasi di Balai Desa Wiromartan.

    Satu mobil pikap yang membawa pengeras suara diparkir di halaman balai desa yang diberi batas tali rafia itu. Petugas dari kepolisian dan TNI mengamankan jalannya unjuk rasa. Demonstrasi itu diwarnai dengan aksi teatrikal dan pembakaran keranda. Perwakilan pengunjuk rasa berorasi secara bergantian. Mereka kemudian dipertemukan dengan Kepala Desa Wiromartan, S Budiyono beserta perangkat desa setempat.

    Namun, dalam pertemuan antara pengunjuk rasa dengan pihak desa itu belum ada titik temu. “Pertemuan tersebut akan dilanjutkan pada Selasa mendatang,” kata Widodo (32), warga Wiromartan.

    Ziarah Leluhur

    Usai bertemu Kades Budiyono, para pengunjuk rasa lantas mendatangi lokasi penambangan pasir besi, yang berada sekitar 0,5 km dari Balai Desa Wiromartan. Kemudian berziarah ke makam leluhur desa setempat.

    Kepala Desa Wiromartan S Budiyono mengemukakan, pertemuan yang dilanjutkan pada Selasa (29/5) itu dengan mengundang perwakilan tiap RT, yang masing-masing sebanyak 2 orang. Di Desa Wiromartan terdapat 8 RT. Ia menganggap aksi yang dilakukan warganya merupakan hal biasa.

    “Pengambilan pasir besi di desa kami hanya untuk sample saja. Jadi, jika hasilnya baik, maka bisa diteruskan,” katanya.

    Penambangan yang dilakukan PT MNC itu pun belum ada MoU. Kerja sama baru sebatas antara pemilik lahan dengan pihak perusahaan. Lokasi penambangan berada di tanah warga seluas 2 hektare. Tanah tersebut disewakan, bukan dijual.

    Camat Mirit Irfangi SSos menjelaskan, pengambilan pasir besi di Desa Wiromartan itu bukan berarti sudah dimulai penambangan, mengingat baru sebatas uji coba. Pihaknya pun hanya memfasilitasi.

    Penambangan pasir besi di Kecamatan Mirit rencananya berada di 6 desa. Selain di Wiromartan juga di Desa Lembupurwo, Tlogodepok, Mirit, Miritpetikusan, dan Tlogopragoto. Untuk pertama kalinya, lokasi yang dipilih berada di Desa Wiromartan. (K5-84/suaramerdeka)

    -------------------------------------------------------
    Penambangan pasir besi di Desa Wiromartan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, menuai aksi penolakan dari warga yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Miromartan (Pawiro). Mereka menuntut kepala desa membatalkan MoU dengan PT Mitra Niagatama Cemerlang (PT MNC) selaku pemegang izin usaha pertambangan (IUP).

    Aksi yang digelar di balai desa setempat, Kamis (24/5), diikuti kaum laki-laki dan perempuan ibu rumah tangga. Bahkan tidak sedikit yang membawa anak-anaknya. Aksi berjalan tertib dengan pengamanan dari anggota TNI dan Polri.

    Aksi mereka dipicu aktivitas penambangan yang sudah dimulai dengan penggalian menggunakan alat berat excavator. Padahal sejak awal, mereka tidak setuju karena penambangan pasir besi akan merusak lingkungan. Serta menciptakan banyak pengangguran karena buruh tani menjadi tidak bisa bekerja.

    Menurut koordinator aksi, Sartu, penentuan lokasi penambangan juga tidak mempunyai dasar hukum. Pasalnya, Perda Nomor 9 Tahun 1998 tentang rencana umum tata ruang wilayah Kabupaten Kebumen, tidak menyebutkan wilayah pesisir Kecamatan Mirit sebagai kawasan pertambangan.

    Disinggung pula analisis dampak lingkungan yang disusun PT Geocita Teknologi Mineral UPN Yogyakarta pada tahun 2010 yang mengacu UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang pengelolaan lingkungan hidup. Padahal seharusnya menggunakan UU Nomor 23 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

    "Dengan begitu, Amdal harus dibatalkan. Secara otomatis IUP juga batal," tandas Sartu. (Suk/krjogja)
    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Pengumuman Penerimaan IPDN 2012


    KEMENTERIAN DALAM NEGERI
    REPUBLIK INDONESIA

    P E N G U M U M A N
    NOMOR: 892.1/1733 A/SJ

    Dengan hormat diberitahukan bahwa Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada Tahun Ajaran 2012/2013 membuka kesempatan bagi putera/puteri Warga Negara Republik Indonesia untuk mengikuti Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (Diploma IV), pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
    Adapun ketentuan penerimaan Calon Praja IPDN Tahun Ajaran 2012/2013, adalah sebagai berikut:

    SYARAT DAN TATA CARA PENDAFTARAN

    1. Persyaratan Pelamar/Calon Peserta Seleksi, meliputi:

    a. Warga Negara Indonesia;
    b. Usia Pelamar/Peserta Seleksi umum maksimal 21 (dua puluh satu) tahun per 21 Mei 2012 dan Peserta Seleksi PNS Tugas Belajar berumur Maksimal 24 (dua puluh empat) tahun per 21 Mei 2012 dan mempunyai masa kerja menjadi PNS minimal 2 (dua) tahun;
    c. Tinggi badan peserta seleksi PRIA MINIMAL 160 CM dan WANITA MINIMAL 155 CM;
    d. Tahun Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) pendaftar, yaitu tahun 2010, 2011 dan 2012;
    e. Nilai rata-rata Ijazah/STTB SMA/MA minimal 7,00 (tujuh koma nol nol);
    f. Tidak bertato atau bekas tato dan bagi peserta seleksi pria tidak ditindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya kecuali karena ketentuan agama/adat;
    g. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak sesuai dengan unsur pemeriksaan kesehatan;
    h. Bagi Pendaftar yang masih duduk di kelas XII pada tahun 2012, dapat mendaftarkan diri dengan menyertakan surat keterangan yang ditandatangani dan disahkan oleh Kepala Sekolah, yang menyatakan bahwa yang bersangkutan masih duduk di kelas XII, atau menggunakan surat keterangan tanda lulus Ujian Nasional yang ditandatangani dan disahkan oleh Kepala Sekolah;
    i. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian tingkat Kabupaten/Kota setempat;
    j. Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)/Puskesmas Pemerintah setempat;
    k. Surat Pernyataan belum pernah menikah/kawin, hamil/melahirkan dan sanggup tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan yang diketahui orang tua/wali dan disahkan Kepala Desa/Lurah setempat, yang dinyatakan secara tertulis, ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-.
    l. Surat Pernyataan bersedia mentaati Peraturan Kehidupan Praja dan bersedia mengembalikan seluruh biaya
    pendidikan yang telah dikeluarkan pemerintah dikarenakan mengundurkan diri, diberhentikan dan/atau melanggar peraturan pendidikan dan diketahui oleh orang tua/wali, yang dinyatakan secara tertulis, ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-.
    m. Surat Pernyataan siap diberhentikan tanpa menuntut dimuka pengadilan melalui PTUN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi maupun menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan dan
    pengeroyokan, dan melakukan tindakan asusila, berdampak hukum atau tidak, yang dinyatakan secara tertulis dan ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-.;

    2. Persyaratan Lainnya, meliputi:

    a. Fotocopy Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;
    b. Pasphoto berwarna menghadap kedepan dan tidak memakai kacamata, ukuran 3 x 4 cm sebanyak 6 (enam) lembar, dan 4 x 6 cm sebanyak 4 (empat) lembar;
    c. Foto ukuran post card (4R) yang menampilkan postur seluruh tubuh, dari ujung kepala sampai ujung kaki, posisi sikap sempurna, dengan pakaian putih lengan pendek dan celana panjang warna hitam bagi peserta pria, wanita menyesuaikan, sebanyak 1 (satu) lembar;
    d. Menyerahkan berbagai surat pernyataan yang telah ditentukan;
    f. Syarat pendaftaran disusun rapi dan dimasukkan kedalam stofmap berwarna biru bagi pelamar pria dan stofmap berwarna merah bagi pelamar wanita.

    3. Tempat dan Waktu Pendaftaran:

    * Tempat Pendaftaran:
    Pendaftaran dilakukan oleh peserta seleksi Calon Praja IPDN di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
    * Waktu Pendaftaran:
    Pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 21 Mei 2012 sampai dengan tanggal 30 Mei 2012.

    4. Materi Tes Akademik untuk mengukur kecerdasan majemuk (multiple intelligence) Calon Praja IPDN, terdiri dari:
    - Pancasila;
    - UUD 1945;
    - Pengetahuan Umum (Sejarah, Kebijakan Pemerintah, Otonomi Daerah, Hukum, Pengetahuan Dalam dan
    Luar Negeri);
    - Bahasa Indonesia;
    - Bahasa Inggris;
    - Matematika.

    LAIN-LAIN

    a. Bagi Peserta seleksi Calon Praja IPDN yang pada tahun 2012 masih berada di kelas XII SMA/MA, dan dikemudian hari ternyata yang bersangkutan dinyatakan tidak lulus SMA/MA dan/atau nilai-nilai rata-rata STTB SMA/MA tidak memenuhi syarat nilai 7,00 (tujuh koma nol nol) maka dinyatakan GUGUR walaupun yang bersangkutan telah dinyatakan lulus seleksi sebagai Praja IPDN.
    b. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi penerimaan Calon Praja IPDN Tahun Ajaran 2012/2013 berhak mengikuti Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (Diploma IV) dan siap ditempatkan di Kampus IPDN Pusat atau Kampus IPDN Daerah.
    c. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi BKD Provinsi, Kabupaten/Kota setempat.
    d. Apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi Calon Praja IPDN dengan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah penipuan. Panitia tidak bertanggung jawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut.

    JAKARTA, 8 MEI 2012
    a.n. MENTERI DALAM NEGERI
    SEKRETARIS JENDERAL,

    ttd

    DIAH ANGGRAENI
    Sumber: http://www.depdagri.go.id/pages/penerimaan-calon-praja-ipdn-2012



    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Dinas Koperasi Upayakan BMT Terima Dana Bergulir

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pertumbuhan usaha simpan pinjam makin pesat. Ini terlihat dari aset 17 Baitulmal Wattamwil (BMT) yang telah membentuk asosiasi mencapai 40 milyar. Adapun jumlah anggota binaannya mencapai 10.000 nasabah.

    Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Djoko Soetrisno ST MM didampingi Sekretaris asosiasi BMT, H Ahmad Sugandi SE pada rapat koordinasi pemberdayaan Koperasi di Hotel Candisari, Rabu(23/5).

    Menurut Djoko, salah satu kelebihan BMT yang menjadi tulang punggung gerakan koperasi adalah kemudahan dalam persyaratan simpan pinjam. Yakni tidak berbelit-belit dan lebih cepat. Selain itu dalam persyartan kredit lebih mudah dan bisa menjangkau kepada pengusaha mikro dan kecil melalui kredit murah atau bunga rendah.

    Pihaknya terus mendorong agar BMT mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui lembaga pengelolaan dana bergulir (LPDP) yang dikeluarkan Kementrian Koperasi dan UKM. Pada 2010 BMT umat Sejahtera mendapat bantuan Rp 400juta. Tahun ini, BMT tersebut masih akan menerima bantuan sekitar Rp. 1 Milyar. BMT Alfa Nusa di Jalan Kol Sugiono juga telah menerima dana bergulir Rp 500 juta. Sebelumnya, BMT al Iksan mendapat dana bergulir Rp 200 juta, Primkopti menerima Rp. 200 juta, Arta Mulia Insani Gombong mendapatkan Rp 300juta.

    Pembinaan

    Disisi lain, Djoko menjelaskan, sampai saat ini di Kebumen ada 488 Koperasi. Namun yang telah dinilai atau mendapatkan sertifikat 150 koperasi. Dari 150 koperasi itu, delapan diantaranya dinyatakan sebagai kopoerasi sehat, dua tidak sehat, dan 140 cukup sehat. Menurut dia, pada umumnya koperasi yang sehat dan maju adalah yang anggotanya PNs seperti PKPRI dan KPRI. "Namun kedepan akan didorong agar semua koperasi semakin maju, baik dari sisi permodalan, unit usaha, simpan pinjam serta mekanisme kerja" katanya.

    Dalam pesan kepada gerakan koperasi, Djoko mengharapkan kepada para aktifis dan pengelola koperasi untuk memanfaatkan perkembangan ilmu dan tehnologi informasi, diharapkan pengeloala koperasi mampu menangkap peluang usaha tersebut (B3-53/SM).



    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Pemohon Kartu Kuning di Kebumen Membeludak

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Kendati kelulusan tingkat SMA/MA/SMK belum diumumkan, namun sejak Ujian Nasional (UN) selesai dilaksanakan, Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertrans) dipadati para pencari kerja. Kedatangan pencari kerja yang didominasi pelajar yang menanti kelulusan itu untuk mengurus kartu pencari kerja atau AK-1.

    Pantas saja sejak beberapa minggu terakhir, permohonan kartu kuning melonjak. Menurut petugas pelayanan Seksi Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri (PTKDN) Ambang Sumirat SE, dalam sehari pihaknya rata-rata melayani 100 permohonan kartu kuning. Padahal pada hari biasanya yang masuk hanya 35 pormohanan.

    "Trend melonjaknya permintaan kartu kuning ini diprediksi bisa bertahan hingga dua bulan ke depan," ujar Ambang Sumirat SE kepada Suara Merdeka di sela-sela melayani para pencari kerja, Rabu (23/5).

    Dia menambahkan, trend melonjaknya permohonan kartu kuning paling tinggi saat menjelang pendaftaran Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS). Menjelang calon rekrutmen CPNS, dalam sehari rata-rata permohonan kartu kuning bisa mencapai 200-300 per hari. "Jika saat kelulusan yang mencari kerja hanya pelajar yang lulus sekolah, namun menjelang rekrutmen CPNS, lulusan lama yang sudah bekerja pun ikut mengurus kartu kuning," tandasnya.

    Dua Tahun Kartu AK-1 imbuh Ambang Sumirat, sebenarnya berlaku untuk dua tahun. Namun syaratnya, setiap enam bulan sekali dilaporkan. Pada umumnya para pencari kerja malas untuk melaporkan sehingga hangus.

    Saat ini para pencari kerja dilayani empat petugas Disnakertransos di Jalan Cindrawasih. Pelayanan mulai Senin-Kamis mulai pukul 08.00-14.30 dengan jeda istirahat pukul 12.00-13.00.

    Adapun persyaratan yang diperlukan untuk mengurus kartu kuning antara lain KTP, ijazah SD sampai pendidikan terakhir, pas foto 3x4 hitam putih atau berwarna, sertifikat pelatihan/kursus, dan pemohon datang sendiri.

    "Yang pasti pelayanan tidak dipungut biaya alias gratis," ujarnya seraya menyebutkan sejak Januari 2012, jumlah pemohon kartu kuning di Disnakertransos mencapai 3.150 orang. ( Supriyanto / CN34 / JBSM )


    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Masyarakat Kebumen Dapatkan Penyadaran Mitigasi Bencana dan Pencemaran

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Dinas Perikanan dan kelautan Kabupaten Kebumen Rabu ( 23/5) menggelar kegiatan Penyadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana dan Pencemaran,bertempat di Pantai Logending, Desa Ayah, Kecamatan Ayah. Kegiatan dikuti seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah Logending. Bupati Kebumen dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten I Sekda H Adi Pandoyo,SH,M.Si menymabut baik diadakannya kegiatan tersebut. Apalagi dengan melihat kondisi wilayah Kebumen yang mempunyai garis pantai sepanjang 57,5 Km, yang terbentang dari Kecamatan Mirit sampai dengan Kecamatan Ayah, dengan melintasi 8 wilayah kecamatan dan 32 desa pesisir.

    Ditambah lagi wilayah Kebumen terletak di kawasan Pulau Jawa bagian selatan, yang sangat rawan terjadi gempa bumi yang berpotensi terjadi tsunami. Untuk itu diperlukan kesiap-siagaan masyarakat yang bermukim di pesisir dalam bentuk penyadaran terhadap Mitigasi bencana. Dan yang tidak kalah pentingnya juga adalah penyadaran masyarakat pesisir terhadap pencemaran yang merusak lingkungan pemukiman dan ekosistim perairan pantai.

    Kadinas Kelutan dan perikanan Kab kebumen drh Suhartilah Jumaryanti dalam laporannya mengatakan Kegiatan yang dikemas kombinasi dengan acara pengajian dan pembagian door prize tersebut selain untuk memberikan penyadaran dan pemahaman akan bahaya kerusakan pesisir,perlunya menjaga kelestarian lingkungan, juga untuk mendorong peran serta masyarakat dalam mitigasi bencana alam serta menjaga kebersihan pesisir.

    Adapun materi pembinaan adalah Mitigasi Bencana dan Pencemaran oleh Perwakilan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Pengelolaan sumber daya Pesisir Kabupaten kebumen oleh Kadinas Perikanan dan kelautan drh. Suhartilah Jumaryanti dan tausiyah dari ustad mengenai pentingnya menjaga kelestarian sumber daya alam dan Waspada bencana.

    Masyarakat Kabupaten kebumen dengan kondisi wilayah pesisir serta potensi perikanannya memang dituntut untuk semakin peka dan sadar agar selalu menjaga keseimbangan lingkungannya. Karena dengan pemahaman yang baik tersebut, secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap keberlangsungan sumberdaya alam khususnya sektor kelautan dan Perikanan di Kab Kebumen. Data Dinas Kelautan dan perikanan Kab Kebumen menunjukkan Jumlah produksi perikanan laut di Kabupaten Kebumen pada Tahun 2010 sebanyak 468,87 ton dengan nilai produksi Rp 10.011.172.355. Dan pada tahun 2011 produksi mencapai 3.676,86 ton dengan nilai Rp 33.358.435.080 atau terjadi kenaikan produksi sebesar 684% dan nilai produksi 233% pada tahun 2011 dibanding tahun 2010.

    Produksi perikanan laut tersebut masih jauh dari potensi sumber daya perikanan yang ada yaitu sebesar 662.588 ton per tahun karena keterbatasan armada kapal penangkap ikan, Sumber Daya Manusia dan belum tersedianya Pelabuhan Perikanan. Adapun jumlah nelayan di Kabupaten Kebumen adalah sebanyak 2.522 orang yang tergabung dalam 55 kelompok. Sedangkan jumlah kapal adalah sebanyak 947 unit. (pres/kab)

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Jalan Ditanami Pohon Pisang

    AYAH (www.beritakebumen.info) - Ratusan warga Desa Jatijajar Kecamatan Ayah nekat menanam pohon pisang di tengah jalan di sepanjang jalan pintu masuk obwis goa Jatijajar. Mereka kesal lantaran jalan yang rusak parah tak kunjung diperbaiki. Tak hanya itu, warga juga melampiaskan kekesalannya dengan menggantungkan sejumlah tulisan di pohon pisang tersebut. Diantaranya bertuliskan ,"dalane Buyar" , "aku ngerti karepmu".

    Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang (Kabid) Binamarga pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kebumen Dwiyono Waluyo ST MT mengaku jalan yang juga menjadi akses utama menuju obyek wisata Goa Jatijajar ini sebenarnya sudah masuk prioritas perbaikan total DPU. Namun dikarenakan anggaran yang turun dari provinsi tidak mencukupi, sehingga jalan itu tidak tertangani dalam perbaikan. Dengan adanya aksi warga tersebut, dari DPU Kebumen akan melakukan perbaikan sementara atau penambalan dulu. (urbk/keks)


    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Road Show Tinjau Proyek Pembangunan, Bupati Buyar Ikut Nukang

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Bupati Kebumen H Buyar Winarso,SE , Selasa ( 22/5) melakukan road show meninjau pelaksanaan sejumlah program pembangunan di Kabupaten Kebumen. Monitoring dilakukan terhadap Kegiatan PNPM mandiri perdesaan terintegrasi dengan BBGRM tahun 2012 seperti pembangunan peningkatan jalan desa dan program Pemugaran rumah di Desa Karanggedang Kecamatan Sruweng. Dilanjutkan dengan peninjauan pembangunan Poli Kesehatan Desa (PKD) di Desa Meles Kecamatan Adimulyo. Secara bersamaan monitoring juga dilakukan wakil Bupati Djuwarni,Amd. Pd ke Desa Tambak Mulyo, Kecamatan Puring, Desa Kedungweru dan Desa Bulurejo, Kecamatan Ayah.

    Turut mendampingi Bupati, Asisten I Sekda Kebumen H Adi Pandoyo,SH,M.Si, Kepala DPU Kebumen Ahmad Syahli Syam, ST,MT , Kepala Bapermades Hj Alfiah Anggaraini dan Kepala Bapermades Drs Aden Andri Susilo,M.Si. Bahkan dalam kesempatan tersebut Bupati Buyar serta sejumlah pejabat tersebut ikut nukang, membantu masyarakat memasang pondasi bangunan.

    Dalam kesempatan tersebut Bupati Kebumen H Buyar Winarso,SE mengharapkan agar masyarakat berpartisipasi sepenuhnya terhadap program Pembanguan yang sedang dilaksanakan. Termasuk dengan melestarikan tradisi gotong royong. Terkait pelaksanaan pembangunan agar dilaksnakan dengan baik, agar hasilnya bisa dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

    Dan nampaknya Bupati Buyar, memang ingin menghabiskan sebagian hari dengan peninjauan pelaksaan pembanguan di wilayah. Usai dari Desa Meles, Road sshow Bupati dilanjutkan ke Obyek wisata Pantai Suwuk, Desa Tambakmulya, Kecamatan Puring. Proyek Pengembangan Obwis Pantai Suwuk yang sedang berlangsung di lokasi obwis tersebut pun tak luput dari pantauan Bupati Buyar.

    Proyek pembangunan senilai Rp 891.028.000 tersebut mencakup 4 kegiatan yaitu Pembanguann Gerbang masuk Pagar depan Pantai Suwuk, Intalasi Listrik, Pembangunan 1 unit toilet serta kegiatan Perkerasan Area parkir. Dalam kesempatan tersebut Bupati memberikan masukan terkait pembangunan kawasan jalan menuju Pantai Suwuk agar diberi kawasan hijau. Serta pembangunan toilet yang idealnya berada tak jauh dari lokasi Parkir Pantai tersebut.

    Kepala Bapermades Kabupaten Kebumen Dra Siti Alfiah Anggriani didampingi Kabid Pemberdayaan Masyarakat Yuswadi,S.Sos mengatakan Pada tahun 2012, Pemkab Kebumen melalui program Pembangunan Perumahan Masyarakat Kurang Mampu (P2MKM ) mengalokasikan anggaran Rp 2 Milyar. Dana tersebut diperuntukkan untuk memugar 400 rumah tidak layak huni yang tersebar di 80 desa. Dengan jumlah bantuan Rp 5 juta per rumah. (Bagian Humas dan Protokol Setda Kebumen)




    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    14.248 Siswa SLTA Tunggu Nasib, Kelulusan Diharapkan Meningkat

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sebanyak 14.248 siswa SMA sederajat se Kabupaten Kebumen yang mengikuti Ujian Nasional (UN) di tahun ajaran 2012 ini berharap-harap cemas. Sebab hingga kemarin selasa, 22 Mei 2012, Dikpora Kabupaten Kebumen masih belum bias memastikan kapan waktu pengumuman.

    Kasi kurikulum pendidikan menengah (Dikmen) Dikpora, Drs Suwandi mengatakan, belum berani memastikan kapan hasil UN untuk SMA sederajat akan diumumkan. Sebab Dinas Dikpora Kebumen belum mendapat surat resmi dari Dikpora Provinsi.

    “Sampai hari ini (kemarin, 22/5) kami (Dikpora) belum mendapat surat resmi dari Dikpora Propinsi,” Kata Suwandi, ditemui Selasa (22/5). Namun Suwandi berharap, pengumuman hasil UN tidak berubah dari jadwal sebelumnya, sabtu (26/5). “jika ada perubahan jadwal pengumuman, tentunya akan sangat merepotkan karena sebagian sekolah sudah menyampaikan undangan kelulusan bagi orang tua siswa,” jelasnya.

    Suwandi mengatakan, pelaksanaan UNtingkat SMA sederajat di Kabupaten Kebumen tahun ajaran ini diikuti oleh 3264 siswa SMa baik negeri maupun swasta dan 1356 siswa ditingkat MA serta 9628 siswa di tingkat SMK.

    Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun ajaran kemarin. “Tahun ajaran kemarin jumlah siswa SMA 3249 orang, sedangkan untuk MA 1104 dan SMK 9293 peserta,” katanya. Adapun tingkat kelulusan, menurut Suwandi tidak sampai seratus persen.

    “Tahun ini kita juga tidak meargetkan kelulusan hingga seratus persen. Yang penting adalah hasil UN harus melalui proses yang jujur,” Kata Suwandi (cah/din/radar).

    Persentase Kelulusan Diharapkan Meningkat
    Kabupaten Kebumen berharap persentase kelulusan siswa SMA/MA/SMK meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pengumuman kelulusan direncanakan serentak Sabtu (26/5) mendatang. 
    Menurut Kasi Kurikulum Pendidikan SLTP/SMU/SMK pada Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kebumen, Drs Suwandi, jumlah siswa peserta Ujian Nasional (UN) tahun 2012, lebih banyak dibanding peserta UN tahun sebelumnya. 
    Tahun lalu, lanjut Suwandi yang dihubungi Selasa (22/5), jumlah siswa SMA peserta UN hanya 3.249 siswa, di tahun 2012 meningkat menjadi 3.264 siswa. Sedangkan siswa MA peserta UN, dari 1.104 siswa di tahun 2011 menjadi 1.356 siswa di tahun 2012. Untuk siswa SMK, dari 9.293 siswa menjadi 9.293 siswa. 
    "Tahun lalu, persentase kelulusan siswa SMA mencapai 99,57 persen, MA 98,84 persen, sedangkan SMK 99,94 persen. Mudah-mudahan tahun ini persentase kelulusaanya bisa lebih baik," ujar Suwandi seraya mengimbau semua sekolah untuk mengendalikan siswanya sehingga tidak ada aksi corat-coret atau konvoi kendaraan di hari kelulusan.(KRjogja.com)
    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    KA Logawa Sambar Pria Tanpa Identitas

    PEJAGOAN (www.beritakebumen.info) - Musibah kecelakaan yang melibatkan kereta api (KA) kembali menelan korban jiwa. Kali ini terjadi di Dukuh Karanggamblok Desa/Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Selasa (22/5) sekitar pukul 07.20. Korban tewas, seorang laki-laki yang hingga berita ini ditulis belum diketahui identitasnya.

    Korban tewas di lokasi kejadian dengan tubuh hancur. Kondisi itu menyulitkan petugas mengindentifikasi. Diperkirakan korban berumur 30-40 tahun, mengenakan baju kotak-kotak warna coklat, celana panjang jin warna hitam, dan bersandal jepit. Di sekitar lokasi kejadian, petugas yang dipimpin Kapolsek Pejagoan AKP Triwarso Nur Wulan menemukan telepon genggam Nokia X2 yang sudah rusak.

    Keterangan sejumlah saksi, semula korban diketahui duduk di rel seorang diri di sebelah barat perlintasan. Ketika diperingatkan ada KA dari arah barat, korban malah lari ke arah timur. Setelah itu balik ke arah barat hingga tertabrak KA Logawa yang melaju kencang dari Purwokerto menuju Surabaya. Begitu tertabrak, korban terseret hingga sekitar 100 meter.

    Anwar (45) warga setempat mengungkapkan, peristiwa serupa sudah sering terjadi sekitar perlintasan KA tanpa palang pintu di Dukuh Karanggamblok. "Yang paling tragis, ketika ada yang bunuh diri dengan menabrakan diri ke KA. Ssaat sebelum tertabrak KA, korban melambaikan tangan tanda perpisahan kepada banyak warga yang menyaksikan. Semula tidak ada menduga orang tersebut akan bunuh diri," kata Anwar mengungkapkan peristiwa tahun lalu. (Suk/krjogja)

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Lowongan PT Gasindo Kebumen

    LOWONGAN (www.beritakebumen.info) - PT Gasindo yang bergerak di bidang distribusi dan penjualan gas LPG saat ini membutuhkan banyak karyawan untuk berbagai posisi dengan kriteria sebagai berikut:

    - Pria/Wanita, pendidikan minimal SLTP
    - Pengalaman tidak diutamakan
    - Penghasilan mencapai 1,5jt/bulan
    - Disediakan mobil kanvas dan mess karyawan

    Bagi yang berminat dapat mengirimkan lamaran langsung ke PT GASINDO Kebumen
    Jl. Lingkar Selatan No. 18 Kedungwinangun, Klirong, Kebumen.
    Atau sebelah timur warnet Jababeka.
    (bk01/keks)


    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Lowongan Bank Danamon Indonesia

    LOWONGAN (www.beritakebumen.info) - PT Bank Danamon Indonesia, Tbk (Segmen Mikro Simpan Pinjam), membutuhkan tenaga profesional dan handal serta berkesempatan untuk menjadi karyawan tetap untuk posisi sebagai berikut:

    1. Account Officer (AO)
    2. Credit Officer (CO)
    3. Teller (TL)

    Persyaratan:

    * Pria/Wanita, dengan usia maksimal 35 tahun
    * Pendidikan minimal D3 segala jurusan
    * Berjiwa marketing dan menyukai tugas lapangan
    * Bersedia ditempatkan sesuai domisili untuk wilayah berikut: Cirebon, Majalengka, Kuningan, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Purwokerto, Purbalingga, Cilacap

    Remunerasi yang ditawarkan :

    * Gaji tetap dan insentif yang menarik
    * Asuransi kecelakaan, jiwa dan kesehatan termasuk keluarga inti
    * THR 2 kali setahun
    * Program training yang berkesinambungan
    * Jenjang jarier dan suasana kerja yang dinamis

    Bagi Anda yang tertarik untuk bergabung dengan perusahaan ini, silahkan kirimkan lamaran lengkap Anda, paling lambat tanggal 31 Mei 2012 ke alamat berikut:
    PT Bank Danamon Indonesia
    Komp. Ruko Permata Hijau Jl. Brigjen Darsono Bypass No. 10 Kav. 6 Cirebon 45312
    Email: desmi.mariana@danamon.co.id



    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Cabuli Bocah, Pemilik Rental PS Digelandang Petugas

    ilustrasi
    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Seorang pemilik rental Play Station (PS) berinisial FZ (35) warga Kelurahan/Kecamatan Kebumen digelandang paksa oleh petugas Satreskrim Polres Kebumen, Kamis (17/5). Ia diduga melakukan tindakan asusila, mencabuli anak-anak dibawah umur. Sehingga orang tua para korban yang tidak terima pun melaporkannya ke polisi.

    Dari hasil keterangan, tindakan tidak seronok tersebut ia lakukan lantaran FZ mengidap pedofilia (kelainan seksual). FZ melampiaskan penimpangan nafsu birahinya kepada para bocah yang bermain PS di rental miliknya di Jl. Suprapto Kebumen.

    Korban RS (12) dan SA (13) mengaku dicabuli Senin (14/5) sekitar pukul 15.00 wib dan Selasa (15/5) pukul 14.30 wib. Saat tengah asyik bermain game, SA tiba-tiba dipaksa masuk ke kamar. Kemudian ia disuruh memegang kemaluan FZ. FZ juga memaksanya membuka resleting celana dan kemudian meremas kemaluan SA.

    Orang tua korban yang mengetahui peristiwa tidak wajar tersebut kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian. Petugas yang dipimpin Kasatreskrim AKP Purwanto Hae Widodo pun langsung menangkap pelaku di rumahnya.

    Kasus pencabulan tersebut masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polres Kebumen. Pelaku akan dijerat dengan pasal 82 UU RI No 3 Tahun 2002 tentang pencabulan dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun penjara. Kapolres Kebumen menghimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi aktifitas bermain anak mereka.



    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Basuki dari Dalang Turun ke Dalang

    AMBAL (www.beritakebumen.info) - Dibesarkan di keluarga dalang membuat dunia wayang menjadi darah dan daging bagi Ki Basuki Hendroprayitno. Bahkan, saat remaja dia pernah “bertarung” melawan Ki Manteb Sudarsono. Pada lomba dalang remaja tahun 1982 itu, Ki Basuki mendapat juara pertama, sedangkan Ki Manteb didiskualifikasi.

    Penampilan dalang asal Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, Kebumen, itu bersahaja. Dia seperti menyelami bahasa wayang kulit yang diibaratkan toples tertutup berisi permen terbungkus rapat. Permen itu masih terbalut plastik pula. “Saya menyadari kalah dari Manteb,” kata Basuki, yang baru dilantik Bupati H Buyar Winarso SE sebagai Ketua Umum Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Kebumen.

    Menggali, mengembangkan, dan melestarikan kesenian menjadi spirit Ki Basuki dalam menakhodai DKD Kebumen 2012-2015. Dia menyatakan potensi kesenian di Kebumen cukup besar, antara lain jam janeng, wayang kulit, wayang golek, jemblung (menthiet), kepang pur, ketoprak, dan angguk.

    Pengembangan kesenian, ujar dia, harus diawali oleh pelaku seni. Mereka ibarat penjual yang harus mampu mengemas dagangan dengan baik serta mampu membaca situasi dan pangsa pasar. Jadi penikmat seni dapat menikmati hasil kreativiitas itu. “Tanpa kemasan, jelas tak bakal laku,” kata lelaki kelahiran 16 Juli 1944 itu.

    Dia tertarik mendalang karena kebiasaan mengikuti moyangnya yang juga dalang. Dari Partoguno, Rejowarsono, sampai Rediguno. Canggah Ki Basuki itu berasal dari Mataram. “Saya menghabiskan sisa umur ini untuk mengabdi ke masyarakat. Saya tidak minta anggaran dari pemerintah,” katanya.

    Itu bukan isapan jempol. Kepengurusan DKD periode sebelumnya, yang mendapat alokasi Rp 10 juta dari APBD, pun tidak dia otak-atik. “Kami tidak ingin menyusahkan. Yang penting berbuat dulu. Selanjutnya menularkan ke para seniman untuk mengajari lingkungan sekitar. Seperti guru mengaji yang mengajari anak-anak di surau. Mereka melakukan hal itu dengan ikhlas,” tutur dia.

    Untuk memperkenalkan wayang kepada generasi penerus, dia menggagas program wayang masuk sekolah. Namun, ujar dia, untuk menggedor pintu sanubari generasi muda agar berkarakter masih berat di tengah-tengah kegencaran serangan budaya Barat. Anak muda sekarang lebih tertarik sosok artis ketimbang tokoh wayang. Padahal, dia menginginkan ada penerus. Karena itu, dia mengader anak-anaknya. Kini, ketiga anak lelakinya dari enam bersaudara pun mendalang, yakni Santoso, Among Prasetyo, dan Sunarpo.

    Wayang Golek

    Setelah lulus SD di Ambalresmi, dia pindah ke Tanjungkarang, Lampung, untuk melanjutkan ke SMP. Keahlian mendalang bisa dia manfaatkan untuk membayar SPP.

    Tahun 1962, dia bersekolah di Yogyakarta dan lulus SMEA 1965. Terjadilah peristiwa G30S, sehingga dia gagal mementaskan wayang. “Saat geger G30S, saya ingin mementaskan wayang golek,” ujar suami Sumarni itu.

    Pulang ke kampung halaman, dia menggeluti wayang kulit. Dia mulai dikenal dan pentas di berbagai daerah, seperti Jakarta, Semarang, Jambi, dan Kalimantan. Baru tahun 1990-an dia bisa mewujudkan keinginan mementaskan wayang golek.

    Ya, dia memang berkeinginan menggali potensi wayang golek. Dia melakukan inovasi dan mengemas sedemikian rupa agar wayang golek bisa diterima masyarakat. Dia mengemas bentuk, cerita, dan konsep secara apik. Dia membeber cerita dari babad dan sejarah Diponegoro, Imam Bonjol, dan cerita Kebumen secara menawan. Dia juga membuat tokoh yang menggambarkan para pahlawan itu. Begitu pula tokoh orang Belanda agar mudah dipahami generasi muda.

    Namun masyarakat sulit menerima wayang golek. Dikemas seperti apa pun, kata dia, masyarakat sulit menerima. Padahal, wayang golek di Kebumen-lah yang terlengkap. Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta juga menggunakan wayang golek dari Kebumen untuk pendidikan di kampus.

    Kendati belum mampu merebut hati masyarakat agar tertarik pada wayang golek, Ki Basuki konsisten melestarikan. “Ciri khas wayang golek di Kebumen bernapaskan Islam,” tutur dia.

    Tak seperti wayang kulit yang menggunakan bahasa kiasan, wayang golek langsung ke logika. Cerita disampaikan langsung berupa kenyataan.

    Menanggapi perkembangan kesenian, dia menyatakan para seniman dituntut memiliki kemampuan, prasarana-sarana penunjang, dan kecerdasan. Sebab, saat ini penonton cenderung lebih kritis. “Baca pangsa pasar, kalau tidak ingin tenggelam,” tuturnya.

    Kini, wilayah pementasan Ki Basuki pun meluas hingga luar daerah. Dia, misalnya, sudah berpementas enam kali di Jambi. Bahkan, kemarin pun dia kembali pentas dalam perayaan ulang tahun Jambi dan paguyuban warga Kebumen di Jambi. (Arif Widodo-51/suaramerdeka)


    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Lowongan PT MNC Skyvision (Indovision) Area Kebumen

    LOWONGAN (The Independent News) - PT MNC Skyvision sebagai perusahaan TV berbayar ternama. terdepan, dan terbesar di Indonesia mengundang para profesional muda yang ingin mengembangkan karir bersama Indovision. Posisi yang ditawarkan untuk area Kebumen:


    1. Teknisi
    Pria, minimal 30 tahun.
    Pendidikan minimal SMU (untuk Teknisi Penarikan,Troubleshoot), SMK semua jurusan (untuk Teknisi Rekondisi), SMK jurusan Listrik/Elektro (untuk Repair/QC).
    Pengalaman minimal 1 tahun.

    2. Administrasi
    Pria/wanita, usia 22-27 tahun.
    Pendidikan minimal D3 semua jurusan.
    Menguasai Ms Office tingkat intermediate (Pivot table, formula, grafik dan chart)
    Pengalaman minimal 1 tahun.

    3. Sales
    Pendidikan minimal SMA.
    Pria/Wanita, Usia maksimal 35 tahun.
    Pengalaman minimal 6 bulan sebagai sales lapangan.

    4. Pengemudi
    Pria, usia 25-35 tahun.
    Pendidikan minimal SMA
    Memiliki SIM A
    Pengalaman 3-5 tahun.

    5. Satpam
    Pria, maksimal 35 tahun.
    Pendidikan minimal SMA.
    Memiliki sertifikat sekuriti yang dikeluarkan oleh POLDA.


    Kirim lamaran/CV anda ke recruitment@indovision.tv. Cantumkan posisi yang anda lamar sebagai Subjek email. Batas penerimaan lamaran paling lambat 14 hari. Hanya kandidat terpilih yang akan dihubungi.
    (bk01/keks)


    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Dalang Sekaligus Pembuat Wayang

    MIRIT (The Independent News) - Sejak tahun 1976 Rusiyanto (61) warga RT 03/RW 03 Desa Tlogodepok, Kecamatan Mirit, menekuni pembuatan wayang golek menak. Ia pun kerap mendapat pesanan dari luar negeri, terutama Jepang dan Belanda karena hasil pekerjaannya yang halus.


    Rusiyanto adalah seorang dalang wayang golek menak. Namun beberapa tahun ini dirinya jarang mendapat job panggilan. Kini ia lebih sibuk membuat wayang golek menak, karena jarang ditanggap.

    Kemampuannya mendalang sekaligus membuat wayang golek menak, diperoleh dari ayahnya, Sindu Jotaryono, dalang kondang pada zamannya. Kepala wayang golek menak dibuat dari kayu jaranan. Sedangkan bagian badan, menggunakan kayu albasia.

    "Membuat wayang golek cukup rumit, butuh waktu sekitar lima hari untuk satu tokoh," jelas Rusiyanto yang menjual hasil karyanya bervariasi antara Rp 200.000 hingga Rp 300.000 untuk setiap wayang.

    Wayang golek menak berbeda dengan wayang golek purwo. Jika wayang golek purwo tokoh-tokohnya sama dengan kisah Mahabarata dan Ramayana dalam pertunjukan wayang kulit purwo.

    Sedangkan wayang golek menak, sesuai dengan hikayat 1001 malam yang berasal dari tanah Arab. Tokoh-tokohnya, antara lain Jayengrono, Umarmadi, dan Iman Suwongso. Untuk tokoh punokawan, ada Jiweng, Toples dan Darwis. (Suk/krjogja)


    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Korban Tragedi Cary Bertambah, Pemkab Akan Beri Satunan

    KEBUMEN (The Independent News) - Korban Suzuki Carry yang tertabrak Kereta Api (KA) Kutojaya di perlintasan tanpa pintu KM 456+0/1 Desa Argopeni Kecamatan/Kabupaten Kebumen bertambah 2 menyusul meninggalnya Siti Masfuroh (30) serta anaknya Zahwa (3) di RS Siaga Medika Banyumas.

    Meninggalnya Siti Masfuroh serta Zahwa memperpanjang daftar korban tewas dalam peristiwa yang terjadi Rabu sekitar pukul 18.45. Sebelumnya, 4 jenazah telah dimakamkan bersanding, yakni Kiai Asnawi Alwi Al-Hafidz (suami Siti Masfuroh), Tabroni (kakak Kiai Asnawi), Nuril Anwar (anak ragil Kaia Asnawi) dan Ifa Nurul Afrida (keponakan Kiai Asnawi).

    "Kecelakaan tersebut telah merenggut seluruh keluarga Kiai Asnawi Alwi Al-Hafidz," jelas famili korban, Musiaji Endroyono (50) dengan nada sedih.

    Zahwa meninggal Kamis (17/5) sore dan malam harinya langsung dimakamkan di samping makam ayahnya di Dukuh Waja Desa Jagapaten Buluspesantren Kebumen. Sedangkan Siti Masfuroh meninggal Jumat (18/5) siang. "Begitu sampai di Kebumen, malam ini juga akan langsung di makamkan," jelas Endroyono.

    Pemkab Akan Beri Santunan Kepada Para Korban
    Musibah di perlintasan tanpa pintu Desa Argopeni Kecamatan/Kabupaten Kebumen menjadi keprihatinan tersendiri bagi Pemkab Kebumen. Pemkab juga akan memberi santunan kepada seluruh korban.

    "Atas nama Pemkab Kebumen, kami ikut prihatin dan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang dialami keluarga Kiai Asnawi," kata Asisten I Sekda Kebumen H Adi Pandoyo SH MSi, Jumat (18/5).

    Sementara itu hingga Jumat (17/5) siang minibus Suzuki Carry AD 9201 PC yang ringsek akibat digasak KA Kutojaya di perlintasan tanpa pintu Desa Argopeni, masih berada di lokasi kejadian. Upaya menyingkirkan mobil yang membawa 10 penumpang itu, mengalami kesulitan karena tidak ada jalan menuju lokasi.

    Mobil yang masih berada di pinggir rel menjadi tontonan. Masyarakat berbondong-bondong menyaksikan meski harus melalui pematang sawah. Sebagian menyusuri rel kereta api melalui Stasiun KA Wonosari. Pengguna jalan pun banyak yang ingin melihat sehingga arus lalu lintas di jalan utama Kebumen-Purworejo kerap tersendat.

    Suzuki Carry ringsek setelah digasak KA Kutojaya di perlintasan tanpa pintu Desa Argopeni Kebumen, Rabu sekitar pukul 18.45. Posisinya yang berada di tengah sawah, karena terseret sejauh sekitar 500 meter dari tempat kejadian.

    Dalam peristiwa naas itu, 4 penumpang minibus meninggal di lokasi kejadian, menyusul 2 meninggal meski sempat dirawat intensif di rumah sakit, dan 4 orang selamat. (Suk/krjogja)


    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Penyebab Mobil Tertabrak KA Terungkap

    KEBUMEN (The Independent News) - Peristiwa naas minibus Suzuki Carry AD 9201 PC yang hancur tertabrak Kereta Api (KA) Kutojaya di perlintasan tanpa pintu KM 456+0/1 Desa Argopeni Kecamatan/Kabupaten Kebumen, Rabu (16/5) sekitar pukul 18.45, diduga akibat rodanya terjebak rel.

    Dugaan itu disampaikan sejumlah warga meski tidak ada yang melihat dari jarak dekat sebab-sebab Carry berpenumpang 10 orang itu, tiba-tiba berhenti di tengah perlintasan KA.

    "Biasanya kalau ada mobil atau motor yang berhenti di tengah perlintasan, karena rodanya terjebak lubang dalam di antara dua rel, terutama di sisi kanan dan kiri," jelas Warto (54) warga setempat.

    Kendaraan yang terjebak biasanya dari luar daerah yang tidak terbiasa melintas. Apalagi kalau malam sangat gelap dengan kondisi jalan sedikit menanjak sehingga lubang rel yang cukup dalam tidak terlihat.

    Dugaan itu yang membuat Carry yang disopiri pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhid II Desa Tambakrejo Kecamatan/Kabupaten Purworejo Kiai Asnawi Alwi Al-Hafidz (38) gagal melintasi hingga tertabrak dan terseret KA Kutojaya sejauh sekitar 500 meter.

    Peristiwa tersebut disaksikan warga dari kejauhan. "Saya melihat ada mobil berhenti di tengah rel dengan suara mesin menderu keras. Tidak lama kemudian datang KA dari arah timur dengan suara klakson yang keras dan berulang-kali. Ketika tertabrak, terdengar bunyi ledakan dan keluar api," ungkap Munasiah (50) yang rumahnya berjarak sekitar 200 meter dari perlintasan KA Argopeni. (Suk/krjogja)



    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    4 Korban Kecelakaan Kereta Dimakamkan Bersama

    BULUSPESANTREN (The Independent News) - Empat korban meninggal dunia akibat kecelakaan mobil vs kereta kemarin, akan dimakamkan bersamaan di TPU Dusun Wajasari, Desa Jogopaten, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen Kamis (17/5).

    Mereka adalah Kiai Asnawi Alwi (38) pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid Cabang Tambakrejo, Purworejo, Tobroni Alwi (40) (kakak) warga Dusun Wajasari, Desa Jogopaten, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen, Nuril Anwar (2) (anak), dan Ifa Nurul Afida (18) (keponakan).

    Sebelumnya mereka mengalami kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Argopeni Kebumen. Mobil Suzuki Carry yang mereka tumpangi tertabrak Kereta Api Kutojaya No Loko 133 Jurusan Kutoarjo – Tanah Abang sekitar pukul 18.45 Rabu (16/5) kemarin. Empat orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka kritis, sedang dua lainnya berhasil selamat. Tragisnya seluruh korban meninggal dan luka berat tersebut adalah satu keluarga. (bk02/sm)


    =============================================================

    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Pelantikan Dewan Kesenian Daerah

    KEBUMEN (The Independent News) - Sebanyak 38 orang dilantik menjadi Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Kebumen oleh Bupati Kebumen, H Buyar Winarso, SE di pendopo rumah dinas bupati, Rabu 16 Mei 2012. Diperlukannnya kepengurusan Dewan Kesenian Daerah adalah sebagai upaya memberikan ruang bagi kreatifitas dan potensi seniman serta aktivitas yang mampu mewadahi ekspresi, potensi serta prestasi yang membanggakan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen, Drs Heri Setyanto sebagai ketua penyelenggara acara. Selain itu disampaikan pula bahwa keberadaaan seni budaya di Kabupaten Kebumen yang sangat beragam namun pada era persaingan bebas sekarang ini banyak menemui kendala, bahkan menemui stagnasi. Oleh karena itu perlu disadari bahwa potensi kesenian yang ada di masyarakat tidak saja sebagai warisan nenek moyang tetapi merupakan aset budaya yang memiliki nilai jual sehingga upaya pelestarian dan pengembangannya adalah tanggung jawab bersama antara masyarakat dan pemerintah.

    Kegiatan yang sudah dilaksanakan serangkaian dengan pelantikan Dewan Kesenian Daerah ini yaitu pentas wayang kulit di Desa Banjurpasar Kecamatan Buluspesantren pada tanggal 11 Mei 2012. Dan pada hari pelantikan Dewan Kesenian Daerah ini dipentaskan seni tradisi dan kontemporer yaitu tari gambyong, karawitan larasati, jamjaneng, tari bambangan cakil, dan cepetan. Dana pelaksanaan rangkaian kegiatan ini bersumber dari APBD II, sumbangan donatur diantaranya dari Bank Jateng, Swalayan Jadi Baru BPR BKK Kebumen dll.

    Dalam sambutannya, Bupati Kebumen menyampaikan beberapa hal penting sehubungan dengan pengembangan kesenian daerah yang akan menjadi tanggung jawab dewan kesenian daerah dan masyarakat Kebumen pada umumnya. Yaitu harus mampu mengembangkan seni lokal sesuai dengan kondisi sekarang di era globalisasi. Kemudian utuk para pelaku seni harus meyajikan seni secara maksimal, karena dengan adanya keberagaman penikmat seni mereka dituntut bagaimana membuat penikmat seni bisa menikmati seni yang disajikan tersebut.(Admin-Kominfo)



    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Satu Rumah Terbakar

    GOMBONG (The Independent News) - Apes diderita oleh Tri Wuryani (40) warga Desa Patemon Kecamatan Gombong, rumahnya dilalap sijago mmerah petugas dari polsek Gombong yang dipimpin AKP Joko Maryanto SH langsung menuju tempat Kejadian Perkara.

    Kebakaran rumah tersebut terjadi Kamis (17/5) sekitar pukul 02.30 wib, kepada petugas korban menerangkan bahwa kecelakaan tersebut pada saat dirinya beserta anaknya tidur, selanjutnya dirinya terbangun dan saat terbangun listrik rumah dalam keadaan mati serta melihat ruang dapur dalam keadaan terbakar.

    Melihat kejadian tersebut korban bersama anaknya keluar rumah untuk menyelamatkan diri, akhirnya petugas dari Polsek Gombong serta petugas dari pemadam kebakaran dibantu warga sekitar berhasil memadamkan api tersebut.

    Akibat kebakaran tersebut korban mengalami kerugian ditaksir sekitar Rp 30 juta, Kapolsek Gombong AKP Joko Maryanto SH menuturkan kejadian kebakaran tersebut dimungkinkan karena hubungan arus pendek atau konsleting listrik. Kebakaran tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa.

    Kapolres Kebumen AKBP Heru trisasono SIK MSi melalui Kasubbag HUmas AKp Junani Jumantoro menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dengan listrik karena dengan konsleting listrik dapat mengakibatkan kebakaran, cek selalu kodisi listrik dirumah anda. (sumber/kukuh/humas/reskbm)



    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu Kembali Makan Korban

    KEBUMEN (The Independent News) - Kecelakaan maut di pintu perlintasan kereta api tanpa palang pintu kembali terjadi. Rabu (16/5) sekitar pukul 18.45 sebuah mobil Suzuki Carry No.Pol. AD-9201-PG yang berpenumpang 8 orang tertabrak Kereta Api Kutojaya No Loko 133 Jurusan Kutoarjo – Tanah Abang di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Argopeni Kebumen.

    Mobil tersebut sempat terseret kereta api sepanjang ± 1km dan berhenti tepat di sebelah timur Stasiun Kereta Api Wonosari Kebumen. Tiga orang tewas di lokasi kejadian dan satu orang, sang sopir, meninggal saat dirawat di RSUD Kebumen. 2 penumpang lainnya mengalami luka berat sedangkan 2 orang selamat karena berhasil meloloskan diri ( loncat ) dari mobil naas tersebut saat mengetahui datanggnya kereta api.

    Menurut santri dari pondok Darul Taukhid Purworejo bahwa rombongan berangkat dari purworejo sekitar pukul 18.05 wib mampir kerumah Mahrudin warga Desa Argopeni Kebumen guna melaksanakan sholat maghrib, sekitar pukul 18.30 wib rombongan meninggalkan rumah Mahrudin melanjutkan ke Gombong, namun sesampainya dilokasi kejadian diatas perlintasan kereta api tanpa palang pintu kendaraan Suzuki charry macet mengalami macet. Dan salah satu santri bernama suyatman keluar mobil hendak mendorong mobil tersebut namun naas Kereta api tersebut dari arah timur menyambar mobil tersebut sehingga kecelakaanpu tak dihindari.

    Kasus kecelakaan ini sudah ditangani oleh Unit Laka Sat Lantas Polres Kebumen. Kasat Lantas Kebumen AKP Muhammad Ridwan, SIK yang datang di lokasi kejadian mengatakan agar para pengguna jalan lebih waspada dan berhati-hati saat akan melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu, mengenai kemungkinan dipasangnya palang pintu di lokasi kejadian AKP Muhammad Ridwan mengatakan pihak Sat Lantas Polres Kebumen sudah berkoordinasi dengan pihak PJKA karena pemasangan palang pintu di perlintasan kereta api adalah sepenuhnya kewenangan dari pihak PJKA. AKP Muhammad Ridwan juga menambahkan bahwa di TKP sudah dipasang rambu – rambu peringatan sehingga diharapkan para pengguna jalan lebih memperhatikan lagi.

    Berikut daftar nama – nama korban Suzuki Carry No.Pol. AD-9201-PG yang tertabrak Kereta Api Kutojaya No Loko 133 Jurusan Kutoarjo – Tanah Abang di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Ds. Argopeni Kebumen:

    1. Pengemudi; ASNAWI (32), alamat Tambakreja Purworejo ( meninggal dunia di RSUD Kebumen )
    2. Penumpang; TOBRONI (40), alamat Buluspesantren Kebumen ( meninggal dunia di TKP )
    3. Penumpang; IFA (18), alamat Buluspesantren Kebumen( meninggal dunia di TKP )
    4. Penumpang; NURIL (1), alamat Tambakrejo Purworejo ( meninggal dunia di TKP )
    5. Penumpang; SITI SAPUROH (34), alamat Tambakrejo Purworejo ( luka berat dirawat di RSUD Kebumen )
    6. Penumpang; ZAHWA (4), alamat Tambakrejo Purworejo ( luka berat dirawat di RSUD Kebumen )


    (bk01/satlantas-polres kbm)


    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan bergabung di FACEBOOK GRUP dan like FAN PAGE

    Pilih Berita

    Arsip Berita Kebumen

     
    Berita Kebumen : Tentang | Redaksi | Donatur | Iklan | TOS | Faq | Kontak
    Copyright © 2009-2013. Berita Kebumen On Line - All Rights Reserved
    Edited by BK Team Published by Berita Kebumen On Line
    Supported by Google