Headlines News :

    Layanan Aspirasi dan Pengaduan Rakyat

    Layanan Aspirasi dan Pengaduan Rakyat
    Terdapat permasalahan pembangunan dan layanan publik di sekitar anda? Adukan semuanya di LAPOR! ========================================

    Portal PKH Kabupaten Kebumen














    Suwuk, Gerbang Menuju Agrobisnis

    SUWUK, dikenal belakangan ketimbang objek wisata lainnya di Kebumen. Sebut saja Pantai Logending, Petanahan dan Goa Jatijajar. Namun, seiring penggalian potensi wisata secara gencar yang dilakukan Bupati H Buyar Winarso SE selama menjabat setahun ini, tempat tersebut berhasil tersingkap memiliki prospek gemilang untuk masa mendatang.

    Lokasinya yang strategis, tidak bisa digantikan tempat lain. Suwuk yang berada di Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring itu, satu-satunya kawasan yang bisa diandalkan untuk menuju pembangunan jangka panjang 25 tahun mendatang. Di tempat tersebut, terdapat titik temu antara sektor pariwisata dengan pertanian.

    Kawasan tersebut seperti layaknya pijakan untuk melangkah ke titian pembangunan berikutnya. Sungguh suatu awal yang cemerlang, untuk pencapaian cita-cita besar. Menariknya, potensi itu tersingkap saat Bupati bersama Wakil Bupati Djuwarni AmdPd menjabat selama satu tahun, tepatnya pada 26 Juli 2010, sejak mereka dilantik Gubernur Jateng H Bibit Waluyo.

    Seolah kunci gerbang sudah didapatkan, Bupati asal Desa Wonokromo, Kecama Alian, Kebumen itu lantas membebaskan lahan sekitar Suwuk seluas 14 hektare. Gayung pun bersambut. Masyarakat setempat mendukungnya. Dan, Pemkab telah memberi ganti rugi pembebasan tanah itu sebesar Rp 370 juta.

    Sebelumnya, tanah di lokasi tersebut masih sewa dari masyarakat. ”Untuk mewujudkan kawasan agrobisnis tersebut, memang diperlukan langkah bertahap,” kata Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kebumen, Drs Aden Andri Susilo MSi.

    Suwuk, tempat yang menawarkan pesona alam itu, masih satu kawasan dengan Pantai Karangbolong, Kecamatan Buayan, sejauh 18 kilometer dari Gombong. Selain panorama alam yang khas, serta ombak dan pegunungan kars, juga terdapat muara sungai dan kebun binatang mini. Tempat parkirnya pun luas serta terdapat selter yang menawan.

    Lokasi Strategis

    Suwuk berbeda dengan tempat wisata lainnya yang sudah permanen. Seperti Goa Jatijajar. Lokasi Suwuk juga strategis, lantaran dilewati Jaringan Jalan Lintas Selatan (JJLS). Jadi, pilihan Suwuk untuk dikembangkan menuju kawasan agrobisnis itu bukanlah isapan jembol belaka.

    Bupati juga mengawali kerjasama dengan perguruan tinggi seperti Unsoed Purwokerto terkait pengembangan potensi pertanian di Kebumen. Juga perbaikan jaringan irigasi tersier dan sekunder melalui kooordinasi secara intens dengan pusat. Hal itu mengingat kewenangannya yang berbeda. Seperti jaringan di hilir yang ditangani Pemkab, sedangkan hulu pusat.

    ”Karena itu, penanganannya harus singkron. Seperti di Waduk Sempor, yang pada bagian atas sudah ditangani pusat, kemudian ditangani kabupaten pada bagian bawahnya,” jelas Aden.

    Saat jabatannya berumur setahun itu, Bupati juga mempercantik wilayah perbatasan Kebumen dengan membangun gapura. Seperti di Kecamatan Ayah yang berbatasan dengan Cilacap, Rowokele berbatasan dengan Banyumas, dan Prembun yang berbatasan dengan Purworejo.

    Mendapatkan pijakan untuk melangkah menuju agrobisnis, rupanya menjadi spirit tersendiri bagi Bupati dalam memimpin kabupaten berslogan ”Beriman” tersebut.

    Perjalanan untuk melaksanakan program pembangunan pun berlangsung taktis dengan ditindaklanjuti peningkatan jalan poros desa yang menghubungkan pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

    Seperti perbaikan jalan menuju objek wisata Jembangan, Kecamatan Poncowarno. Begitu pula jalan menuju Pantai Petanahan di Desa Karangreja dan Karanggadung. Masih dalam rangka peningkatan jalan poros desa, Pantai Menganti, di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah pun ditindaklanjuti dengan pembukaan objek wisata wana bahari tersebut, pada 23 Juli 2011 lalu.

    Pantai berpasir putih yang terdapat di daerah pegunungan itu, menurut Ketua Centra Java Surfing Club (CJSC) Ahmad Faizun merupakan satu-satunya tempat terbaik di Jawa Tengah untuk kegiatan selancar (surfing). Sektor pariwisata yang dikembangkan tersebut salah satu cara untuk mendongkrak pendapatan daerah.

    Dalam pelaksanaan APBD 2010, pendapatan asli daerah Rp 58.742.305.659. Ditambah pendapatan yang sah Rp 64.133.726.233. Selama ini, ternyata sebagian besar merupakan transfer dari pusat sebesar Rp 855.221.170.580 dan Rp 70.683.266.800 serta transfer dari provinsi Rp 29.624.781.239.

    Optimistis Tercapai

    Khusus untuk sektor pariwisata, realisasi pendapatan dari Januari hingga Juni 2011 yakni Rp 1.028.217.010. Padahal target yang dipatok kepada Pemkab mencapai 3,4 miliar, sehingga masih kurang 70 persen. Kendati tinggal beberapa bulan lagi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Drs Hery Setyanto mengaku optimistis bisa mencapai target hingga akhir tahun ini.

    Dari perhitungannya, sepuluh hari selama Lebaran mendatang, pendapatan yag diperoleh diperkirakan Rp 1.050.000.000. Perhitungan itu mengacu data pengunjung tahun sebelumnya sebanyak 638.391 orang dengan pendapatan Rp 1.506.998.685. Sisanya sebesar Rp 1,5 miliar, akan terus digenjot selama tiga bulan dari Oktober hingga Desember.

    Langkah yang diambil selanjutnya yakni dengan menerapkan kenaikan retribusi masuk objek wisata. Namun, untuk retribusi yang dinilai masih memberatkan masyarakat, diputuskan tetap, seperti Puskesmas dan pasar.

    PRINT HALAMAN INI..!!
    sumber: suaramerdeka.com (tulisan oleh: Arif Widodo)

    Pasar "Pagi" Kebumen Ramai Tiap Hari


    Selasa, 26 Juli 2011

    Beritakebumen – Jika anda bertanya, dimana lokasi paling ramai saat pagi hari di Kota Kebumen? Jawaban yang paling tepat mungkin adalah Pasar Pagi Kebumen.

    Berlokasi di sebelah barat Pasar Tradisional Tumenggungan Kebumen, Pasar Pagi kebumen (warga Kebumen menyebut demikian) menjadi tempat jual beli berbagai macam kebutuhan rumah tangga yang selalu ramai dikunjungi penjual maupun pembeli dari beberapa penjuru Kota Kebumen. Sesuai dengan namanya, Pasar Pagi Kebumen mulai ramai sejak subuh sekitar jam 05.00 WIB hingga matahari mulai terik.

    Berbagai macam bahan kebutuhan rumah tangga serta kebutuhan lain tersedia di sini membuat warga/para pembeli, berbondong-bondong datang tanpa terhambat dinginya suasana pagi. Alasan lain yang membuat pasar pagi Kebumen ini selalu ramai adalah barang-barang kebutuhan rumah tangga yang dijual di sini, terutama sayuran,bumbu dapur, daging, ikan, dll masih segar karena memang sebagian besar barang kebutuhan tersebut datang langsung dari para produsen/petani. Selai itu harganya pun relatif lebih murah dibandingkan dengan di tempat lain. Seperti yang dituturkan salah seorang pengunjung pasar : “Tiap pagi, semenjak saya di Kebumen, saya selalu belanja di sini mas. Selain komplit, harganya juga murah-murah dan barangnya juga masih bagus-bagus. Pokoknya cocok lah belanja di sini.” Ujar Ibu Wahidatun yang sebelumnya tinggal di Bekasi.

    Semoga informasi ini bisa menjadi inspirasi bagi anda, khususnya warga Kebumen, yang belum merasakan ramainya berbelanja di Pasar Pagi Tradisional Kebumen.
    (Lap: SuR_)



    PRINT HALAMAN INI..!!

    Surat Perjanjian Anas - Nazarudin Lengkap


    Nazaruddin terus menyerang Anas Urbaningrum. Ia bahkan meminta Anas untuk mengaku menerima uang dari proyek Wisma Atlet Jakabaring, Palembang.

    Nazaruddin dalam percakapan dengan Iwan Piliang via Skype yang disiarkan Metro TV juga menunjukkan bukti surat perjanjian peralihan saham sebesar 30 persen PT Anugrah Nusantara dari Nazaruddin ke Anas. Berikut isi lengkap surat perjanjian yang terdiri dari 3 lembar kertas tersebut:


    Kop Surat: Lambang huruf AN, PT. Anugrah Nusantara, General Contraktor And Supplier, Banker: Bank Mandiri, Bank BCA, Bank Riau

    Jual Beli Saham

    -Pada Hari ini, Rabu, tanggal 01 (satu) Maret 2007 (dua ribu tujuh)

    -Yang bertanda tangan di bawah ini:

    I. Nama : Muhammad Nazaruddin
    Pekerjaan: Wiraswasta
    Alamat: Jl Ahmad Yani Gg. Arrida No 1, RT 002, RW 003, Kelurahan Tanah Datar, Kecamatan Pekanbaru Kota, Pekanbaru.

    -Selanjutnya disebut "PIHAK PERTAMA"

    II. Nama : Anas urbaningrum
    Pekerjaan: Swasta
    Alamat : Jl Teluk Semangka, RT 028, RW 017, Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta

    -Selanjutnya disebut "PIHAK KEDUA"

    -Para Pihak menerangkan terlebih dahulu dalam surat ini:
    - Bahwa PIHAK PERTAMA dengan ini menjual dan menyerahkan saham kepada PIHAK KEDUA 30% (tiga puluh persen) yang dengan ini pula PIHAK KEDUA membeli dan menerima 30% (tiga puluh persen) saham Perseroan Terbatas "ANUGRAH NUSANTARA", berkedudukan di Pekanbaru.
    - Bahwa jual beli saham tersebut di atas telah mendapat persetujuan dari Rapat Umum Para Pemegang Saham PT ANUGRAH NUSANTARA.

    -Selanjutnya untuk menjamin kepastian terlaksananya jual beli saham tersebut di atas, maka para pihak telah sepakat untuk membuat perjanjian jual beli saham dengan memakai syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut:

    Pasal 1.
    Seluruh harga saham tersebut sebesar 30%(tiga puluh persen) telah dibayar lunas oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA sebelum penandatanganan surat ini, dan untuk penerimaan jumlah uang tersebut di atas, maka surat ini berlaku pula sebagai tanda penerimaan (kwitansi) yang sah.
    -uang mana telah disetorkan ke Kas Perseroan.

    Pasal 2.
    Mulai hari ini segala hak atas saham-saham tersebut diatas beralih menjadi hak PIHAK KEDUA, sehingga segala hak, kewajiban-kewajiban, serta segala keuntungan dan kerugian atas saham-saham tersebut menjadi hak dan tanggungan PIHAK KEDUA sepenuhnya.

    Pasal 3.
    PIHAK PERTAMA dengan ini memberi kuasa dengan hak subtitusi kepada PIHAK KEDUA, dan baik bersama-sama maupun masing-masing, untuk mengurus Buku Daftar Pemegang Saham atas nama PIHAK KEDUA.
    Selanjutnya PIHAK KEDUA diberi kuasa untuk menghadiri Rapat Umum/istimewa para pemegang saham setiap kali diadakan oleh perusahaan.

    Pasal 4.
    Mengenai segala sesuatu yang timbul dari surat ini, para pihak telah memilih tempat kedudukan hukum (domisili) yang umum dan tetap di Kantor Panitera Pengadilan Negeri di Pekanbaru.

    Demikian surat Jual Beli Saham ini kami buat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

    Pihak Pertama: Tanda tangan, cap jempol, nama jelas Nazaruddin

    Pihak Kedua: Tanda tangan, materai, cap jempol, nama jelas Anas Urbaningrum.

    Nomor:01/W/VII/2007
    Dibubuhi cap dan didaftarkan dalam buku pendaftaran yang diadakan khusus untuk itu oleh saya, Haji ASMAN YUNUS, Sarjana Hukum, Notaris di Pekanbaru pada tanggal 05 Jul 2007


    Notaris di Pekanbaru: Stempel notaris, tanda tangan, nama jelas notaris Asman Yunus SH.


    PRINT HALAMAN INI..!!

    sumber: http://www.tribunnews.com/2011/07/23/isi-surat-perjanjian-anas-nazar-lengkap

    306 Perlintasan KA Wilayah Daop 5 Purwokerto tanpa Pintu


    PURWOKERTO (PRLM).-Sebanyak 306 perlintasan kereta api PT Kereta Api (KA) Daerah Operasi (Daop) V Purwokerto, Jawa Tengah rawan kecelakaan, karena tanpa palang pintu dan penjaga. Apalagi selama masa angkutan Lebarang frekuensi lalu lintas KA meningkat karena adanya tambahan KA. Peristiwa kecelakaan dipintu perlintasan tanpa pintu Desa Kaliwedi Kecamatan Kebasen Banyumas pada Kamis (21/7) malam menjadi peringatan.

    Meski tidak ada korban jiwa namun kendaraan pick up nomor polisi R 1752 TK ringsek terlindas KA barang. Pengemudi Nindito (30) asal Jepara Wetan Kecamatan Bibangun Cilacap dan dua penumpangnya berhasil lari pada saat KA Barang melindas mobilnya.

    Kendaraan yang mereka tumpangi tiba-tiba macet saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu, sementara KA barang yang dimasinisi Kabul yang datang dari arah barat semakin mendekat. Sopir dan dua penumpangnya lari dengan meningggalkan kendaraan masih berada di atas
    rel KA.

    Manajer Humas PT KA Daop V Purwokerto Surono mengakui peristiwa tabrakan tersebut. Dia menduga jika pengemudinya tidak memperhatikan rambu pengaman. Setiap pintu perlintasan tanpa palang atau penjaga
    dipastikan ada rambu-rambu yang terpasang. "Diperkirakan karena tidak memperhatikan rambu sehingga terjadi peristiwa tersebut" kata Surono.

    Diakui perplintasan tanpa pintu atau penjaga menjadi rawan karena masyarakat tidak mentaati rambu yang sudah terpasang. Padahal di Daop 5 masih ada 306 pintu dari jumlah total 399 pintu yang tidak ada pintu pengaman atau penjaganya. Pintu perlintasan tersebut tersebar di hampir seluruh kabupaten wilayah Daop 5 mulai dari Tegal, Brebes, Banyumas, Cilacap, Kebumen sampai Purworejo.

    Surono mengharapkan agar pengguna kendaraan lebih meningkatkan kewaspadaanya khususnya selama masa angkutan Lebaran. Karena pada saat itu akan ada penambahan KA Lebaran sehingga frekuensi lalu lintas KA
    menjadi meningkat.

    "Rencananya kita akan menambah tenaga pengamanan pada saat masa angkutan lebaran petugas tersebut akan ditugaskan di perlintasan tanpa palang pintu. Tetapi hanya perlintasan yang dianggap rawan. Seperti pintu perlintasan tanpa pengaman di jalur yang sepi, rambu-rambu telah terpasang,"kata Surono.

    PRINT HALAMAN INI..!!

    sumber: pikiran rakyat.com
    gambar: mediaindonesia.com

    Monyet Alien Tertangkap di Cina

    TRIBUNNEWS.COM, HENAN - Warga Desa Gezhai, Provinsi Henan, Cina tengah, digemparkan adanya monyet alien berkeliaran di wilayah tersebut.

    Monyet itu terlihat sangat kurus sehingga terlihat jelas tulang rusuknya. Monyet alien itu semakin terlihat menakutkan dengan bulu-bulu tipis dan mata yang besar dan berwarna merah.


    Seperti dilansir The Sun, Jumat (22/7/2011), seorang ibu rumah tangga bernama Xiping Mao, terkejut saat monyet menakutkan itu memasuki apartemennya. Monyet alien itu mengambil dua buah ketimun dari dapur apartemennya.

    "Awalnya saya pikir itu kelinci. Namun, saya terkejut melihat karena dia memiliki wajah alien. Muka makhluk itu sangat aneh," katanya.

    Karena merasa takut, Xiping Mao melaporkan peristiwa itu kepada kepolisian setempat. Pihak kepolisian sempat tidak mempercayai laporan Xiping Mao.

    Namun, polisi akhirnya mempercayai keterangan Xiping Mao setelah monyet alien itu terperangkap di sebuah keranjang milik penduduk setempat.

    Hingga kini para ahli tengah memeriksa makhluk aneh tersebut.
    PRINT HALAMAN INI..!!

    Gempa 6,4 SR Mengguncang Jepang


    Tokyo, CyberNews. Gempa 6.4 skala Richter (SR) mengguncang Jepang utara, Sabtu (23/7). Gempa yang terjadi pada Pukul 13.34 waktu setempat tersebut (11.34 WIB) dikabarkan menimbulkan kerusakan properti maupun bahaya tsunami besar.

    Gempa tersebut mengguncang lepas pantai Pasifik perfektur Miyagi, sekitar daerah yang sama ketika gempa kuat dan tsunami pada 11 Maret lalu, kata Survei Geologi AS (USGS).

    Pusat gempa berada berada pada kedalaman 35,7 km. Berada pada 125 kilometer (km) timur laut Kota Senda, ibu kota Miyagi, kata USGS.

    PRINT HALAMAN INI..!!

    sumber: suaramerdeka.com

    Istri Pejabat Terjaring Razia

    23 Juli 2011


    KEBUMEN,Empat pasangan mesum terjaring dalam razia yang digelar oleh tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kebumen, Kodim 0709, dan Polres Kebumen. Mereka terjaring di sejumlah hotel berbeda di wilayah Kebupaten Kebumen, dalam razia yang digelar selama dua hari, yakni Rabu-Kamis (20-21/7).

    Dua pasangan yang bukan muhrim kepergok berduaan di sebuah kamar hotel di Kecamatan Karanganyar. Kemudian satu pasangan terjaring operasi di hotel di kawasan Kota Kebumen dan satu pasangan lagi didapati sedang berduaan di sebuah kamar hotel di Kecamatan Ayah.

    Berdasarkan kartu identitas mereka, para pasangan tidak resmi tersebut berumur antara 20 hingga 50 tahun. Seluruhnya merupakan warga Kebumen.
    Bahkan, satu perempuan yang ikut terjaring dalam razia itu diketahui sebagai istri seorang pejabat di salah satu kantor kecamatan.

    ”Operasi ini merupakan kegiatan rutin sekaligus cipta kondisi guna menyambut bulan suci Ramadan,” ujar Kepala Satpol PP Kebumen, Gigih Basoka Jadi SSos, Jumat (22/7).

    Gigih menambahkan, mereka yang terjaring razia dikenai Peraturan Daerah (Perda) No 6 Tahun 1973 tentang Pemberantasan Pelacuran. Dalam salah satu pasal disebutkan, seorang laki-laki dan perempuan dilarang berada dalam satu kamar tanpa ikatan perwakiwan yang sah.

    Selain mengamankan pasangan mesum, dia menambahkan, tim juga mengamankan 130 spanduk ilegal. Spanduk tersebut diturunkan paksa dari sejumlah lokasi, karena tidak mengantongi izin. ”Ada pula yang pemasangannya melanggar aturan,” tandasnya.

    PRINT HALAMAN INI..!!

    sumber: suaramerdeka

    Genjer, Gulma yang Kaya Gizi

    TANAMAN genjer (Limnocharis flava), pernah dipersoalkan di negeri kita. Bukan karena tanaman ini beracun, tetapi karena oleh Orde Baru, nama tumbuhan gulma tersebut dicap sebagai soundtracknya Partai Komunis Indonesia (PKI).

    Sesungguhnya, lagu "Genjer-genjer" yang dimaksud ini, tercipta karena keprihatinan para seniman yang melihat penderitaan rakyat lantaran krisis pangan. Kemiskinan dan kekurangan pangan membuat rakyat akhirnya mengkonsumsi genjer yang banyak tumbuh di sawah-sawah di kawasan Banyuwangi Jawa Timur.

    Di berbagai daerah, genjer dikenal dengan sebutan haleyo (Batak), eceng (Melayu), genjer, saber (Sunda) dan centongan (Jawa). Selain daunnya, bunga genjer muda juga enak dijadikan masakan. Genjer cocok diolah menjadi tumisan, lalap, pecel, campuran gado-gado atau dibuat sayur bobor.

    Kini genjer tidak lagi identik dikonsumsi masyarakat golongan bawah, tetapi ia mulai merambah di beberapa restoran-restoran elit. Selain rasanya yang lezat, tumbuhan ini ternyata kaya unsur gizi. Dari beberapa penelitian ilmiah menyebutkan, daun tanaman yang konon berasal dari Amerika ini juga sangat baik untuk saluran pencernaan manusia karena memiliki kandungan serat yang reltif tinggi.

    Kandungan Gizi

    Daun dan bunga genjer mengandung kardenolin, di samping itu daunnya juga mengandung flavonoida dan polifenol. Dalam setiap 100 g genjer mengandung energi 39 kkal, protein 1,7 g, karbohidrat 7,7 g, kalsium 62 mg, fosfor 33 mg dan zat besi 2.1 mg. Sayuran ini juga kaya akan serat yang baik untuk menjaga saluran sistem pencernaan.

    Jika rajin mengkonsumsi sayuran ini, dipercaya kanker kolon dan sembelit akan jauh dari Anda. Daun dan bunga genjer berkhasiat sebagai penambah nafsu makan. Untuk penambah nafsu makan dipakai ±15 gram daun segar genjer, dicuci dan dikukus sampai setengah matang lalu dimakan sebagai lalapan.

    Lantaran ayuran ini kaya akan serat, sehingga dipastikan baik untuk menjaga saluran sistem pencernaan. Jika rajin mengkonsumsi sayuran ini, dipercaya kanker kolon dan sembelit akan jauh dari Anda.

    sumber: suaramerdeka.com



    PRINT HALAMAN INI..!!

    MOS Sehat ala MTs An Nawawi

    Selasa, 12 Juli 2011

    Berita Kebumen - MOS (Masa Orientasi Siswa) yang dilaksanakan oleh setiap sekolah kepada siswa-siswi barunya seringkali menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian calon siswa baru. Akan tetapi anggapan itu adalah tidak tepat, karena MOS bukanlah ajang perpeloncoan dan tidak ada kekerasan dalam MOS. Seperti yang dilakukan oleh salah satu sekolah madrasah tingkat smp di Kebumen, MTs An Nawawi 03 Kebumen, yang menerpakan MOS "sehat". MOS yang dilaksanakan mulai 11-13 Juli 2011 ini mengedepankan keagamaan, kreatifitas, serta pengetahuan siswa-siswi barunya.

    "MOS itu bukan untuk ajang 'omeh-omehan' apalagi kekerasan, justru MOS itu adalah moment untuk menumbuhkan kecintaan calon siswa baru terhadap sekolah barunya. Juga untuk menggali kreatifitas serta ajang silaturahmi kepada semua warga sekolah. Sangat disayangkan jika masih ada sekolah yang melakukan 'kekerasan' dalam pelaksanaan MOS" kata Bp Surahmat, waka kesiswaan MTs An Nawawi 03 Kebumen.

    Sebanyak 2 kelas siswa baru MTs An Nawawi 03 pun mengikuti kegiatan MOS dengan rasa senang, dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan penuh kreatifitas serta menyenangkan. Selain itu adanya pembekalan meteri keagamaan, teknologi, anti narkoba, dsb menambah pengetahuan mereka.

    Sejumlah siswa barupun merasa senang dengan kegiatan MOS yang dilaksanakan dan bangga dengan sekolah barunya, meski ada yang merasa agak capek setelah jalan santai dalam materi pengenalan lingkungan.

    Selain MTs, juga dilaksanakan MOS Madrasah Aliyah (MA) An Nawawi 03 Kebumen yang tak kalah seru dan menyenangkan.

    Beberapa foto kegiatan MOS MTs An Nawawi 03 Kebumen:






    PRINT HALAMAN INI..!!

    280 Koperasi di Kebumen Tidak Sehat

    Selasa, 12 Juli 2011
    Kebumen, CyberNews. Dari total 460 koperasi yang ada di Kebumen, sebanyak 280 koperasi atau 61 persen termasuk dalam kategori tidak sehat. Penyebab utama kolapsnya koperasi antara lain, adanya kredit macet hingga persoalan permodalan.

    Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kebumen, Djoko Soetrisno ST MM mengatakan, kebanyakan koperasi yang tidak sehat adalah koperasi yang dikelola oleh masyarakat. Salah satunya yang jalan di tempat adalah Koperasi Unit Desa (KUD).

    "Sedangkan untuk koperasi di perusahaan maupun koperasi pegawai negeri relatif berkembang dengan baik," ujar Djoko Soetrisno kepada Suara Merdeka CyberNews, Selasa (12/7).

    Persoalan yang dihadapi koperasi pada umumnya, kata dia, kurangnya kesaran para anggotanya untuk mengangsur pinjaman. Hal itu mengakibatkan koperasi kehabisan modal. Selain itu, anggota juga masih kurang sadar membayar iuran yang menjadi penopang keberlangsungan permodalan.

    "Padahal dengan menjadi anggota koperasi sangat dapat meringankan dibanding dengan lembaga keuangan lainnya," ujarnya.

    Permasalahan sumberdaya manusia juga menjadi kendala. Menurut pria yang saat ini menjabat sebagai staf ahli bupati itu, pemberdayaan koperasi oleh pemerintah dirasakan masih kurang maksimal. Seperti, pembinaan teknis kelembagaan, keuangan, dan manajemen masih kurang efektif.

    Untuk itu, dia menyambut baik peningkatan bidang koperasi yang selama ini menginduk pada Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperendag) yang akan menjadi dinas tersendiri dalam penataan struktur organisasi tata kerja (SOTK) yang baru.

    "Diharapkan dengan menjadi Dinas Kopetasi dan UKM, pembinaan terhadap koperasi dapat maksimal," ujar pria yang pernah menjabat Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kebumen.

    Sebagai soko guru perekonomian bangsa dan penggerak ekonomi kerakyatan, imbuh Djoko, koperasi sangat diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan puluhan ribu anggotanya.

    sumber: suaramerdeka.com
    PRINT HALAMAN INI..!!

    PERPUSDA KEBUMEN, RAMAI SIANG MALAM

    Berita Kebumen - Perpustakaan merupakan salah satu sarana penting sebagai tempat buku-buku sumber bacaan, sumber ilmu, dan informasi. Setiap daerah di Indonesia memiliki perpustakaan daerah, termasuk juga di kebumen.
    Perpustakaan Daerah Kebumen yang berlokasi di sebelah utara alun-alun kota Kebumen rupanya tidak hanya ramai dikunjungi pada siang hari saja. Mengapa demikian?
    Pasalnya Perpusda Kebumen telah memiliki jaringan wifi/hotspot yang bisa diakses oleh setiap pengunjung yang hadir. Maka tak heran jika Perpustakaan Kebumen menjadi salah satu Hot Spot Area yang selalu ramai dikunjungi warga, khususnya para pelajar, baik siang maupun malam. Bahkan saat malam hari pun tak kalah ramai dengan saat sing hari, alasannya koneksi wifi di malam hari lebih cepat daripada waktu siang hari yang lebih banyak pengunjung yang memakai wifi.
    Seperti ujar salah satu pengunjung perpus pengguna wifi yang juga sering datang di malam hari,
    "Kalau sing kan rame banget mas, kalo malem tidak, jadi lebih cepet koneksinya"
    kata sdr Anas, siswa kelas 12 SMA N 2 Kebumen ketika ditanya alasan mengapa memilih datang di malam hari.

    Akan tetapi pengunjung perpus yang datang di malam hari tidak bisa masuk ke dalam gedung perpustakaan yang memang sudah tutup, mereka datang dan duduk berjejer di halaman perpustakaan sambil ber-hotspot ria.










    PRINT HALAMAN INI..!!

    Ketua KPU Ikut Beracara Perkara Setrojenar

    KEBUMEN-Keikutsertaan Ketua KPU H Teguh Purnomo SH MHum sebagai penasihat hukum terdakwa dalam perkara Setrojenar, menjadi incaran jaksa penuntut umum (JPU). Setelah dipersoalkan terkait kapasitas Teguh dalam sidang sebelumnya, perkara yang kembali digelar Senin (11/7) besok itu juga dipertanyakan terkait berita acara sumpah sebagai advokat.

    Kepala Kejaksaan Negeri Kebumen, Mahatma Sentanu SH MHum kemarin menegaskan, dalam undang-undang KPU, selama menjabat di lembaga penyelenggara pemilu itu tidak boleh merangkap jabatan. Karena itu, Teguh yang ikut beracara dalam sidang perkara Setrojenar pun dipertanyakan kapasitasnya.
    ”Kami hanya memiliki kewenangan untuk mempertanyakan kapasitas Teguh, sedangkan mengenai boleh tidaknya pihak bersangkutan beracara mendampingi terdakwa, diserahkan kepada Majelis Hakim,” tegas Mahatma.

    Dalam proses hukum di Pengadilan Negeri (PN) Kebumen itu, pihaknya mengaku masih menunggu putusan sela dari Majelis Hakim terkait boleh tidaknya Teguh ikut beracara dalam perkara tersebut. Selain perkara penganiayaan terhadap seorang warga yang mengantar makanan ke Kantor Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AD pada 11 April, juga perkara perusakan gapura masuk dan pembobolan gudang senjata TNI pada 16 April silam.

    Putusan Sela

    Dan, agenda sidang besok yakni eksepsi. Dalam proses tersebut, penasihat hukum mengajukan keberatan atas dakwaan terhadap terdakwa yang sudah dibacakan jaksa saat sidang sebelumnya.
    Proses berikutnya yakni tanggapan jaksa yang kemudian diteruskan dengan agenda sidang putusan sela.
    ”Pada putusan sela itu, akan diketahui boleh tidaknya Teguh beracara,” jelas Mahatma.

    Sorotan terhadap Teguh yang ikut beracara itu juga datang dari Perhimpunan Advokat Seluruh Indonesia (Peradi). Sekretaris DPC Peradi Semarang, PI Soegiharto SH MH yang dihubungi Suara Merdeka kemarin menandaskan, selama Teguh masih menjabat di KPU, mutlak dia tidak boleh beracara. ”Siapa pun, selama yang bersangkutan menjadi pejabat negara, tidak boleh menjalankan prefesi advokat,” katanya.

    Hal itu sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 pasal 20 ayat (3). Dalam pasal itu disebutkan bahwa advokat yang menjadi pejabat negara tidak melaksanakan tugas profesi advokat selama memangku jabatan tersebut. Soegiharto pun mengaku sudah membahas bersama pengurus Peradi mengenai hal itu. Disimpulkan, bahwa pejabat KPU itu juga pejabat negara karena lembaganya dibentuk pemerintah dan digaji oleh negara. Jadi, selama Teguh masih menjabat di KPU, dia tidak diperkenankan menjalankan profesi sebagai advokat.

    Mahatma menambahkan, jika pun Teguh masih diperbolehkan Majelis Hakim mendampingi terdakwa setelah putusan sela nanti, pihaknya tetap akan mempertanyakan kapasitas Teguh tersebut. Sedangkan sikap Peradi terkait penyoalan terhadap Teguh, akan ditindaklanjuti oleh Dewan Kehormatan atas dasar laporan. ”Selama belum ada laporan, maka kami tidak bisa menindaklanjuti,” paparnya

    sumber: www.suaramerdeka.com

    PRINT HALAMAN INI..!!

    Sembelih Sapi Betina Produktif Diancam Pidana

    Kebumen, CyberNews. Pemerintah berupaya menyelamatkan sapi betina produktif. Salah satunya dengan mengeluarkan larangan pemotongan sapi betina produktif. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Peperla) drh Suhartilah Jumaryanti mengatakan, dalam UU No 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan disebutkan, penyembelihan ternak betina produktif dilarang karena merupakan penghasil ternak yang baik.

    "Kecuali jika untuk keperluan penelitian, pengendalian dan penanggulangan penyakit," ujar drh Suhartilah Jumaryanti kepada Suara Merdeka, Kamis (7/7). Adapun sanksi yang diberikan termuat dalam pasal 86, bahwa orang yang menyembelih ternak ruminansia kecil (kambing) betina produktif bisa dikenai pidana kurungan paling singkat satu bulan serta paling lama enam bulan. Atau hukuman denda paling sedikit Rp 1 juta dan paling banyak Rp 5 juta.

    "Sedangkan bagi orang yang menyembelih ternak ruminansia besar (sapi) betina produktif bisa dikenai pidana kurungan paling singkat tiga bulan, dan paling lama sembilan bulan serta denda serendah-rendahnya Rp 5 juta serta paling
    tinggi Rp 25 juta," katanya. Dalam rangka mencukupi ketersediaan bibit, kata dia, ternak ruminansia atau memamah biak (sapi, kambing) betina produktif diseleksi untuk pemuliaan. Sedangkan ternak betina tidak produktif disingkirkan untuk dijadikan hewan potong.

    Selama ini, pihaknya telah melakukan pengawasan dan pengendalian terkait hal tersebut. Di antaranya dengan melakukan pengecekan sapi-sapi yang akan dipotong di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang ada di Kebumen.

    Data Dinas Peperla Kebumen diketahui, dari 10 sapi yang dipotong dalam sehari, hanya ada satu sapi betina, itu pun sudah tidak produktif lagi.

    Sebelumnya, Kepala UPT Dinas Peperla Kecamatan Rowokele Budiyono saat Sosialisasi Penyelamatan Sapi Betina Produktif di Desa Redisari, Kecamatan Rowokele mengatakan, jika penyembelihan sapi betina produktif dilakukan sembarangan, tanpa mempertimbangkan umur ternak, dikawatirkan regenerasi ternak akan mengalami kendala.

    "Pada akhirnya akan berdampak pada ketersedian hewan ternak sapi sebagai persediaan daging konsumsi lokal," ujar Budiyono.

    Sumber: suaramerdeka.com - 7 Juli 2011
    PRINT HALAMAN INI..!!

    Kerajinan Unik dari Kebumen Meriahkan Pameran Kriya

    Semarang, CyberNews. Kerajinan berbahan bambu hingga saat ini jumlahnya sudah tidak terhitung lagi. Butuh kreativitas agar kerajinan dari bambu memiliki banyak peminat. Karena itu, munculah kerajinan spun bamboo atau pilinan bambu. Kerajinan asli Vietnam ini mulai marak di negeri kita dan menyediakan peluang bisnis.

    Bagi Tusimin (40) warga Desa Somogede RT 3 RW 1 Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen itu, bambu yang dibentuk selama ini biasa-biasa saja dibuat luar biasa. Meski meniru kerajinan yang ada Bangkok saat wisata ke negera itu, baginya kreatifitas dan bentuk menjadi berbeda.

    "Tekniknya sama, tapi bentuknya saya sengaja membuat berbeda," ujar peserta Pameran Kriya Nusantara di Lawang Sewu itu, Kamis (7/7).

    Bagi bapak dua anak itu, bambu merupakan tanaman istimewa yang dapat dimanfaatkan hingga akar dan daunnya. Batangnya yang lentur tapi kuat membuat bambu kerap menjadi bahan baku produksi aneka barang fungsional seperti meja, kursi, penopang rumah, dan lainnya.

    Spun bamboo alias bambu koil dibuat dengan cara melilitkan bambu yang dibelah tipis. Irisan-irisan bambu itu dililitkan sehingga menyatu dan menjadi bentuk sesuai keinginan. Proses pengerjaannya pun sepenuhnya secara manual, mulai dari pemotongan bambu, melilit bambu, hingga membentuk kerajinan. Hanya proses penghalusan saja yang memakai mesin.

    "Sampai saat ini kami sudah membuat bentuk seperti piring, mangkok, tempat bunga, dan lainnya," ujar Tusimin yang omzetnya mencapai Rp 80 juta per bulan itu hari ini (7/7).

    Dalam pemasaran, ia mengaku sejak berproduksi pada 2000 sudah mengirim hasil kerajinannya itu hingga belahan dunia, seperti Jerman, Amerika, Belanda, Mesir, Turki dan India.

    "Sekarang ini saya sedang mencoba memasarkan di tingkat lokal juga, seperti Semarang dan kota-kota lainnya di Jawa Tengah," jelasnya.

    Untuk harga, kata dia, sesuai bentuk, tingkat kerumitan dan besarnya barang. Kerajinan berbentuk nampan, salahsatunya, ia mematok harga Rp 126 ribu per unitnya, untuk tempat bunga mulai Rp 158 ribu, dan tempat minuman mulai Rp 660 ribu.

    sumber: suaramerddeka.com - 7 Juli 2011



    PRINT HALAMAN INI..!!
     
    Berita Kebumen : Tentang | Redaksi | Donatur | Iklan | TOS | Faq | Kontak
    Copyright © 2009-2013. Berita Kebumen On Line - All Rights Reserved
    Edited by BK Team Published by Berita Kebumen On Line
    Supported by Google